Rabu, 23 November 2016

Membuat Bubur Sop Arang Enak

Profil Pengusaha Muhammad Farid



Namanya tidak begitu populer. Justru ditangan Muhammad Farid. Makanan ini kemudian naik daun karena ke khasannya. Inilah kisah Farid, sang pengusaha muda, pebisnis kuliner yang bernama bubur sop arang. Makanan perpaduan antara Palembang dan Arab, bubur gurih belum banyak diketahui orang.

Justru makanan tidak terkenal. Malah membawa nama Farid sampai diliput Viva.co.id. Pemuda tampan ini bercerita tentang petualangan mencari bisnis. Sampai dia menemukan bahwa makanan kesukaanya langka. Bubur sop arang susah didapatkan kecuali ada pernikahan. Itupun pernikahan orang keturunan Arab saja.

Dia sering mencari tetapi susah. Hampir tidak dapat. Hobi makan membawa dia ke ide bisnis. Kesimpulan gampanya: Karena dia suka dan belum ada penjualnya. Usaha pertama tersebut bermodal Rp.150 ribu. Dia menyebut sisa hasil gaji bulan sebelumnya.

Disamping berbisnis terselip pesan moril. Keinginan melestarikan makanan khas Palembang. Jadilah dia lebih bersemangat mengembangkan usaha. 

Menurutnya orang Palembang sudah mulai jarang. Lebih suka menikmati makanan cepat saji. Padahal menurut Farid rasa bubut sop arang lebih "ajib" dibandingkan semua. Sulit memang jadinya mengenalkan makanan tersebut. Kesulitan bukan halangan buat menjalankan kewirausahaan!

Dalam tiga pekan, berkat kegigihan Farid mengantungi Rp.2,5 juta. Dia menceritakan bagaimana cuacanya terkadang menantang. Tidak bersahabat. Hingga dia terpaksa mengantarkan pesanan pakai motor. Karena kemasan ala- kadar maka rusak lah. "Suka dukanya banyak, terutama soal destribusi," paparnya.

Dia menerapkan bisnis layanan antar. Menjemput pelanggan sendiri langsung. Kalau pelanggan jauh yah lumayan susah ya. Farid mengatakan pembuatan bubur memang mudah. Namun, khasnya, justru terletak pada aneka macam rempah khas Palembang. Dicampur kaldu ayam, kapulaga, cengkeh, dan beras.

Semua bumbu ditumis sampai harum. Lantas tambahkan parutan kelapa. Semua bahan digongseng. Jadilah usaha andalan Farid. Kini, halangan rintangan terbayar, bisnis miliknya dikenal masyarakat. Namanya Bubur Sop Arang -Arang kepanjangan dari Arab Palembang-, yang omzetnya mencapai Rp.10 jutaan.

Artikel Terbaru Kami