Kamis, 13 Juli 2017

Racikan Telur Asin Rasa Udang Mengundang Untung

Profil Pengusaha Reginald Indarsin 


 
Mau berbisnis harus unik, kreatif, merupakan dua senjata pengusaha muda. Contoh lah Reginald Indarsin yang siapa sangka membuat telor asin menjadi udang. Mahasiswa Universitas Prasetya Mulya, yang baru 21 tahun, mampu membuat telor asin berasa udang.

Sebelumnya ia membuat telur asin rasa jahe dan bawang. Reginald memulia usaha sejak awal 2015. Dia memang berambisi menjadi pengusaha muda. Terutama ketika melihat sukses telur asin Ibu Ambar yang di Jakarta Utara.

Dimulai awal tahun tetapi masih percobaan. Meskipun begitu, Reginald berani memasarkan. Dimulai dari rasa jahe, udang, dan bawang. Talur asin buatanyanya cocok dimakan pakai rawon. Proses pembuatan sih tidak susah. Telur asin diamplas dibubuki bumbu khusus yang dia sediakan.

Barulah dilapisi tanah liat layaknya telur asin umum. Perpaduan bumbu diatas kemudian direbus. Rasanya khas dan enak. Kini dia sudah mensuplai beberapa restoran di kawasan BSD Tangerang, Banten. Dalam satu minggu dua kali bayangkan dia memproduksi 200 telur.

Modal awal ia tidak tanggung- tanggung. Reginald menggelontorkan uang Rp.20 juta, dimana Rp.10 juta buat beli telur asin dan sisanya peralatan produksi. Nekat? Tentu karena bisnisnya boleh dibilang coba- coba. Enak dilidah kita belum tentu masyarakat akan merespon positif seperti kita.

Biaya produksi telur Rp.3000, kita jualnya Rp.6000 per- telurnya dan diproduksi selalu habis. "Kita baru mulai bisnis ini 6 bulan yang lalu. Inovasi rasa kita akan lebih optimalkan," jelasnya. Pasaran telur asin ini memang menjanjikan apalagi selera kuliner kita tidak diragukan lagi.

Artikel Terbaru Kami