Jumat, 07 Agustus 2015

Nih Informasi Perusahaan Pemodalan Startup

Daftar Perusahaan Pendanaan Startup

 
Buat kamu mencoba membangun startup sendiri. Maka perlu kamu tau, di Indonesia ada loh perusahaan pembiayaan startup. Atau, bahasa ekonominya Venture Capitalist (VC) -nya, tujuan adanya perusahaan ini selain soal untung juga membangun ekosistem entrepreneurship. So, jangan salah kalau berpikiran bahwa ini sama saja nanti kamu meminjam uang bermodal agunan di bank. Fokus mereka pure- business orianted tapi bukan pula pada profit oriented saja.

Para entrepreneur atau wirausaha seperti kita nanti akan membangun startup dulu, baik nantinya berbentuk usaha mikro, kecil, ataupun kelas menengah. VC akan ambil bagian membantu mengembangkan usaha kamu. Mereka tak segan buat mengucurkan dana pengembangan. Beda dengan investasi umumnya, VC lah yang menentukan apakah kamu layak dibiayai atau tidak. Nanti apakah perusahaan kamu akan berpotensi besar dan menguntungkan atau tidak.

Selain itu VC biasanya mendapat untung berupa pembagian saham. Kalau dilihat di mata kacamata orang awamnya seperti kita, VC adalah sekumpulan orang penghimpun modal buat investasi. Tentu investi tersebut punya resikonya tersendiri. VC asal Indonesia sendiri tak semuanya asli buatan orang Indonesia. Tapi tetap harus kamu apresiasi serta bisa menjadi satu rujukan buat kamu kumpul modal.

DG Incubation, Inc (www.dgincubation.co.jp)


Seperti alamat webnya memang perusahaan VC pertama ini memang, merupakan perusahaan asal Jepang, yang didirikan pada tahun 2009 -an. CEO -nya bernama Kaoru Hayashi. Merupakan satu perusahaan besar yang sukses membina PT. Bilna. Itu loh, e-commerce fokusnya memenuhi kebutuhan keluarga dan bayi.

Merah Putih (merahputih.co.id)

Merupakan besutan Indonesia asli. PT. Merah Putih Colony mengklaim bahwasanya perusahaanya fokus pada inkubator digital dan teknologi pertama di Indonesia. Contoh nyatanya ialah situs dan sosial media besutan mereka antara lain Dailysocial.net, MindTalk, Lintas.me, dan sebagainya. Menarik karena apa yang menjadi fokus investasi mereka justru di laman website. Yang mana dari pengalaman akan sulit jikalau diuangkan.

Grupara Inc (grapurainc.com)

Coworking space bagi kalian pemula dalam hal membangun bisnis startup. Disini, meski nanti belum mampu membuat portfolio bisnis kamu; pihak Grupara membuka tangannya. Mereka akan senang hatinya membantu mengembangkan produk melalui mentoring dan pengenalan jaringan buat angel investor. Bahkan ada sesi- sesi mingguan dimana para entrepreneur akan diundang saling membahas.

Wavemaker Labs (wavemakerlabs.com)

Fokusnya ada pada Asia Tenggara dan Amerika Serikat, Wavemaker fokus pada startup yang mampu jadi katalis atau dasar bagi perubahan positif dalam masyarakat. Bila kamu fokus pada startup buat menjadi ikon perubahan, sebut saja membuat bahan daur ulang atau teknologi terbarukan, mungkin memilih Wavemaker bisa menjadi pilihan. Harus menciptakan manfaat nyata tapi caranya berbeda. Mereka akan dengan senang hati menerima portfolio kamu.

Permulaanya entrepreneur seperti kamu akan mendapatkan 100 ribu- 500 ribu dollar. Tim penilainya bisa dibilang kelas berat, sosok Eric Manlunas, David Siemer, Paul Santos, Dennish Goh, Nix Nolledo, Jennifer Wilder Anderson, Lisa Riedmiller, Aditya Kumar, Chris Leong, dan Mave Marcos, dimana mereka punya kantor di Singapura dan Amerika.

