Jumat, 01 Januari 2016

Investasi Ala Yusuf Mansur VSI Berjaya

Profil Ustad Yusuf Mansyur 



Ustad Yusuf Mansyur kelahiran Jakarta, 19 Desember 1976, merupakan penceramah, motivator, sekaligus juga pebisnia. Terlahir dari keluarga Betawi putra pasangan Abdurrahman Mimbar dan Humrifíah. Yusuf Mansyur lahir di keluarga yang berada sehingga cenderung manja. Adalah lulusan terbaik Madrasah Aliyah N 1 Grogol, yang tahun 1992, memilih keluar dari kuliah di tengah jalan alias drop out.

Semua hanya untuk menyalurkan hobinya bermotor. Di tahun 1996, Yusuf muda terjun masuk dunia bisnis informatika, sejalan jurusamnya ketika kuliah. Sayang, dia menemukan bisnisnya gagal total sehingga terlilit hutang lalu masuk penjara 2 tahun. Di sinilah, sebuah titik balik, dia lanjut mendalami islam memiliki keinginan kuat berubah.

Yusuf muda yang sebelumnya menghamburkan uang, kini telah menemukan keajaiban dari sebuah sedekah. Hidupnya menemukan  titik terang ketika bertemu seorang Polisi. Dia kemudian diperkenalan dengan sebuah LSM yang melayani masyarakat. Yusuf menjelma menjadi penulis buku berjudul "Wisata Hati Mencari Tuhan yang Hilang" selama masih berkeja di LSM.

Tak dinyana, dari buku tersebut, Yusuf menjadi terkenal lalu diundang ramai bedah buku dan seminar. Buku yang berisi perjalanan bisnis hingga masuk bui. Buku inspirasi islam melalui bisnis minuman es. Dia bercerita pernah mencoba bangkit melalui berjualan es menemukan titik temu melalui sedekah.

Yusuf selepas dipenjara akhirnya berhasil memiliki sebuah kios, serta seorang pegawai. Mangambil sisi lain, Yusuf Mansyur fokus mengajarkan bagaimana sukses usaha dari sedekah. Dia menjelma menjadi seorang ustad yang mengajarkan sedekah adalah jalan kesuksesan.

Selanjutnya, nama Ustad. Yusuf Mansyur mulai terlihat disibukan berdakwah kesan ke mari, hingga bertemu Yusuf Ibrahim produser musik. Dia meyakinkan Ust. Yusuf melalui perusahaan PT. Virgo Ramayana Record, mengerjakan proyek kaset ceramah, Kun Fayakun. Kemudian bersama SinemaArt memulai perjalanannya di dunia layar kaca melalui sinetron.

Ia ikut menggarap sebuah film di 2008 berjudul Kun Fayakun bersama Zaskia Mecha, Agus Kuncoro, dan Desy Ratnasari.

Bisnis Ustad


Yusuf Mansyur punya satu cita- cita membentuk rakyat Indonesia mandiri melalui islam. Dia pun memikirkan ide bisnis halal. Dia menciptakan bisnis gaya baru yang disebut Usaha Patungan. Dari sinilah, dia mencoba membantu umat muslim berbisni investasi. Dia memulai garakanya melalui akun resmi website hingga akun twitter pribadi.

Hasilnya uang senilai satu setengah miliar terdistribusi menjadi usaha patungannya. Dilansir laman Tempo.co, usaha patungan tersebut ternyata bertemu tidak baik. Menurut pengamat pasar modal, Yanuar Rizki, lantas menjelaskan bisnis investasi yang dilakukan oleh Ust. Yusuf Mansyur adalah ilegal. Alasannya, bisnis apapun yang menyangkut pengumpulan dana modal perlu ijin.

Dia menambahkan jika belum berijin maka disebut ilegal. Melalui akun Twitter, Yusuf berdalih usahanya itu murni patungan investasi seperti berinvestasi rumah atau tanah. Yusuf menjanjikan dana terkumpul dijadikan bisnis hotel di kawasan bandara Soekarno Hatta dan apartement. Dia berjanji memberikan deviden 8 persen dari untung setelah cash back dalam 10 tahun.

Di Juli 2013 Otoritas Jasa Keuangan (OJK), selaku badan pemerintah yang mengawasi kegiatan keuangan, mengundang Yusuf Mansur melegalkan patungan usaha.

Tujuannya agar kegiatan pengumpulan dana hotel Siti dapat dilanjutkan sesuai ketentuan pemerintah dan perundang- undangan. Jauh sebelum bisnis Patunganusaha.com sekarang, telah banyak orang menggunakan namanya di bisnis mereka. Beberapa orang melalui situs tidak resmi menjual jamu hingga buku bergambar Yusuf Mansyur.

