Rabu, 04 Januari 2017

Pengusaha Muda Dari Nol Bisnis Batik Kartun

Profil Pengusaha Garina Irmayanti 



Pengusaha muda dari nol tersebut bernama Garina Irmayanti. Umur baru 22 tahun, tetapi sudah memutar uang senilai Rp.100 juta. Rahasia bisnis Garina ternyata adalah batik. Dia mengambil inisiatif dikala naik pamor batik Indonesia. Bukan perkara mudah karena mahasiswa aktif ini akan hadapai banyak pesaing.

Mahasiswa Universitas Airlangga, Surabaya, masih aktif kegiatan perkuliahan. Sembari itu dia memiliki pandangan ke depan. Berwirausaha menjadi pilihan. Kalau dulu kan batik terkenal buat pakaian formal. Ia mencoba merasuk lebih dalam. Dari sekedar pakaian keseharian lebih dalam lewat aneka motif berbeda.

Garina pun tidak sekedar membatik. Ia berlatih menjadi pembatik tulis sejak Juli 2010 silam. Aneka kaos batik memang sedang populer. Ia ingin mengambil langkah beda. Batik Garina menampilkan aneka batik tulis bermotif kartun, animasi, dimana ditabrak motif bunga dan binatang pada batik tradisional.

Bisnis Garina dimulai lewat menjadi reseller. Kalau dulu, dia menjual kembali aneka tas batok kelapa, kalau sekarang memproduksi sendiri. Bisnis ditekuni gadis berjilbab tersebut memang tidak jauh dari kesan etnik. Garina,  gadis manis berjilbab, menciptakan sendiri batiknya lewat belajar sendiri.

Jualan aneka souvenir dan tas batok kelapa. Uang didapat dijadikan modal usaha. Kurang, Garina memilih meminjam ke ayah Rp.3 juta. Tentu agar bisa membayar hutang tersebut. Garina lebih giat belajar batik dan mulai bekerja karena itu amanah!

Awal usaha pasti kesusahan. Ponta- panting Garina mencoba memasarkan produk. Kesulitan membacar apa kesukaan konsumen. Membuat batik bikinan Garina tidak sempurna. Lewat blog, dia mencoba buat langsung memamerkan desain, dari sana lah, ia menemukan cita rasa kegemaran pembeli dari desainnya.

Disisi penjualan memang dirasakan sulit. Namun dia bisa melewati hal tersebut seiring waktu. Hanya saja, masalah kembali tiba justru ketika usahanya mulai naik. Permintaan akan barang dagangan tidak diimbangi oleh jumlah pegawai. Susah mencari tim kerja yang sepandangan tentang bisnis batik tengah ia geluti.

Ada kesusahan sendiri ketika membatik di atas kaos polos. Proses tidak mudah. Diawali gambar desain lewat pensil. Dititik pakai malam kemudian barulah diwarnai. Harga jual berdasarkan ukuran yakni kaos anak Rp.85 ribu, dan kaos dewasa dihargai Rp.130 ribuan, tutup gadis kelahiran 20 Juni 1990 ini.

Artikel Terbaru Kami