Selasa, 08 Agustus 2017

Mencintai Wirausaha Kunci Sukses Mendunia

Profil Pengusaha Thuy Thanh Truong



"Ketika saya mengerjakan sesuatu yang aku cintai tentanya maka aku akan menikmatinya, untuk ku berhenti mengerjakan itu berarti sebuah hukuman," ia membuka.

Namanya Thuy Thanh Truong, pengusaha muda asal Vietnam, dikenal sebagai ratunya startup di negar itu. Ia merupakan putri satu- satunya. Kelahiran Bein Hoa, kota di utara Vietnam. Di 2003, orang tuanya lalu pindah ke Amerika, untuk pendidikan lebih baik Thuy.

Dia masuk Alhambra High School. Kemudian kuliah di Pasadena City Collage. Tahun 2009 dia pindah ke University of Southern California sebagai lulusan ilmu komputer.

"Saya cuma tidur lima jam sehari," ucap pengusaha 29 tahun ini.

"Saya bahkan tidak bisa mengatasi jet leg. Saya tidak percaya prinsip hidup seimbang," jelasnya. Kenapa bisa begitu karena dia sibuk menjalankan tiga bisnis di dunia berbeda. Dia dengan semangatnya bisa masuk ke jajaran perusahaan Silicon Valley.

Awal bisnis


Layaknya orang tua lain asal Vietnam, Amerika menjadi tujuan terbaik pendidikan anak mereka. Tetapi ia memilih kembali ke Vietnam ketika lulus. Jujur orang tua Thuy ingin dia bekarir di Amerika Serikat. Dia kemudian memulai bisnis pertama yakni bisnis yogurt beku bersama teman sekolah menengahnya.

Bisnis tersebut dimulai 2008, yang mana diberinya nama Parallel Frozen Yogurt. Dengan sistem yang bersifat startup. Bisnis ini berkembang diluar perkiraan. Yang mana dia mendapatkan pendanaan untuk bisa membuka 3 cabang.

Dia berhasil menghasilkan ribuan dollar. Dengan marketing dan branding baik, bisnis Thuy bisa dibilang tidak ada hambatan. Namun brand bagus saja tidak cukup loh. Intinya bagaimana Thuy menciptakan bisnis berkesinambungan. gagal. Dalam tiga tahun akhirnya bisnis ini tutup pada 2012.

Penjelasannya adalah 99% bisnis startup gagal, hanya 1% yang berhasil dalam perjalanannya nanti. Dia menambahkan ketika kamu muda. Kamu mau menjalankan bisnis. Jalankan bisnis kamu rasa passion mu itu. "(Tapi) tidak ada garansi itu akan berhasil," terang dia.

Walaupun gagal dia menjelaskan di sana, kita bisa belajar sesuatu untuk bisnis lainnya ke depan. Disisi lain ternyata Thuy juga sedang menjalankan bisnis teknologi pertamanya -disaat yang sama bisnis yogurt dia jalankan.

Tahun 2010, teman kuliahnya, Elliot Lee berkunjung ke Vietnam. Keduanya setuju membuat studio kecil di Ho Chi Minh City, untuk membantu teknisi asal Vietnam berkembang. Usaha tersebut diberinya nama GreeGar dimana merupakan aplikasi whiteboard aplikasi desain kolaboratif laris iOS Store di berbagai negara.

Dimana penggunanya sempai 100 negara, penggunanya adalah para anak sekolahan. "Kami menghasilkan ribuan  dollar tetapi gagal menaikannya," tandasnya. Dimana pada 2014, bisnis ini selesai, tutup dimana sebagian timnya terpecah dan Thuy bersama beberapa orang mengerjakan aplikasi Tappy.

Apa sih Tappy? Sebuah aplikasi sosial media, dimana menyasar orang Vietnam sendiri, dengan tumbuhnya sampai 10% per- tahun. Tappy mencoba menjadi pemain lokal. Dengan mengenali keadaan Vietnam lokal mampu membuat aplikasi ini lebih bersinar.

Lewat Tappy bisa mencari orang di sebuh event tertentu. Tappy bisa digunakan untuk berinteraksi dengan orang lain. Kemudian jadilah komunitas kalian sendiri lewat Tappy. Pada Mei 2015, pihak Weebly, sudah sepakat membeli Tappy dimana senilai 7 digit angka nilai dalam waktu 10 bulan launching.

Lantas dia diangkat menjadi direktur bisnis oleh Weebly untuk Asia. Meskipun terlihat Vietnam punya potensi besar dalam startup. Faktanya infrastruktur masih terkendala. Wi- Fi dimana- mana sih. Tetapi sinyalnya sangat lemot. Dan perusahaan yang mau investasi butuh waktu 6 bulan hingga dokumennya siap.

Menjadi pengusaha muda Silicon Valley kehidupan Thuy adalah 50- 50 antara ke Amerika dan Vietnam. Dimana juga termasuk ke Singapura, dengan 10 kali pertemuan tiap harinya. Orang tuanya tinggal di Los Angles, pulang ke Vietnam dia berkunjung ke rumah paman dan sepupu di kampunya Bein Hoa.

Kekek Thuy dan ayahnya adalah pekerja keras, mereka memilih wirausaha. Mangkanya orang tua Thuy bisa mendukung memberikan semangat. "Kamu harusnya kerja keras ketika muda," tutup Thuy.

Artikel Terbaru Kami