Kamis, 24 Maret 2016

Food Blogger Khusus McDonald James McGowan

Profil Pengusaha James McGowan


 
James McGowan tidak tertarik makanan McDonald's biasa. Tidak tertarik Big Macs, juga dia tidak tertarik akan McNuggets. Jangan bicarakan soal McMuffin juga. Bagianya dia berbicara tentang McSpecial's. Ini kisah seorang food blogger khusus McDonald.

Pria berumur 28 tahun bekerja sebagai developer software juga blogger, asalnya dari Amherstburg, Canada. Dimana hidupnya ialah soal makan. Sebagai food blogger fokusnya menulis di blog Travelling McD's, yang mana dia berburu menus spesial McDonald ke berbagai negara.

Sebagai tambahan kami memberikan sedikit informasi. Bahwa perusahaan McDonald memiliki menu spesial di setiap negara dimana franchise -nya berada. Selama lebih dari lima tahun, dia bersama seorang wanita, yang mana istrinya telah berkunjung ke 53 negara berbeda dan mereview 300 menu spesial- regional milik McD's.

Sebagai catatan dia tidak lupa mereview McDonald Jepang, dimana sedang booming McChocolate Potato, itu loh kentang goreng berbalut cokelat yang baru- baru ini diluncurkan. Dia memberikan nilai binta 3,5 dari lima. "Terhormat. Ada drama yang layak antara, garam, dan lemak utuh dalam penggorengan," ia jelaskan.

McGowan juga menikmati Curry Crab Stick Pie khas McD's Thailand. Dia memberikan nilai bintang empat meski penulis Metro.co.uk menyebutnya kurang menggugah selera.

"Saya masuk mengharapkan bahwa itu akan terasa seperti sedikit bubuk kari ditaburi dengan kepiting, tapi itu benar- benar pasta kari kuning bagus dengan bahkan sedikit cabai," tulisnya.

Dia agak tidak suka Chicken Teriyaki McRice dari McDonald. McGowan menyebut kurang menakjubkan. Ia tidak merasakan sesuatu spesial -maka dia memberikan bintang 2,5.

Menurutnya paling horor ialah Aloha Heat Burger dari Hong Kong. Dimana deskripsikan sebagai nanas yang yang dicampur keju sampai pedasnya jalapeno. Tetapi McChurros khas Korea sangat enak. Lalu ada juga dari Singapura yaitu Bubblegum McFizz yang "too blue" (menyedihkan.red).

Dia berbicara kepada The Wall Street Journal bahwa ada sekitar dua juta orang mengunjungi blognya, untuk alasan apapun.

Orang asing pernah berbicara kepadanya kenapa jauh- jauh ke Thiland tidak memotret kuil. Atau apapapun yang hubungannya dengan keindahan Thailanda bukan McDonald. Secara gamblang McGowan menyebut itu memang. Banyak orang berharap melihat kuil indah. Mereka tidak mengharapkan nasi salmon di McDs.

Tapi dia menambahkan, "Saya tidak merokok. Saya tidak minum. Inilah keburukan saya". Ia menikmati tiap menu McDonald di setiap negara. Meski junk food tidak baika buat kesehatan. Dengan PD -nya dia berkata berat badannya malah turun.

Lucunya ternyata meski menikmati McDonald, McGowan lebih memilih makanan sehari- hari yang dimasak oleh sang istri. Jadi jangan salah, apa yang dilakukannya sekedar hobi bukan kebutuhan konsumsi sehari- hari. "Kami juga menghindari makanan goreng kering semampu kami coba," imbuhnya.

Ia tidak dibayar ketika menikmati McDonald. Bahkan dia jarang menggunakan pesawat terbang untuk aktif berpergian. Dan, anehnya McDonald, dia masih "lovin' it". Dia berencana pergi ke Oman, Mongolia, Qatar, dan Vietnam.

Blog: www.travellingmcds.com

Artikel Terbaru Kami