Jumat, 08 Januari 2016

Jual Alat Kentang Ulir Untungnya Mengalir

Profil Pengusaha Endro Purnomo 



Latar belakang pekerjaan tidak menghalangi wirausaha. Siapapun kamu masih bisa berinovasi menciptakan peluang. Seperti kisah manta mantan wartawan jadi pengusaha berikut. Namanya Endro Purwanto dikenal lewat usaha unik bernama Twisted Dog. Usaha kuliner unik menggabungkan antara kentang dan sosis.

Ide bisnis pertama kali bagaimana membuat produk unik. Cara mengolah kentang atau sosis agar menarik perhatian masyarakat. Tidak sekedar kentang dikoreng sampai kering seperti masakan cepat saji. Endro pun menemukan pisau unik. Ini dirancang khusus membentuk kentang ataupun sosis. Lewat pisau khusus inovatif harga kentang naik drastis.

Twister Dog sendiri tidak sama dengan kentang ulir. Memadukan antara kentang dan sosis tentu lebih enak. "Dengan membuat Twister Dog, konsumen ditawari makanan yang sedikit lebih mahal," paparnya. Ide itu sendiri datang dari negeri ginseng Korea, yang mana sudah laris manis di Singapura, Malaysia, Australia, dan negara lain.

Respon masyarakat terasa positif. Bukti nyatanya adalah pesanan alat Twisted Dog semakin memanas. Ia mampu menjual 600 unit lebih sejak 2011. Untuk usaha satu ini, Endro masih bertahan menggunakan sistem jual beli- putus kepada masyarakat.

Usaha pisau ulir


Ia mengaku menjual setiap pisau ulir dijual Rp.1.5 juta. Usaha ini berkonsep transfer teknologi. Pengusaha berkumis ini menyatakan sebenarnya kita mampu membuat sendiri. Walaupun nantinya rusak masih sanggup diperbaiki berbekal peralatan umum. Pemakai pisau ulir sendiri tidak perlu khawatir diharuskan membeli suku cadang di Endro.

Cara pembuatan pisau ulir diambil dari pralon, penjepit kentang dari blender, tusuk kentang dibuat dari jari- jari sepeda motor. Kalau pisaunya kata Hendro nanti dibeli pisau cutter di toko. Kamu bisa menirut desain miliknya tanpa masalah. Ia justru senang karena berarti usaha miliknya mambantu banyak orang.

Meski investasi kecil tetapi untungnya luar biasa. Uang pembelian bahan mungkin Rp.2000 tetapi marginnya menjadi Rp.8000. "Marging keuntungan cukup menjanjikan," ulasnya kepada Ciputraentrepreneurship.com.

Pembeli alat Endro cukup berjualan di akhir minggu. Satu hari berjualan sudah melebihi gaji mereka sebagai seorang pegawai. Cukup mencari tempat ramai seperti jalan protokol. Ini usaha sampingan cocok buat para karyawan kantoran yang punya waktu luang di akhir minggu. Endro sendiri sebagai pengusaha sudah mulai sejak 2010.

Dia merupakan salah satu pengusaha es krim goreng. Sukses mengembangkan bisnis kentang ulir membawa nama mantan wartawan dan fotografer ini menjadi berita. Wartawan harian Pos Kota tersebut kini menjadi bahan beritanya sendiri. Ia sebagai wartawan merasa diuntungkan. Menjadi seorang wartawan membuatnya melihat peluang.

"Saya lebih suka memberikan orang kesempatan dulu daripada tentang kapan akan mencapai titik impas," ceria Endro. Istilahnya jangan tanya apa- apa langsung dimulai. Soal BEP bisnis kentang ulir pastilah untung tinggal menjalani asam manisnya usaha sendiri.

Artikel Terbaru Kami