Minggu, 11 September 2016

Cuma Lulusan SMA Tetap Semangat Jadi Pengusaha

Profil Pengusaha Sukses Herdian 



Bisnis kreatif memang soal bagaimana menciptakan. Kita adalah seniman dalam berbisnis. Tidak ada pula batasan pendidikan berbisnis kreatif. Inilah Herdian, pria 30 tahun yang merambah bisnis miniatur, yang mana omzetnya mencapai Rp.15 juta per- bulan.

Tidak murah Herdian mengawali. Modal Rp.50 juta digelontorkan buat bisnis. Dibantu 12 orang karyawan dirinya mantap berbisnis miniatur. Pengusaha satu ini memang sudah dikenal. Dia menghasilkan uang dari menjual figura, dan kini, berjualan miniatur gitar difigura.

Pengusaha asal Lembang, Bandung Barat, ini hanyalah lulusan SMA. Sejak lulus sudah banyak usaha telah ia jalankan. Tidak ada minat bekerja menjadi pegawai. Hasil usaha disisihkan buat menjalankan usaha lain. "Karena ingin menciptakan lapangan kerja," Herdian menuturkan.

Sajak 2005 dia sudah berbisnis sendiri. Ia kritis kenapa banyak orang menganggur di kampungnya. Kenapa mereka tidak membuka usaha jika tidak diterima kerja. Alhasil banyak pengangguran bahkan usia tua juga ada.

Usaha Herdian membuahkan hasil. Biaya produksi juga mengandalkan daur ulang. Tujuannya agar bisa memproses bahan tidak terpakai di kampungnya. Limbah kayu mahoni menjadi bahan pembuatan miniatur. Sebulan sudah bisa memproduksi ulang 1- 2 ton limbah kayu mahoni.

Ia memproduksi sampai 300- 500 pcs figura gitar dan 2.000 miniaturnya. "Banyak dikampung saya," ia menjelaskan. Limbah tidak terpakai banyak, dan masih memiliki nilai ekonomis jika dipasangkan dengan ide kreatif. Dibantu 12 orang memproduksi di sebuah galeri kawasan Taman Wisata Gunung Tangkuban Perahu.

Jualannya diminati kebanyak dari orang luar negeri. Utama pesanan datang dari Malaysia dan Singapura. Ia tidak takut karena kompetitor lumayan. Harga jual dipatok Rp.50 ribu sampai Rp.1,5 juta buat figur gitar. Dan buat miniatur agak lebih mahal yakni Rp.100 ribu sampai Rp.1,5 juta.

Pengerjaan antara tiga hari sampai dua minggu. Herdian menetapkan minimum pemesanan Rp.5 juta. Ia dibantung pemerintahan Jawa Barat makin maju. Ia pun berpesan bahwa anak muda jangan cepat menyerah menjadi pengusaha. Dia sendiri merintis dari nol besar tanpa ijasah sarjana.

"Usaha apapun harus dijalani asal tekun," tutupnya.

Artikel Terbaru Kami