Cyber Agent (cyberagent.co.jp)

Seperti sebelumnya, Venture Capitalist ini memang dari Jepang, dipimpin oleh Susumu Fujita, fokusnya yaitu membidik perusahaan- perusahaan internet. Mereka berharap menjadikan perusahaan tersebut terunggul di abad 21. VC satu ini sudah terhitung cukup lama berdiri yakni sejak 18 Maret 1998. Kemudian 5 bulan setelah diluncurkan mendirikan CyberClick, sebuah perusahaan periklanan online, dimana pada tahun 2000 membawanya masuk bursa saham Jepang.

Jumlah anggotanya ada 2789 perusahaan. Portfolio bisnisnya mencangkup 8,2 juta dollar (per- September 2014) yaitu Ameba Business, Internet Ad Business, Game Business, Media and Other Business, Investment Development Business, dan Vertex Venture.

Vortex Venture (vertexmgt.com)

Merupakan anak perusahaan Temasek Holdings didirikan pada 1988, fokusnya pendanaan aneka startup di kawasan Asia dan AS. Perusahaan ini diklaim telah membantu 150 perusahaan entrepreneurial yang mereka anggap mampu mewujudkan nilai dan prinsip. Mereka adalah perusahaan idealis berdasarkan nilai- nilai dan prinsip. Tercatat telah lebih dari 350 startup dibantu tersebar di kawasan Asia Pasifik, AS, Eropa Singapura, Hongkong, dan Taiwan.

Selain itu perusahaan berpusat di Singapura ini. Ternyata punya komitmen pendanaan pihak ketiga. Dimana mereka menadapatkan dana dari 90 VC berbeda, berekuitas di AS, Eropa, Asian dimana jumlah pemodal telah disalurkan 1,2 miliar.

Celebes Capital (celebescapital.com)

Perusahaan venture digawangi oleh perusahaan lokal. Dibawah bendera PT. Celebes Artha Venture awalnya dibentuk awalnya perusahaan investasi saham. Lanta karena booming startup membawanya menjadi salah satu venture capital asli Indonesia. Manajemen perusahaan saat itu tengah mengamati tren positif tumbuh kembang entrepreneurship.

Mereka juga mendirikan divisi khusus loh. Dimana fokusnya menangani UMKM pada tahun 2009, sejumlah proyek tercatat ditangani mereka yakni SMSFinance, WOWFinance, Asuransi Jaya Proteksi, Pan Pacific Insurance, dan sebagainya. CC sendiri adalah perusahaan yang tak kaku soal investasinya. Atau tidak selalu tentang teknologi. Mereka menyentuh aneka bisnis, seperti asuransi, otomotif, multinansial, pertambangan, pertanian, dan sebagainya.

Sovereign's Capital (sovereignscapital.com)

SC memfokuskan diri di startup pembiayaannya dari angka 1 juta sampai ke 10 juta dollar. Fokusnya SC adalah meraup untung jelas dan arah tujuannya jelas, pertumbuhan pesat menjadi fokusnya.Tim SC antara lain ada Henry Kaestner, yang berpengalaman dibidang industri, kemudian ada Andre Mann, Luke Roush, David Tjokrorahardjo, dan Tom Daren. Tak tanggung- tanggung juga melibatkan ada 50 orang penasihat investasi.

Mereka para penasihat mencangkup keahlian investasi teknologi informasi dan konsumer. Kantornya berada di Durham, AS dan kawasan SCBD, Jakarta.

Golden Gate (goldengate.vc)

CV menginvestasikan di investasi seed atau awal, sudah sering menyambangi Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina dan Indonesia. GG menyediakan mentoring startup ketika memberikan sumber pendanaan. Mereka juga aktif  bekerja sama dengan JFDI Asia melalui bootcamp startup. Kegiatan yang diadakan 100 hari yang biayanya 25 ribu dollar. JFDI juga mambantu pengusaha hingga meluncurkan produk.

Tim -nya berbasis di Singapura, meliputi Vinnie Lauria, Jeffry Paine, Paul Bragiel, Michael Lints, Jeremy Yap, Justin Hall dan Marissa Soeryadjaya.

