Sabtu, 15 Oktober 2016

Bisnis Waralaba Telor Ayam Menggairahkan

Profil Pengusaha Agung Saputro 



Bisnis ini berawal dari sang mertua. Didirikan antara tahun 1998- 200 an, bisnisnya sederhana kok yakni bertenak ayam. Hasilnya tidak terduga ketika sang menantu, Agung Saputro, bersama istrinya menjalankan bisnis bermodel waralaba.

Bayangkan mereka sudah memiliki 119 mitra, yang mana berperan menjadi keagenan, yang tersebar ke penjuru Indonesia mulai Semarang, Bandung, Surabaya, Bogor, Karawang, Bekasi, dan masih banyak lagi. Agung memang tidak menyangkan rencana tahun 2015 silam terbayar.

Awalnya bisnis mereka sangat tradisional. Namun lumayan, karena sang martua sekaligus ayah dari Debby Permatasari, mampu merubah 1 petir telor menjadi ratusan ayam. Oleh Lioe Fen Hwat, bisnis keluarga tesebut memiliki cabang sampai beberapa kota di Jawa Tengah.

Bisnis bermodel peternakan satu kota. Dimana mereka mampu mendistribusikan ke pusat- pusat penjualan langsung. Peternakannya tersebar di Kendal, Semarang, dan Solo, dengan mengusung nama Sejahtera Abadi.

Nah, ditangan Agung, besarta istri jadilah bisnis investasi jangka panjang. Sejahtera Abadi berubah nama menjadi Golden Telor. Paket kemitraan lantas diluncurkan mereka: Paket ekonomi, yakni kamu cukup bayar Rp.12,9 juta, mendapatkan stok 150kg/minggu, dimana per- bulan stok sudah tersedia 300kg buat dibeli.

Kedua paket Queen, memberikan 350kg, dan stok jualan berikutnya 350kg/minggu. Harga kemitraan ia patok adalah Rp.59 juta. Sudah termasuk surat penawaran ke instansi pemerintah, restoran, rumah sakit, dan instansi lainnya. Kemudian paket King, dengan harga kimtraan Rp.149 juta dan stok telur awalan 1000kg.

Kamu sama saja harus membeli setelah stok habis. Kalau King tidak dibebani pembelian minimal. Untung lagi kamu mendapatkan tambahan armada roda tiga. Untuk kemitraan mereka mengisaratkan hanya boleh ada satu agen Golden Telor di setiap kelurahan. Agung sendiri menyatakan omzet kamu nanti relatif setiap paket.

Umumnya mencapai Rp.30 jutaan per- bulan buat paket Ekonomi, paket Queen sampai Rp.5 jutaan, lalu paket king omzetnya mencapai Rp.10 jutaan.

Keagenan telor di Indonesia memang masih sederhana. Bersifat tradisional dimana agen akan mencari- cari sendiri suplier. Sementara Golden Telor akan memastikan kualitas telor. Dan ditambah jaminan stok tercukupi buat kamu beli.

Ditambah lagi paket Queen dan King selain dapat lisensi brand, dapat surat promosi. Istilahnya kamu nanti tinggal mengirimkan surat tersebut ke sekolah (misalnya). Ditambah lagi banner/spanduk dan kartu nama agen resmi Golden Telor. "...masyarakat awam bisa menjadi agen telur profesional," jelas Agung.

Apalagi kita tau telur merupakan sumber protein termurah. Tentu juga disukai semua lapisan masyarakat akan lebih mudah dijual. Selain itu selama ini, belum ada kompetitor mengikuti jejak Agung mewaralaba bisnis telur, inilah kenapa Tabloid Franchise menunjuk Golden Telor sebagai 100 waralaba potensialnya.

Aneka promosi dan manajemen dilakukan Golden Telor. Cara menjadi agen juga mudah yakni isi formulir dan menyerahkan KTP. Begitu sudah dibayar investasinya langsung bisa jualan. Kalau mau nanti bergabung kamu bisa mendaftar di www.goldentelor.com

Artikel Terbaru Kami