Mereka menawarkan bisnis penghipunan dana. Mereka menipu masyarakat lewat kemasanan lalu membeli produk tertentu. Bahkan mengambil untung dari kasusnya.. Mereka berkata seolah ini bisnis baru sang Ustad sendiri. Biasanya, mereka menawarkan penghimpun dana, menyebut Ust. Yusuf Manysur tapi kenyataannya tidak ada sangkut paut.

Menggurita saja

Lama tidak terdengar berdakwah ternyata Ust. Yusuf Manysur tengah disibukan berbisnis. Kali ini maennya tidak cuma ratusan juta tetapi miliaran rupiah. Total ada dua usaha dijalankan olehnya yaitu Patungan Usaha dan Patungan Aset. Setelah mendapatkan teguran oleh OJK, kini, Yusuf menghadirkan bisnis baru yang lebih modern.

Tepat 22 Agustus 2013 resmi berdirilah perusahaan VSI atau PT. Veritra Sentosa Internasional. Oleh Yusuf melalui jaringan internet menyebar menawarkan investasi islami. Sayang belum genap setahun seperti yang dilaporkan Kompas.com sudah bermasalah lagi. Kali ini permasalahn datang lantaran mitra VSI tidak bisa melakukan transaksi lewat VPay.

"yg slh ttp sy. gpp. tp soal deposit VSI ga mungkin ilang. 90% sbb kslhn konfirmasi sj. next will be better. maafin ya. VSI brproses," cuitnya lewat akun Twitter pada 1 Mei 2014.

Respon datang beragam tetapi bukan utama. Kebanyakan orang belum tau apa itu VSI, penulisa sendiri dulu sempat berpikir ini hanya perusahaan memakain namanya (lagi). VSI sendiri merupakan penyedia jasa untuk pembayaran online seperti listrik, pulsa, tagihan air, televisi, bahkan bayar zakat.

Paling menakjubkan adalah aneka bonus kamu bisa dapatkan. Tergabung sebagai mitra VSI kelebihannya yaitu pembayaran gratis sampai aneka hadiah. Total investasinya tegolong sedikit antara Rp.275.000 sampai Rp.1,8 jutaan. VSI memiliki lima paket: Paket dasar Rp.275.000 sudah bisa mendapatkan VPay yang bisa diwariskan.

Paket Silver mendapatkan tiga hal yaitu uang kembali hingga Rp.75.000, VPay, plus deposit VPay senilai Rp.50.000, yang mana cukup menyetor Rp.825.000. Paket Gold mempunyai tujuh fasilitas, yakni aplikasi tujuh VPay, uang kembali Rp.225.000, dan deposit VPay Rp.170.000. Uang modalnya cukup menyetorkan senilai Rp.1.920.000.

Paket Platinum menghasilkan VPay lima belas buah, ditambah cash back Rp.225.000, dan deposit senilai Rp.450.000. Untuk satu ini membutuhkan modal lumayan besar yakni Rp.4.125.000. Yang terakhir Paket Titanium modalnya Rp.8.525.000. Kamu mendapatkan 31 fasilitas VPay, cash back Rp.1.635.000 dan juga deposit Rp.1.090.000.

Iming- iming hadiah meliputi jalan- jalan ke luar negeri sampai Rp.5 miliar. Caranya cukup kamu mencari orang agar bergabung dibawah kamu 500 di kiri dan kanan. Dan kamu akan diangkat menjadi sosok leader. Setiap orang baru akan dapat bonus Rp.50.000 yaitu uang tunai Rp.30.000 dan deposit 20.000.

Meski baru dapat sedikit jangan berkecil hati. Karena kalau yang dibawah menggaet dua orang baru maka kamu akan jadi sponsor. Kamu akan mendapat Rp.25.000 dari setiap orang dibawah kamu kalau merekrut orang lain. Rincian bonusnya yaitu Rp.13.000 tunai dan Rp.12.000 deposit. Bonus dana tunai baru cair bila melewati Rp.150.000

Didukung oleh popularitas sang Ustad menjadikan bisnis ini berkah. Promosi lewat sosial media, televisi, juga aneka media lain membuatnya makin diminati. Total disebutkan sudah memiliki 45.000 mitra tersebar. Dan sejumlah mitra mengaku mendapatkan banyak manfaat. Contohnya Wawan Pradipta, yang membeli paket Rp.275.000.

Cukup mengajak istri, anak, dan teman, saban bulan dia mengantongi paling banyak Rp.1,5 juta. Itupun kata Wawan harus memotivasi anggota tim agar selalu semangat bekerja.

Kemudian Harun Dermawi yang sudah mempunyai 20 mitra. Ia mengaku tidak fokus berjualan pulsa karena sering macet. Apalagi kalau datang jam sibuk macet sekali. Ketertarikan Harun sendiri karena ini terbilang gampang yaitu jualan pulsa dan transaksi keuangan. Ia sendiri fokus mencari mitra baru yang mau dijadikan bawahan.

Artikel Terbaru Kami