Kamis, 28 Mei 2015

Kesalahan Warren Buffett Menurut Peneliti

Artikel Bisnis: Kebiasaan Orang Kaya Nyata



"Kesalahan kata bijak Warren Buffett," inilah yang tengah diangkat oleh seorang kontributor di Business Insider. Kami akan membahasanya. Dengan gaya tulis berbed kami, penulis akan mencoba menceritakan ulang apa- apa yang ditulisnya. Kontributor itu bernama Thomas C Chorly yang ternyata adalah penulis buku best seller. Namanya dikenal sebagai Tom Corly penulis buku yang berjudul Rich Habits: The Daily Success Habits of Wealthy Individuals.

Menurut pandangannya ada beberapa ciri sama seorang kaya raya. Dan, menurut pandangannya apa yang dikatakan Buffett tidak lah selalu tepat, loh kok?

"Tempatkan semua telur anda dalam satu basket, tapi awasi basket itu benar- benar," -Warren Buffett

Menurut Corly kata bijak diatas bukanlah kebenaran.

Dia kemudian mengambil contoh ayahnya sendiri. Seseorang yang punya kekayaan, orang kaya, yang mana kehilangannya dalam semalam. Corly menyebutkan: bisnis itu hancur karena semua apa yang dia punya ditaruh di rumahnya. Mereka tinggal dikawasan elit dimana juga merupakan satu- satunya harta. Ayahnya tak punya simpanan atau investasi tambahnya. Dan, akhirnya, suatu ketika ketika kekayaan itu hilang, hilang pula satu basket penuh usaha milik ayahnya.

Corly kemudian mengadakan aneka penelitian. Selama lima tahun, ia telah meniliti dan mendokumentasikan 233 orang kaya dan 128 orang miskin. Ada perbedaan dalam hal prilaku diantara keduanya.

Kembali ke ayahnya, dia tinggal di rumah cukup mewah, setara angka $3 juta, atau jika dihitung sekarang seharusnya bisa senilai $20 juta. Rumah ayahnya kemudian hangus terbakar dan kehilangan semuanya dalam semalam. Dalam pemikiran penulis ini hanya perumpamaan bahwa samua kekayaan. Semua milik ayahnya yaitu semua bisnisnya dipertaruhkan menjadi sebuah rumah mewah yaitu gaya hidup; tidak ada simpanan atau investasi bentuk apapun.

Nyatanya ayahnya bukan Warren Buffett. Ia mendapatkan banyak pelajaran bahwa, ketika suatu malam sang ayah mulai bercerita tentang apa dilakukannya dan bahwa dia menyesal  -andaikan saya memiliki lebih dari satu basket. 

Corly belajar bahwa setiap orang kaya memiliki banyak basket atau banyak sumber pendapatan. Dan, fakta Warren Buffett meski memiliki satu perusahaan, dia telah menginvestasikan beberapa investasi kecil dan besar di aneka perusahaan. Tak percaya? Klik link diatas, dibawah foto diatas, ada link yang menuju ke biografi Warren Buffett.

Hitungannya dari banyak orang kaya:

1. 65% setidaknya punya tiga sumber
2. 45% setidaknya punya empat sumber
3. 29% diantaranya bahkan punya lebih dari lima

Mereka menaruh kekayaan mereka untuk menghasilkan lebih banyak sumber kekayaan lain. Jika terjadi masalah yang menimpanya. Jika satu basket itu berlubang, yang lainnya bisa datang menambal, memperbaiki dan juga akan menolong gaya hidup mereka. Sementara itu mereka yang miskin, hanya  punya satu sumber pendapatan -pekerjaan mereka. Maka jikalau mereka kehilangan pekerjaan, ketika itu, mereka akan pindah rumah dan akhirnya harus tinggal dengan saudara.

Kamu harus berinvestasi untuk mengamankan aset. Dan, jikalau kamu kehilangan satu pekerjaan, kamu akan bertahan untuk membangun kembali. Ingat jika kamu menaruh telur (uang) dalam satu sumber pendapatan yakni pekerjaan. Cuma untuk memenuhi kebutuhan, tanpa menabung atau berinvestasi, meski kamu akan naik jabatan dan naik gaji. Ketika basket itu berlubang maka uang akan mengalir turun; hilang tanpa tersisa.

Berikut cara bagaimana kamu menghasilkan uang dari basket lain:

1. Menabung, menabung, menabung yaitu menyisihkan 10- 20% dari pendapatan bersih (sudah dipotong pengeluaran ini- itu) pertahun.

2.  Perluas cakupan mu. Mulailah Kerjakan bisnis sampingan atau pekerjaan sampingan yang menghasilkan uang.

3. Menciptakan basket lain. Ambil tabungan dan penghasilan tambahan di point satu dan dua, alihkan ke bentuk investasi yang menghasilkan pendapatan pasif, seperti properti, rental, saham, reksadana, deposito, surat hutang negara, atau juga bisa dalam bentuk asuransi.

Cara lain adalah bekerja sama dengan orang lain. Kemudian bersama membangun portfolio dari keuangan sendiri. Seperti kerja sama dibidang gas alam, minyak, gas bumi, properti, ataupun bisa berupa penyeawaan kapal atau apapun. Menurut penulis sendiri tiga point diatas adalah sebuah tahapan. Jika kamu mau benar- benar kaya maka tidak bisa cuma menabung di Bank. Atau, kamu juga tidak bisa cuma memiliki satu- dua sumber pendapatan sampingan; investasi menciptakan pendapatan pasif adalah kepastian.

Mulailai membuat sumber pendapatan pasif sebanyak mungkin. Bukan cuma pekerjaan sampingan ataupun bisnis sampingan atau sekedar menabung itu kiranya. Bekerja sama dengan orang lain, membangun portfolio bisnis kamu sendiri. Semua itu bisa kamu pelajari lebih lanjut jika membaca buku karya pembicara, ahli finansial, Tom Corly dalam bukunya tersebut diatas. Di umur sembilan, ketika itu keluarganya adalah multi- jutawan tapi dalam semalam, usaha milik keluarganya itu hilang.

Website: richhabits.info

Artikel Terbaru Kami