Kamis, 17 Desember 2015

Diskon Harian Evoucher Berkah Nilai Skripsi C

Profil Pengusaha Danny Baskara 

 

Dosen emang suka bikin jengkel seperti yang pernah diungkapkan Chairul Tanjung di sebuah artikel. Kisah kali ini tentang seorang bernama Danny Baskara. Seorang mahasiswa IT dari sebuah kampus di Jakarta Barat, yang mana skripsinya itu mendapat nilai C. Yap, disuatu hari di tahun 2005, dia tengah berjalan untuk menghadapi sidang skripsi.

Taukah apa naskah skripsi yang ditulisnya?

Alkisahnya, Danny selesai mengerjakan sebuah skripsi jurusan IT berjudul "Analisa dan Perencanaan Sistem Informasi eCommerce". Dan sudah berada di tangan si dosennya nih. Tapi baru beberapa detik sang dosen penguji malah mengejeknya sinis. Apakah ia mau mengulang skripsinya atau kamu cukup puas dengan nilai C.

Malunya hal tersebut malah terjadi sebelum sidang sempat dimulai. "Loh emangnya kenapa pak?" tanya Danny kebingungan. Sang dosen menganggapnya tak masuk akal karena sudah ada sebuah pengalaman buruk. Yakni kisah tentang kegagalan sebuah bisnis ecommerce bernama Lipposhop.com. Sebuah bisnis ecommerce yang telah punya bekingan modal akan tetapi tetap gagal juga.

Tak mau menyerah dijalan membuatnya menerima nilai C itu. Ia memang lulus skripsi tapi mendapatkan nilai terburuk. Apakah seorang Danny Baskara menyerah. Justru ia memilih mengaplikasikan skripsinya di dunia nyata.

Ketika skripis itu selesai dinilai kisah ecommerce belum seperti sekarang. Orang masih belum percaya akan bisnis online. Namun, ada seorang pemuda masih percaya tentang masa depannya kelak. Ia punya harapan untuk ikut masuk ke dunia ecommerce ke depan. Mengharapkan mampu berkontribusi bagi pertumbuhan Indonesia.

Pada tahun 2010, ia mendirikan sebuah situs daily deal atau situs berisi diskon harian. Atau, dimana orang akan menjual kesempatan untuk kamu mendapatkan penawaran menarik. Ada semacam diskon pada hari tertentu dari jam sekian sampai sekian. Semacam kisah Beeconomic milik dua bersaudara asli Singapura yang pernah kami ulas.

Nama usahanya adalah Evoucher kemudian menjadi di Evoucher.co.id, sebuah perusahaan situs ecommerce yang sukses. Katanya sih pada tahun 2010- 2012 merupakan masa- masam kelam banyak kegagalan bagi pemilik bisnis daily deal. Saat itu menurut Startup Bisnis sudah banyak jenis bisnis macam ini dan gagal.

Salah satunya yang sukses adalah yang berasal dari Singapura itu. Untungnya Danny juga termasuk yang ikut selamat asal Indonesia. Bahkan menjadi yang terbesar setelah Groupon dari luar negeri dan Ensogo yang asli Indonesia, yang masih bertahan di Indonesia. Evoucher sendiri menjadi yang ketiga terbesar untuk pasaran Indonesia.

Untuk ecommercenya situsnya masuk 15 besar dalam hal situs B2C atau business to consumer. Mengalami jatuh bangun semenjak 2010. Bermodal pembiayaan sendiri atau lebih dikenal sebagai bootstrap. Akhirnya Danny mendapatkan pembiayaan dari Valuein Technology Indonesia (VITI). Sang pendiri sekaligus CEO -nya, Danny Baskara, mengungkapkan bahwa startup bisnisnya didirikan lima tahun lalu.

Awalnya ia memulai bisnisnya di sebuah kos- kosan seukuran 3x3 di kawasan Slipi, Jakarta Barat. Disaat itu ia baru pindah dari Bali 2001 untuk mengenyam pendidikan sarjana di Universitas Bina Nusantara. Tanpa pendanaan investor ketika memulai Evoucher. Cuma lah bermodal koneksi internet serta sebuah akun sosial media Twitter. Evoucher menawarkan aneka kupon manis dari aneka restoran terkenal di Indonesia.

Lantas VITI sebuah perusahaan pendanaan asal Korea muncul. Ini adalah perusahaan aneka konten digital yang tengah banyak berinvestasi salah satunya disinii. Kini, perusahaan milik Danny itu, tidak cuma menjual voucher atau produk secara online.

Perusahaanya juga menawarkan aneka kategori pilihan. Untuk kategori di voucher ada kategori meliputi restoran, travel, hotel, treatmen kacantikan, dan ada produk- produk yang dijual mulai dari peralatan rumah tangga, gadget dan lain- lain. Selain itu perusahaan Evoucher juga menawarkan 960.000 produk voucher melalui situs ataupun aplikasi smartphone -nya.

Artikel Terbaru Kami