Senin, 05 Oktober 2015

Mantan Pembalap Sukses Punya Bengkel Sendiri

Profil Pengusaha Pembalap Ahmad Jayadi


 
Siapa Ahmad Jayadi banyak orang belum tau. Termasuk penulis tentang sosoknya masih samar- samar. Dia orang Indonesia yang pernah balapan dengan Valentino Rosi. Jayadi memang seorang pembalap. Cuma saja pria 39 tahun ini ternyata juga seorang pengusaha. Sudah berpensiun dari dunia balap sejak tahun 2000 -an. Ia kini mengerjakan bisnis yang tidak jauh dari balapan.

Usahanya ya enggak jauh- jauh dari dunia sirkuit. Dia membuka bengkel dan punya tim balap. Masih aktif mencetak pembalap- pembalap muda. Sudah gantung wearpack atau pensiun, namun tetap sosok pembalap era 90 -an dan 2000 -an, masih -masih ada didalam dunia balap. Berawal di tahun 1997 -an ketika timnya dituntut "membuat motor" balap sendiri.

"...makanya di rumah saya waktu itu sering bongkar-bongkar mesin, dari situ banyak temen yang datang buat membetulkan motornya, karena mereka pikir saya buka bengkel," ujarnya.

Maka tidak ada salahnya membuka bengkel sendiri. Ini terealisasi di tahun 2001, dia membuka satu bengkel resmi Honda. Adi, begitu sapaan akrabnya, masih menjadi inspirasi pembalap muda. Tapi, kini, sosoknya juga menginspirasi pengusaha muda perbengkelan. Kita tau menjadi atlit dibatasi oleh umur kita. Nah, sisi baiknya seorang Adi, dia mampu melihat peluang bisnis lain. Jikalau beberapa memilih membuka tim racing sendiri.

Awal- awal, Adi mulai mengoprek motor sendiri di rumah, mulai teman- teman mengamati. Mereka lantas masuk ikut menserviskan motornya. Ada yang minta diservis, ditune up, atau bahkan minta diupgrade untuk dibuat motor balap. Perlahan pasti dari hobi menjadi usaha sendiri. Fokus bengkel miliknya bernama speed shop. Dimana orang bisa menservis motor Honda resmi. Adapula layanan after- market untuk aneka spare part.

Total ada dua bengkel dimiliki. Bengkel AHASS dimana sebelahnya speed shop bernama AJM Speedshop, hingga ketika pelanggan datang akan ada layanan prima kedua bengkel. Karena jarak berdekatan jadi bisa lebih mudah bukan. Antara pelayanan standar atau pelayanan motor racing Adi bisa. AJM Speedshop itu ada memang untuk motor racing, bengkel modifikasi, bengkel tim, serta ada mesi Dyno (untuk R&D).

Ketika ditanya mengenai dunia balap. Adi menyebut ini sudah mendarah daging. Jika pada jamannya masih kurang diperhatikan. Menurut ia kini pembalap sudah mendapatkan perhatian pemerintah dan IMI. Mereka mengetahui jelas kebutuhan perkembangan racing Indonesia.
Adi memilih membuka bengkel sendiri. Meski juga, pada ujungnya ya Adi membangun tim racing miliknya sendiri. Profesi atlit memang bukan seperti pekerja kantoran. Dibatasi oleh umur salain kemungkinan cedera menghantui. Kalau cedera pembalap akan bisa saja berhenti ketika masa muda. Namun menurut dia pekerja pembalap sekarang beda. Di jamannya dulu pembalap juga memikirkan tim racing. Sekarang tinggal naik motor memikirkan masuk podium.

Namun, bukan berarti tidak boleh memikirkan hal lain, mungkin dalam pacuan berpikirlah mengenai balapan. Hanya ketika kamu selesai balapan kenapa tidak tentang motor. Dari sana bisa menjadi aset ketika dihari tua kelak. Atau kamu bisa punya orang yang dipercayai mau apa ketika tua nanti. Pemilik sekaligus manajer racing ini memang lebih sering dijumpai di sirkuit. Tapi tak melupakan bahwa dia adalah pemilik salah satu bengkel terbaik.

Pastikan sebagai pembalap aktifitas keatlitan tetap terjaga. Bukan isapan jempol karena dia sendiri telah siap mempraktikan. Pembalap juara nasional Supersport 600cc di tahun 2006 ini, tengah menikmati hari tuanya di bengkel remsi Hondal miliknya. Sebuah bengkel yang awalnya bernama Suzuki Jayadi Motor, yang berada di kawasan Pondokgede, Bekasi. Meski tidak dipegang langsung. Dia meyakinkan bisnis bengkel itu masih berjalan.

Target pasar Honda dipilih lantaran jumlah motornya. Populasi motor Suzuki itu sedikit. Makanya pria 39 tahun ini memilih Honda sebagai fokus. Dia tinggal mengelola pasar yang sangat besar. Adi juga aktif menjadi manajer tim racing Ahmada Jayadi Racing. Atau AJM berdiri sejak 1997, sudah meraih berbagai prestasi di kejuaraan nasional atau internasional. Model tim racingnya mencoba membibit, pembinaan, serta penjejangan prestasi.

AHASS Jayadi Motor dan AJM Speedshop mencoba menjadi satu motor menjadi bengkel terbaik Honda. Disisi lain, ada AJM fokus menjadi tim racing terbaik, salah satunya lewat dua pembalap muda juara Ahmad Komar dan Richard. AJM masih aktif meramaikan dunia peroad racean Indonesia. Ahmad Jayadi adalah sosok pengusaha menunjukan hal berbeda. Sebagai atlit masih memberikan kontribusi lewat potensi- potensi muda.

Artikel Terbaru Kami