Minggu, 04 Desember 2016

Remaja Jualan Online ini Pernah Diketawain Pelamar

Profil Pengusaha Lia Marlina 




Pengusaha sekarang tidak lagi harus diatas 30 tahun. Sudah banyak pengusaha kok, bahkan ada dibawah 20 tahun yang sukses berbisnis sendiri. Namun pandangan sinis masih dirasa. Apalagi ketika sang muda mau mencoba berusaha. Bahkan cemooh datang dari mereka yang masih muda pula.

Lia Marlina sudah sukses sejak remaja. Seragam putih abu- abu disangdang sambil berdagang. Kenapa mau berbisnis sendiri. Inspirasi kedua orang tua menjadi alasan. Ibu dan ayah seorang pedagang kaki lima. Lia kemudian mau terjun langsung ke bisnis juga.

"Jiwa berdagang dari mereka," jelas Lia. Awal mula berbisnis emperan. Berjualan di emperan tentu punya tantangan tersendiri.

Dia mempunya ide membantu orang tua. Berjualan sendiri tetapi tanpa meminta modal. Tanpa keluar uang menyewa toko. Lantas bertemu lah Lia dengan bisnis berbasis online. "Situs jual beli online jawabannya," ia memaparkan.

Awal usahanya pakai uang seadanya. Berkat kegigihan dia mampu memutar uang Rp.400 juta/bulan. Dari berbisnis online kepercayaan sang pengusaha muda bertambah. Perkembangan bisnis online memang ia rasa sangat mengejutkan. Kalau dulu dia cukup lumayan berjualan melalui Tokopedia.com, sekarang?

Banyak orang berbisnis online. Disisi lain, dia juga mendapatkan banyak pesanan, prinsip bisnis dipakai Lia adalah kepercayaan konsumen. Untuk mendukung bisnis online dia tidak segan mempekerjakan orang. Ia memasang iklan lowongan pekerjaan.

Tidak sedikit pelamar pekerjaan memilih mundur. Mereka berpikir, mungkin, apa bisa bocah ini memberi gaji karyawan. Sejumlah orang pelamar mundur berbagai alasan. "Mungkin mereka takut bocah ini tidak bisa membayar gaji mereka," jelasnya.

Di usia 20 tahun, dia mempekerjakan tiga karyawan, dimana bisnis online ini menjadi penyokong utama kebutuhan keluarga. Kebutuhan akan layanan prima memang dibutuhkan. Bisnisnya bernama Kios Balita Fawa, berjualan aneka perlengkapan bayi.

Perbandingan antara jualan online atau offline. Dia mengatakan berjualan di emperan ya dikejar petugas. Dia mampu memutar uang sampai Rp.400 juta.

Artikel Terbaru Kami