Jumat, 11 Desember 2015

Zenrooms Meningkatkan Kualitas Penginapan Lokal

Profil Pengusaha Nathan Boublil


 
Sosok Nathan Boublil ternyata punya kisah perjuangan sendiri. Siapa sangka sosok sukses, yang menjabat sebagai Managing Director Rocket Internet Asia Pasific, mengawali karirnya menjadi resepsionis hotel. Itu pula lah yang mengilhami lahirnya Zenrooms. Usaha kerja sama antara Rocket Internet dan Ooredoo yang fokus di industri pariwisata. 

Lebih dalam lagi Zenrooms merupakan bisnis menjaring hotel- hotel berbudget yang dirombak. Zenrooms ini akan memastikan kamarnya bersih, kasur nyaman, free wifi, tv flat, dan AC, akan tersedia dalam genggaman kita. Nathan menurut artikel Okezone memulai sejak umur 20 tahun ketika masih kuliah. Berkat pengalaman itulah ia mengaku tau apa yang keinginan pelanggan.

Nathan sendiri bukan lah sosok asing di dunia startup. Pria 30 tahun ini ketika masih berkuliah di Cambridge telah memulai bisnis aplikasinya. Dia bersama Elliott Verreault, dan Agastya Muthanna di tahun 2012, sukses mendirikan perusahaan software SmartGov.co. Mereka menghasilkan banyak data untuk socio- economic setiap tahun. Bahkan mereka bisa menghasilkan ribuan data aneka statik.

SmartGov mengembangkan software teknologi yang otomatis mengumpulkan, memproses, menstandarisasi, dan melokasikan kumpulan data ini.

Perusahaan yang bernama Asia Pacific Internet Group (APACIG) ini, yang merupakan gabungan perusahaan asal Jerman Rocket Internet dan Ooredoo asal Qatar. Dimana diluncurkan di Indonesia sendiri, ZenRooms coba membuat revolusi menarik perhatian tetapi tetap memberikan harga miring semurah Rp.123.000. Yang mana diluncurkan tidak cuma aplikasi tetapi lengkap properti.

ZenRooms menggaet 250 properti di delapan kota berbeda di Indonesia. Mereka memilih selektif tempat- tempat penyewaan kamar dan hotel. ZenRooms mendukung mereka berkompetisi dengan hotel kelas atas sekalipun. Diplopori oleh Nathan Boublil dan Kiren baru memulai pilot proyeknya di Indonesia selama satu bulan kedepan.

Tujuan mereka adalah tempat penginapan sesuai budget. Dimanapun wilayahnya dan memiliki harga terbaik, Kiren menjelaskan lagi, total 16.000 hotel kecil- independen yang menerima 80 juta traveler setiap tahunnya. Memang penginapan independen ini sangat lah efektif di biaya perjalanan. Sayangnya, terkadang mereka tak punya tanggung jawab.

Artikel Terbaru Kami