GREE Ventures (greeventures.com)

GV ini relatif dikenal di Jepang dan Indonesia melalui BerryBenka, Luxola, UrbanIndo, Yoyo, StarFestival, Geniee, Retty, Kaizen, Platform Inc, Lancers, Somewrite, Ayannah, Finch, Ticketstreet, dan terakhir Bukalapak.com. Dinahkodia oleh CEO Yusuke Amano, telah bergerak jauh diantara dua negera Jepang dan Indonesia. Salah satu startup sukses didanai oleh mereka adalah PT. Pricearea Andalan Prestasi, merupakan situs online perbandingan harga tanah di Indonesia.

Idea Box (ideabox.co.id)

Merupakan bentuk kerja sama Indosat bersama Mountain Partners AG dan didukung oleh Ooredoo Group. Fokus kepada startup telekomunikasi, media, dan teknologi. Entrepreneur akan mendapatkan program dari mereka selama 120 hari. Selepas program akselerasi, kamu akan mendapatkan pendanaan 100 ribu dollar dan diwajibkan meluncurkan satu produk ke pasaran.

Mitra dari Idea Box sendiri sangat lengkap loh. Ada Jakarta Founder Institute, Mobile Monday, Silicon Straits, Microsoft, Intel, Qualcomm, Cisco, dan Amazon. IB memang punya jaringan luas membuatnya jadi paling layak buat kamu coba. Bahkan bisa saja mencapai kancah global jikalau kamu memang punya satu produk andalan. Selain itu sosok- sosok dibalik Idea juga merupakan tokoh entrepreneur mumpuni.

Sebut saja Andy Zain, Sebastian Togelang, kemudian dari manca negaranya ada Arne Van Looveren, JP Ellis, dan lain- lain.

Gobi Partners (gobivc.com)

Berdiri tahun 2002 fokusnya mengambil pendekatan unik "investasi hipotesis". Maksudnya ialah berinvestasi mengikuti arah pasar berlaku. Mereka mengejar tren teranyar. Namun, masih didasari prinsip dasarnya, Gobi memang banyak bergerak di Tiongkok tapi juga menyasar pasar Indonesia. VC ini bergerak mengelola 5 pendanaan, punya enam perwakilan baik Tiongkok, Hong Kong, dan Singapura.

Fokus mereka juga investasi dikawasan Asia Tenggara juga. Digawangi oleh Avery Li, Bruce Yang, Filippo Huang, Ceres He, dimana mereka memilik komptensi dibidang keuangan dan investasi.

GEPI (gepi.co)

Kependekan dari Global Entrepreneurship Program Indonesia. Didirikan pada bulan Desember 2011, GEPI bertempat di DBS Tower Jakarta, mempunya kekuatan super ekstra. Lantaran didukung oleh pengusaha veteran yaitu Ir. Ciputra, Jakoeb Oetama, Chris Kanter, Shinta W. Kamdani, Guiseppe Nicolosi, dimana dari Ciputra Group sendiri terjalin suatu kerja sama -yakni CGI Ciputra GEPI Incubator. Selain mendukung startup juga memberikan pelatihan.

Konsepnya setengah tahun sekali CGI akan menerima startup kamu. Contoh- contoh startup sukses dikelola oleh perusahaan Ciputra ini antara lain Bornevia, Polatic, Wootag, Tripvisto, Wavoo dan lain- lain.

ANGIN (gepi.co/angin)

Bagian dari perusahaan diatas tapi merupakan bagian dari Angel Investment. Pertama di Indonesia Angel Investment Network ini telah menerima banyak aplikasi startup. ANGIN didirikan tahun 2012, startup -nya seperti BerryKitchen.com, Wangsa Jelita, Marguerite Nougat, yang mana diperkuat sejumlah pengusaha muda wanita seperti Mee Kim, Sheila Tiwan, Svida Alisjahbana, dan lainnya.

Rakuten Ventures (global.rakuten.com)

Merupakan bagian dari Rakuten Group, merupakan sebuah perusahaan investasi untuk bisnis tahapan seed atau pendanaan dan early stage atau awalan. Sudah berdiri sejak

Artikel Terbaru Kami