Minggu, 07 Mei 2017

Nama Pemilik Sate Padang Ajo Ramon Pasar Santa

Profil Pengusaha Ramon Tanjung 


 
Sang pemilik Sate Padang Ajo Ramon telah meninggal dunia. Tidak banyak yang bisa penulis tulis di sini. Terutama tentang kisah suksesnya. Namun perlu menjadi catatan inspiratif, bahwa dia merupakan polopor masuknya bisnis sate Padang di Jakarta.

Hampir setiap hari dipadati pengunjung, yang rela menunggu di warung mereka di Pasar Santa, Jakarta Selatan, justru ketika musim libur pembeli mengantri panjang. Anak ke empat Pak Ramon, Iwan lalu mulai bercerita, bisnisnya dimulai sejak 1980 sejak awal bertahan tempatnya masih di Pasar Santa ini.

Jika pindah cuma pindah posisi karena sempat ada renovasi. Aneka penghargaan sudah diterima sate Ajo Ramon terutama lomba sate se- Indonesia bersama Kecap Bango. Sebelum meninggal Ramon Tanjung sempat memesankan anaknya agar bisnisnya tetap berjalan.

Selama 37 tahun bisnis Ajo Ramon mampu mengantongi omzet sampai Rp.500 juta per- bulan. Wisatawan asing juga sudah ramai mencicipi sedapnya Ajo Ramon. Dengan perpaduan pedas dan asin rasa sate ini memang berbeda dengan sate umumnya.

Wisatawan asal Prancis sampai kepedasan ketagihan. "...rasanya sungguh enak...," ujar Tash yang sedang berlibur bersama teman- temanya di Indonesia. Sementara itu penikmat lokal menyebutkan resep Ajo Ramon beda daripada sate padang umumnya. "...gurih, dan bumbunya enggak bohong," jelas Sapto.

Rahasian sukses sate padang menurut Iwan. Beda dari biasanya, pelanggan bisa memilih sendiri satenya dan lengkap, dari lidah, usus, jantung, dan daging aja. Kemudian sate disiram bumbu perpaduan 35 bahan rempah. Penjualan sampai 8 ribu tusuk dengan omzet mencapai Rp.16 juta per- hari dengan tujuh cabang.

Total pegawai bisa dipekerjakan sampai puluhan loh. Kunci sukses menurut anak Ramon Tanjung adalah konsisten. Kualitas ada pada rasa, tidak bisa dipungkiri persaingan makin menjadi. Untuk tetap menjadi pemenang Sate Padang Ajo Ramon mempertahankan kualitas produknya.

Artikel Terbaru Kami