Rabu, 25 Mei 2016

Sewa Mobil Lamborghini Jakarta Bandung Karena Hutang

Profil Pengusaha Aldi Febian Mahabian 



Punya hutang karena memilih menjadi pengusaha. Itu sudah menjadi resiko dan dirasakan sendiri Aldi Febian Mahabian. Tetapi sekali pengusaha bangkit akan sukses melebihi sebelumnya. Kisahnya bermula dari bisnis kuliner gagal. Kegagalan tersebut membuat Aldi berhenti kuliah buat membayar hutang.

Melunasi hutang karena salah perhitungan. Ia menceritakan dirinya nekat berhutang kepada teman. Senilai bunga 5% per- bulan. Dengan penuh percaya diri, Aldi berbisnis kuliner yang dianggapnya mudah. Akan tetapi aneka bisnis kuliner dalam waktu enam bulan tersebut gagal total.

Aldi berjualan aneka kuliner dalam enam bulanan. "...hanya bertahan enam bulan. Bangkrut," kisahnya. Pria drop out Universitas Telkom ini, kejepit oleh keadaan dan membawa ide bisnis baru. Untuk bertahan hidup sementara ia bekerja serabutan sopir mobil sewaan sejak 2011.

Bisnis sewa


Anak muda ini mulai bergeriliya menyebarkan usahanya. Usaha menyopiri mobil sewaan melalui berbagai situs jejaring sosial internet. Target ingin dicapai Aldi adalah mereka disekitaran usahanya di Bandung. "Tidak pakai modal. Hanya lewat Twitter. Jasa sewa driver yang good looking," utasnya.

Ide bisnis diatas lantara mendengar cerita. Keluhan seorang masyarakat ketika menyewa mobil sewaan. Dari keluhan tentang layanan, keadaan mobil, termasuk penampilan si sopir. Penekanan keinginan masyarakat ia tangkap ialah kurang komunikasi dan sopir berdandan kurang rapi.

Agar lebih mendongkrak, Aldi menekankan dirinya menjadi pakar akan Kota Bandung. Sebagai salah satu destinasi wisata menawarkan layanan berkeliling kota. Wawasan sebagai anak muda membantu banyak soal menjadi sopir sewaan tersebut. Pilihan bisnis ini tepat, berkembang dari satu orang, sekarang menjadi jasa rental.

Penyewaan mobil gaul warga Bandung. Ia mengajak teman yang punya mobil. Sistem bagi hasil diterapkan ia dengan seadilnya. Jumlah sopir bertambah lewat memberdayakan mahasiswa. Klien usaha Aldi semakin luas saja semakin berkembang.

Pria asli Cirebon ini bermula dari bisnsi tur keliling kota. Semakin lama usahanya berkembang melayani tur jarak jauh. Fokus bisnis sewa mobil Aldi juga menyebar ke berbagai acara unik. Mulai mengantarkan ke acara pernikahan, wisudaan, ataupun mempromosikan perusahaan. Atau juga butuh teman ngobrol siap ia layani.

Ataupun meningkatkan daya jual bersosial. Lantaran sopir dipekerjakan Aldi benar- benar spesial. Bahkan layak deh dibawa mahasiswi buat mendampingi wisuda mereka. Tidak mau tanggung, Aldi telah siap dalam berekspansi. Termasuk me tur keliling premium bermobil kece Toyota Lamborghini atau Alphard, siap.

Layanan kelas atas ini biasanya diminta perusahaan. Banyak alasan orang memesan layanan kelas atas Aldi, mulai dari kegiatan promosi ataupun juga acara pernikahan. Target ekspansi pun sudah digadangnya yakni di Bali dan Jakarta. Selain itu, permintaan dari Malaysia dan Singapura telah rutin lewat email, meminta layanan tour guide.

Banyak pesanan berkat internet termasuk dari Malaysia. "Jadi, akan ada dua anak usaha kami tahun depan," imbuhnya. Kini dia telah memiliki delapan pengemudi dan masih memikirkan ekspansi. Sebagai pionir dirinya cukup percaya diri belum ada pesaing berarti. Namun persaingan ketatat mendatang tidak dapat dipungkiri lagi.

Artikel Terbaru Kami