Rabu, 15 Juli 2015

Jualan Jam Tangan Kayu Berkat Kaskus

Profil Pengusaha Deny Timothy



Ide bisnis jam tangan kayu nampakanya sudah menggeliat. Di Indonesia sendiri, mungkin kamu pernah juga mendengarnya, tapi apakah kamu sudah mendengar nama Deny Timothy. Pengusaha muda asal Universitas Prasetya Mulya mencoba peruntungannya. Melalui bisnis jam tangan kayu bermodal kekuatan asli Indonesia. Mahasiswa tingkat akhir memberi nama produknya Zwagery.

Pemuda 21 tahun ini secara khusus membidik "booming" -nya jam tangan kayu. Selain itu, ia mengaku suka akan produknya karena unik dan punya nilah tambah. Dikutip dari laman detikFinance, secara khususnya ia memilih menggunakan kayu ulin; bukannya kayu jati. Perihal tersebut ada alasan khusus ternyata. Menurut penjelasan Denny ini lebih kuat dibanding kayu lain.

Bahkan, ia berani menyebut ini lebih kuat dibanding kayu jati, ya kuat mana antara kayu ulin dan jati masih diperdebatkan.

Menurut sebuah sumber disebutkan bahwa kayu ulin lebih kuat. Katanya nih di Kalimantan sana, kayu ulin kecil aja udah punya seritifikan pemilikan. Kayu khas Kalimantan ini disebut- sebut dijamin kuat. Terbuktinya dari penggunaan kayu ulin sebagai bahan utama pembuatan rumah. Untuk masa tumbuhnya itu butuh 100- 300 tahun hingga dipanen. Denny melihat betul potensi tersebut. Ia tak mensia- siakan.

"Kayu ulin kenapa kami pakai? Kelasnya itu diatas kayu jati, harganya juga diatas kayu jati," jelas Denny ke awak media.

Bahkan ini lebih kokoh dibandinng kayu jati. Proses pembuatannya dikerjakan serapi mungkin. Hingga bisa jadi terlihat seperti jam tangan sungguhan. Yah, memang jam tangan sungguhan, dibuktikan dengan pemilihan mesin jam tangan asal Jepang Miyota.

Bermula di tahun 2013, bersama empat orang temannya, modal awalnya sekitar 35 juta. Bermodal segitu ia bisa mempekerjakan 3 orang ahli. Bersama mereka mambangun pusat produksi jam tangan kayu. Dimana berpusat di Bantul, Yogyakarta. Disana, Denny menghasilkan 3 produk premium seharga Rp1,3 juta, Rp.1,4 juta, dan Rp.1,5 juta. Mahal memang tapi buktinya menghasilkan untung.

Produknya bisa terjual sangat tinggi hingga 20- 30 unit.

"Kasarnya itu sendiri sebulan itu paling rendah ada 15 permintaan 15 unit tetapi peaknya (puncaknya.red) bisa 20- 30 unit," jelasnya.

Pasaran luar negeri juga sudah meliriknya. Tapi Denny tampak masih pikir- pikir lagi. Peminatnya datang dari Eropa, Jepang, dan Australia. Unik memang uniknya produk jam tangan kayu buatannya. Bagi kamu bisa saja mencontoh kisah sukses Denny, sang pengusaha jam kayu.

Catatan: penulis menemukan postingan Denny Timothy di sudah Kaskus. Seperti halanya kisah sukses sang pengusaha ikan hias. Menggunakan akun bernama glescio, ia kala itu, ketika tread -nya dibuat tengah cari- cari mekanik buat produknya. Saat itu, Zwegry dijelaskannya sebagai jam tangan artistik berbahan kayu di sebagian.

Ia mencari- cari mekanik. Dari Tangerang, Jepara sebagai pusatnya ukir kayu, tapi belum dapat- dapat juga. Denny tak pantang menyerah loh. Didukung oleh para Kaskuser membuatnya semangat. Ini bisa jadi contoh apik buat kamu pengusaha muda mencari bantuan. Kontak person kala itu bisa dihubungi adalah: Nomor HP yaitu 0898 6688 717 dan Pin BB 26D15C4B.

Artikel Terbaru Kami