Jumat, 07 Agustus 2015

Kenapa Pengusaha Kaya Harus Ambisius

Artikel Bisnis: Bijak Entrepreneur Alibaba 


 
"Jika Kamu masih miskin di usia 35 tahun, kamu pantas!" Jack Ma
 
Ia lantas berkisah:

Sebelum menemukan Alibaba, dia mengajak 24 orang kawannya, mereka membahas tentang kesempatan bisnis macam apa. Ketika membahas dua jam lamanya -mereka sama- sama kebingungan. Tak menemukan apa rencana mereka. Jack Ma pun berinisiatif menyebutkan rencananya. Sebuah rencana bisnis mengalahkan raksasa Amazon. Apakah respon temannya? 23 dari 24 orang menolaknya...

Alasannya terutama bahwa ia tidak tau sama sekali soal internet.

"Kamu tidak tau apapun tentang Internet, dan paling utamanya, kamu tidak punya modal awal membangun startup untuk ini.bla.bla," kenang Ma.

Cuma ada satu teman baiknya yang bekerja di Bank. Responnya pun standar menurut kami. Intinya kalau kamu mau mencobanya, cobalah. Jika apa yang kamu kerjakan tidak sesuai, kembali lah ke tempat semula. Ma memikirkan perkataan sok bijak ini. Terus, hingga pagi tiba, ia memutuskan mengerjakan Alibaba meski 23 orang temannya menolak.

Ketika memulai Alibaba ada penolakan keras dari keluarga dan teman. Mengingat kembali, masalah utama seorang Jack Ma bukanlah kepercayaan diri, tapi ketidak tahuan dan dorongan untuk menyerah dari orang disekitarnya.

"Tidak masalah apa yang seorang lakukan, apakah gagal atau kesuksesan, pangalam itulah nilai dari kesuksesan itu," pikirannya mencoba merasionalitaskan kegilaannya.

Kamu miskin, karena kamu tidak punya ambisi. Bayangkan jika ide cemerlang itu tanpa didasari hasrat lebih besar dari keinginan bahkan mendekati obsesi. Itulah kami sebut ambisi sebuah obsesi terarah yang punya tujuan kedepannya. Ambisi memiliki idealisme. Punya tujuan besar kedepannya dalam hidup seseorang yang harus dicapai. Maka:

1. Kamu miskin karena tidak ada hasrat buat hidup kaya
2. Kamu miskin karena tidak punya pandangan jauh'
3. Kamu miskin karena tidak bisa melawan kepengecutan mau
4. Kamu miski karena kurang keberanian dan fokus (determinasi)

Kenapa harus ambisius, dikutip lebih dalam lagi, bahwa ada tiga poin kenapa harus ambisius:

1. Dengan ambisi akan melawan ketidak percayaan diri dan memaksimalkan potensi
2. Dengan ambisi kamu bisa tahan banting, terus belajar hal baru membangun perfeksionis
3. Dengan ambisi kamu bisa menolak keanehan, menciptakan keajaiban tidak semua orang bisa.

Tulisan ini dikutip dari artikel di Asianentrepreneur.org, dimana penulis aslinya lengkapnya bernama Zach Ho dari Vulcan Post. Menurut kami, pengusaha ada baiknya membedakan ambisi dan obsesi, obsesi itu beda sama ambisi loh. Ambisi punya cara, tujuan, dan dorongan sama besarnya dengan ambisi. Bedanya obsesi itu akan merusak jika gagal sementara ambisi adalah bisa menahan diri; meski gagal.

Artikel Terbaru Kami