Senin, 14 Desember 2015

Aplikasi Tripping Tempat Mencari Traveling

Profil Pengusaha Jen O'Neal

 

Berlibur tanpa menginap tidak akan memuaskan. Butuh liburan panjang, tidak terikat dengan tarif spesifik di satu tempat tinggal. Tripping.com memberikan fasilitas lengkap rental properti. Tidak cuma memberikan satu layanan hotel tetapi paket pariwisata. Ketik aplikasi hotel- booking, atau bahwa Airbnb sekalipun, tidak bisa lebih baik buat liburan panjang kamu tanpa ribet apapun.

Pendirinya, Jen O'Neal, merupakan sosok dengan penglihatan disela- sela ramainya pasar. Ketika Airbnb coba mengambil alih ditengah pelayanan hotel standar. Maka, Tripping memberikan nilai tengah dalam hal mesin pencari tempat liburan lengkap. Dia mempunya catatan pengalaman kerja panjang. Pernah menjadi no. 5 di perusahaan Stubhub.com dan cabut, ketika itu, ia tercatat menduduki jabatan wakil presiden marketing.

Jauh sebelum melahirkan Tripping, dia pernah melakukan banyak perjalanan panjang. Ia pernah singgah di Cost Rica, lantas baru berangkat  ke London, bertemu Eric Baker salah satu pendiri Stubhub dan bekerja penuh bersamanya. "Saya harus menjamu 150 travelers," kenangnya.

Sejak itu, hasrat O'Neal akan membangun sebuah sosial network untuk mengkoneksikan pecinta perjalanan, seperti dirinya, dengan lingkungan sekitar tumbuh. Disini lah sosial network sekaligus agregator rental Trippining. Ke arah bagaimana tidak cuma memberikan sewa tempat, tetapi berbagi hal kultural, melalui berbagi secangkir kopi, segelas bir, atau tinggal di tempat mereka.

Diluncurkan sejak 2011 tetapi sudah dikerjanya bersama Nate Weisige mantan koleganya di Stubhub, meski tahap beta, mereka sudah memiliki anggota di 130 negara. Ketika para back- packer mau mencari tempat untuk mencari petualangan. Maka, disinilah O'Neal memberikan, lebih lama dan lebih lengkap Tripping bekerja sama dengan perusahaan rental -seperti VRBO, Homeaway, dan Booking.com.

Ini juga termasuk rencana memasukan listing Airbnb sebagai pilihan.

"Sejarahnya cara pencariannya adalah kamu akan mencari rumah sewa di internet, kamu akan menghubungi mereka lewat email, dan kamu datang ke sena bersama uang cek," paparnya. Tetapi lewat Tripping kamu bisa melihat mereka secara real -bahkan bisa sampai lima tempat berbeda sebelum memutuskan. Agar tak terjadi permasalahn Tripping menawarkan konsep cek- in via Skype.

Perusahaan akan memastikan kepemilikan rental, yakni lewat face- to- face Skype dengan staf Tripping. Kita sebagai pemilik rental atau menyewakan rumah harus memilik paspor, pengakuan dari bank, dan sistem pembayaran jelas. Semuanya ditunjukan lewat Skype bermodal kamera webcam masing- masing. Usaha ini cukup berhasil menghasilkan tujuh minggu pertama 2015, omzet senilai $150 juta booking.

Utamanya Tripping akan fokus mengambil keuntungan lewat kerja sama. Sekitar 30 organisasi bergabung di dalam Tripping -program perjalanan sekolah, organisasi diving PADI, universitas- telah bergabung aktif di komunitas Tripping. Skenario menurutnya adalah kamu bisa mencari organsisasi tertentu, seperti golf, lantas mencari badannya, skenario tempat, serta pelayanan macam apa.

"Saya pergi ke acara Tripping ini masuk ke sebuah bar di San Francisco. Saya tidak benar- benar yakin apa yang diharapkan, tapi ada orang di sana dari puluhan negara yang berbeda yang telah menggunakan Tripping untuk kunjungan mereka ke San Francisco. Antusiasme mereka hanya menular, " review Nicole Perlroth, salah satu penulis di Forbes.com.

Berdasarkan analisa O'Neal, industri perjalanan (travel) merupakan pasar $100 juta, dan menariknya meski sudah banyak berbasis online -seperti Airbnb, Priceline, Tripadvisor- cuma bisa mencangkup 22 persen saja dari potensi pasar. "Ini gila banyak orang berpikir brand mereka sangat besar, padahal itu jelas disana masih banyak sela di pasar," ujar O'Neal.

Artikel Terbaru Kami