Selasa, 31 Mei 2016

Kisah Tukang Cupang Kaya Berkat Botol Bekas

Profil Pengusaha Sukses Yono


 
Yono bukanlah pemulung botol. Cuma dia hobi mengumpulkan puluhan botol bekas. Buat apalagi ya kalau bukan buat dibisniskan. Bisnis pria empat puluh lima tahun ini terbilang unik. Dia tidak menjual. Tidak pula dijadikan kerajinan. Dia menyulap botol seperti aquarium buat budidaya ikan.

Pengusaha kecil ini berbisnis botol bekas dijadikan tempat budidaya. Usaha kecil yang diam- diam mampu menghasilkan puluhan juta. Jika kamu berkunjung ke rumah Yono, kamu akan melihat puluhan botol tersusun rapih berjajar berisi ikan hias cantik warna- warni.

Tidak cuma puluhan bahkan Yono kini punya ratusan. Bisnis yang ditekuninya sejak 5 tahun terakhir. Yaitu apalagi kalau bukan budidaya ikan cupang atau Betta Splendens. Budidaya cupang memang sudah dikenal luas tidak membutuhkan ruang luas. Dapat dilakukan memanfaatkan botol bekas orang.

Ia menceritakan kalau indukan betina dan jantan siap. Mereka akan dimasukan ke media lebih luas. Ingatlah mereka harus berumur 4 bulanan. Siap menikah kedua ikan tersebut akan jadi sendiri. Selesai, dalam kurang dari 2 bulan sudah menghasilkan telur. Pakan pakai ulat sutra pagi dan sora hari, gampang kan?

Hasil membudidaya ikan cupa Yono tersebar. Kebanyakan dijual di daerah Banjarnegara. Tetapi tidak juga sampai disana, Yono sudah mengirim sampai ke Sumatra, Surabaya, dan Jakarta. Sekali panen dia mampu menghasilkan 1.000 ekor. Ikan cupang dijualnya persatuan seharga Rp.5.000 sampai Rp.70 ribu.

Berkat ekspansi luas memasarkan ikan. Yono dikenal mampu menghasilkan omzet mencapai puluhan juta rupiah. Ini tentu sangat menginspirasi kita bukan. Dari cuma ikan cupang bermodal botol bekas mampu hasil jutaan rupiah. Sementara orang bekerja siang dan malam belum tentu berhasil.

Guna ikan cupang selain buat ikan hias, dapat membasmi jentik- jentik nyamuk, apakah kamu tertarik buat membudidaya ikan cupang?

Artikel Terbaru Kami