Minggu, 02 Oktober 2016

Pengusaha Tanpa Gelar Sarjana Punya Seribu Cara

Profil Pengusaha Sam Sianata 


 
Namanya Sam Sianata, di dalam profil Kompasiana -nya, menyebut dirinya sebagai wirausaha kuliner dan seorang aktivis. Dia juga suka berkesenian. Baginya membangun jaringan merupakan hal terpenting. Soal hobi mungkin jurnalistik sudah tidak asing lagi.

Berawal iseng bisnis Sam semerbak. Seperti harumnya bebek kremes buatannya. Sejak 2006 ia membuka satu restoran bermenu andalan bebek goreng. Agar beda maka dia menciptakan inovasi lewat sagu. Ya sagu dibalutkan ke tubuh bebek kemudian digoreng renyah.

Perpaduan tepung serta sagu membuatnya kremes ajib. Untuk tambahan dia memiliki aneka bumbu yang khas Indonesia. Dagingnya empuk tidak berbau amis. Bisnis Bebek Kremes Wong Jogja menyediakan 19 macam menu. Adapula tujuh macam minuman segar buat pendamping bebek kremes.

Minuman wedang wayang, merupakan campuran rempah dan krim, menjadi andalan bisnis miliknya. Pada April 2008 sudah membuka peluang usaha waralaba. Terjaring lah 18 mitra tersebar di Jakarta, Bekasi, Depok, Bandung, Yogyakarta, dan Medan.

Tidak cuma berhenti di bebek loh. Adapula nasi sama yakni nasi berbeda. Berbahan beras merah dicampur aneka rempah. Aromanya harum serta nasinya empuk. Nama utamanya Nasi Jombronk atau nasi sam jika pewarta menyebut. Bisnis tersebut mampu mengantungi omzet mencapai Rp.3 juta per-hari.

Bisnis tidak butuh title


Menurut Kontan, pengusaha satu ini tidak memiliki gelar sarjana, tetapi bukan lah halangan membangun kerajaan bisnisnya. Dia fokus mengerjakan bisnis aneka kuliner. Mulai dari restoran bebek dan aneka jenis nasi sedap.

Dia lah pemilik restoran Bebek Kremes Wong Jogja. Kemudian menyambar bisnis kuliner lain. Dilanjut bisnis batu gambar.

Tidak mau kuliah malah berwirausaha. Bukan berarti Sam tidak punya otak. Justru kreatifitasnya diuji di dunia nyata. Tekanan hidup membuatnya harus berpikir keras. Aneka bisnis kreatif dijalankan olehnya sejak muda. Seperti tahun 1985, ketika masih SMA sudah berbisnis sepatu, buku, kerupuk, sampai tiket.

Ia juga menyukai kesenian lukis. Maka dia juga senang membuat aneka lukisan. Memasuki tahun 2004 -an dirinya mantap buat fokus pada satu bisnis. Pilihan Sam adalah berbisnis kuliner. Dianggapnya lebih cepat naik daun. Pria penghobi menulis ini memulai usahanya dari nol besar loh kawan.

Butuh biaya dan pemikiran matang bisnis apa yang belum ada. Ia menginginkan bisnis yang belum dilirik oleh masyarakat. Sang pioner kemudian memilih bisnis bebek. Waktu dia memulai bisnis tersebut. Jarang orang melirik bebek karena memang proses memasaknya sulit.

Bebek waktu tersebut dikenal amis dan alot. Tidak canggung Sam turun tangan sendiri mengolah. Belajar sendiri bagaimana membuat bumbu bebek. Berjalan waktu akhirnya mampu membuat bebek tidak amis. Ia juga berhasil membuat bebek gurih. Sam lantas membagi sedikit rahasia bebek milik dapur miliknya.

Dia merebus bebek dua jam. Kemudian mencampur bumbu yaitu rempah, sereh, merica dan garam. Walau sukses namun dia mengalami masalah kembali. Faktanya menjadi pionir bisnis tidak selalu sukses. Ketika itu bisnis bebek Sam malah sepi peminat. Karena waktu itu olahan bebek masih belum diminati orang.

