Rabu, 10 Mei 2017

Jualan Batik Motif Kartun Anak- Anak Doraemon

Profil Pengusaha Ratna Very Viana dkk.



Batik bukan lagi barang orang- orang tertentu. Semua orang memiliki kesempatan sama untuk mengolah motif- motifnya. Semakin familiar di mata masyarakat, banyak pengusaha muda mencoba memvariasikan batik ke dalam berbagai rupa. Batik dipakai di acara apapun baik formal maupun non- formal atau santai.

Kalau anak- anak sukanya batik apa ya? Inilah pasar yang coba direguk empat sekawan: Ratna Very Viana, Trialita Ika Rahmawati, Palupi Yuliani (progdi Pendidikan Fisika), dan Andika Setyo Wicaksono (progdi Teknik Elektronika), membuat batik cap bermotif toko kartun Doraemon.

Agar menanamkan budaya Indonesia yang kental. Maka Doreamon juga dimodifikasi memakai pakaian adat Jawa. Menurut Ratna, mereka memang menekankan kepada motifnya, bagaimana menumbuhkan rasa cinta akan budaya Indonesia.

Untuk mewujudkan produk sebenarnya. Ke empat mahasiswa UNY tersebut, tidak segan mengajak para pengrajin batik lokal membantu. Mereka menggaet kemitraan untuk membuat model cap buat batik milik mereka. Termasuk penjahitan juga sudah menjalin kemitraan jadi sudah sesuai dengan ukuran anak- anak.

Kenapa Doraemon? Karena tokoh kartun ini tidak lekang. Sudah populer di kalangan anak- anak sekarang dan membekas di hati generasi dewasa sekarang. Pembuatan baju nanti akan diselesaikan mitra. Sementara untuk finishing maka mereka berempat yang menyelesaikan motifnya.

Nanti mereka akan kemas dalam plastik dan diberi label Batmon. Label dipasang di kerah baju, dan harga dijual Rp.60 ribu. Lewat promosi dan pemasaran sosial media ditambah promosi mulut- ke mulut. Ada Facebook, Twitter, dan tidak pelit juga memasang iklan di media masa juga.

Artikel Terbaru Kami