Kamis, 15 Desember 2016

Pernah Ditipu Penjual Tokek ini Makin Berjaya

Profil Pengusaha David Hendar 


 
Jualan tokek ternyata sangat menggiurkan. Bahkan siapa sangka bisa jadikan kamu miliarder. Hewan ini lalu diburu dan diternakan. Dapat diekspor sampai ke luar negeri juga. Menurut David Hendar, dirinya bisa mengentungi ratusan juta sekali transaksi. Namun bukan sembarangan tokek bisa dijual dihargai mahal.

Tidak semua tokek menghasilkan. Biasanya berat juga diperhitungkan. David mengistilahkan berat harus lebih dari 3,5 ons. Kalau kamu tangkap tokek biasa, yang beratnya dibawah 2ons. Ya cuma laku buat dijual jadi obat china. Harga jualnya juga relatif tidak semengejutkan hasil David.

Pria kelahiran Prubolinggo, 24 November 1957 ini, menjelaskan tokek juga bisa sangatlah murah. Bahkan sampai dihargai cuma seribu- dua ribu. Tokek macamnya banyak kayak tokek hutan, tokek batu, lalu yang paling sering tokek rumah.

Paling banyak digemari justru tokek rumah. Hendra memang baru setahun bisnis. Tetapi dia mampu jualan sampai tokek seberat 7ons. Jualnya sampai Rp.500 juta. Boleh percaya atau tidak David meyakinkan itu kepada pembaca. "Anda percaya atau tidak, tapi ini benar- benar terjadi," yakinnya.

Harga tokek lain tidak sebesar tokek rumah. Kalau harganya cuma Rp.5 juta per- kg. Dan tokek campuran seperempat harganya. Tidak jelas alasan apa kenapa pembeli mau membeli tokek cuma sebesar 7ons. Buat tokek batu beratnya sampai berkilogram. Satu ekor biasa bisa lebih dari 1kg tetapi tetap tidak sebanding.

Harga memang menggiurkan, mangkanya banyak orang latah ikutan berbisnis tokek. Namun tidak semua bisa seberuntung David. Disisi lain efek negatifnya menjadi ladang tukang tipu. Penipu menjanjikan bisa memberikan obat, makanan, atau alat lainnya agar tokek besar. Bahkan ada yang niat memasukan biji besi ke tokek.

Pengusaha multi- talenta ini memilih fokus. Pengalaman setahun membuatnya sadar tokek. Baginya bisnis ini menjanjikan. Dia yang sudah memiliki koneksi ke luar negeri. Mengaku sangat hati- hati jika menjadi perantara penjualan tokek. Suami Tabita Sriwatiningsih menyebutkan sudah punya jaringan tokek khusus.

Pembeli kebanyakan datang dari luar negeri. Dibawah dia mencari pengepul, yang terbung langsung ke penjual, dan penjual diperhatikan sekali lewat beberapa tahap. Meskipun penjualnnya melalui foto sudah ada caranya. Kan memang bisnis omzet sampai miliaran rawan penipuan makelar nakal.

Tokek difoto tertutup tidak utuh segambar. Tokek difoto diatas timbangan. Agar memastikan tangga foto itu diambil memakai koran hari itu. Timbangan tokek pun memakai timbangan digital. Foto dipasarkan ke internet atau bisa langsung diprint out ke pembeli. Kalau mau menyanggupi transaksi dan mau transfer.

Untuk selanjutnya diadakan transaksi langsung. Transaksi selesai barulah dibayar lunas. Tahapan pertama ialah kesanggupan dirinya membeli. Lalu diberi jeda waktu melihat kondisi tokek beberapa hari. Jikalau dirasa kesehatan tokek tidak berubah.

David akan membayar uang muka jika dirasa toket sehat. Nah, setelah dibayar uang muka, dia akan melihat lagi apakah tokek tidak berubah. Berulah dia bayar sisanya jika aman dan sehat. David mengaku sudah tau rasanya ditipu. Ya sekarang dia haruslah lebih cerdas dibanding penipu.

"Itu pengalaman paling berharga," jelasnya.

Pria pengendara Honda Jazz merah ini, negara pembeli tokek nya kebanyakan orang asing. Tetapi David enggan menyebut asal negaranya, karena rahasia bisnis. Pokoknya dibeli orang luar negeri. Berat tokek ia jual lebih dari 3,5 ons katanya bisa dipakai buat penelitian.

Menurutnya tokek bisa dipakai obat, bahkan senjata biologis, kepentingan banyak dibalik tokek yang orang anggap binatang sejenis cicak. Kan teknologi tidak akan surut, dan penggunaan tokek dirasa David masih bisa lebih kedepan -masih menguntungkan dibisniskan.

Pengembangan bisnis bisa dilakukan. Buktinya dia membuka lima cabang selain di Semarang. Cabang itu ia jadikan pusat pemasaran. Cabangnya ada di Bekasi, Bandung, Surabaya, Denpasar, dan Jakarta. Tidak cuma berbisnis tokek, David punya bisnis kursus bahasa, pembuatan website, bisnis handphone- komputer.

Artikel Terbaru Kami