Satu tahun digunakan untuk memperkenalkan bisnis. Saat itu dia menjadi satu- satunya orang berbisnis bebek kremes. Masyarakat Yogyakarta nyatanya belum tertarik. Kesan alot dan amis masih terngian dalam benak mereka. Alhasil restoran yang dijalankan Sam selalu sepi pelanggan, benar- benar kosong.

Konsisten bisnis


Kelebihan Sam adalah konsisten akan berbisnis. Wirausahawan sejati yang rela menunggu dua tahun baru ramai. Masuk tahun 2006, Sam memutuskan mewaralabakan bisnisnya, keputusan waralaba membuka keran investasi. Hasilnya nama Bebek Kremes Wong Jogja makin berjaya dimana- mana.

Langsung banyak pelanggan tertarik bermitra. Sampai 2011, sudah ada 28 mitra, yang tersebar di Yogya, dan juga sampai Jakarta. Memang berbisnis bebek memiliki banyak tantangan. Apalagi menjamurnya usaha sejenis berbahan baku bebek. Sudah tidak ada tabu ketika pengusaha membuka usaha olahan bebek.

Agar usahanya tetap berjalan baik. Ia selalu menciptakan inovasi menu. Termasuk nama nasi jambronk itu dan nasi bumbung. Keunggulan aroma menjadi ciri khas pengolahan.

Sukses berbisnis kuliner, tidak memilih berlian ataupun batu bara, Sam memilih berbisnis batu gambar yang didasari hobi. Bisnis batu gambar miliknya lebih gila. Omzetnya mencapai Rp.145 juta per- bulan. Dan, Ia mengerjakan bisnis batu gambar jenis agate, batu gambar menurutnya memiliki nilai seni tinggi.

Untuk mencapai titik tersebut lebih dulu ia memastikan bisnisnya sudah stabil. Dia tidak mau bisnis baru membuat bisnis bebek kremesnya jatuh. Berbekal batu gambar imajinasi Sam timbul. Mengajak pecinta seni mengapresiasi seni lewat aneka jenis batu, beraneka gambar.

Ia mengandaikan satu batu orang bisa melihat banyak. Ada orang bisa melihat gambar lutung atau gambar ayam jago. Ini berbeda dengan berlian atau emas. Kalau batu gambar bisa muncul aneka gambar sesuai imajinasi. Sam sudah memiliki 33 koleksi gambar, dari gambar binatang, tanaman, sampai matahari ada.

Buat batu gambar kualitas A, maka tidak akan ada goresan tanpa cacat dan memiliki gambar jelas. Harga jualnya sampai hingga Rp.10 juta. Batu gambar bergambar kantong semar menurut Sam, memilik harga jual tembus Rp.5 miliar ketika dilelang di pasar internasional, Christie's dan Sotheby's.

Batu kualitas B gambarnya ada di permukaan bukan di dalam. Kalau jenis ini harganya bervariasi mulai Rp1 juta hingga Rp.25 juta. Batu gambar kualitas B murah karena gambar dilur; mudah rusak. Batu agate dianggapnya memiliki ekslusip. Gambar hanya akan muncul bisa pengasahan dan pengirisan yang teliti.

Satu batu bisa sampai empat minggu agar bentuknya sempurna. Transaksi jual- beli paling banyak terjadi diantara sesama pecinta batu gambar. Minat akan batu gambar terbilang sedikit. Kalah pamor, tetapi mulai banyak anak muda mulai tertarik.

Di Malaysia lain lagi, peminat batu gambar banyak, maka disanalah Sam mendapatkan banyak pembeli. Ia sendiri aktif mempromosikan bisnis batu gambarnya. Indonesia sendiri disebut paling cantik soal batu gambar. Belum ada bahkan sesama negara Asia Tenggara, belum ada sepandai orang Indonesia mengasah.

Artikel Terbaru Kami