Kamis, 23 April 2015

Jadi Kaya Berkat Hipnoterapi Diri Sendiri Menjadi Pengusaha

 
Sudah bekerja sebagai ahli hipnoterapi tak mambuatnya berpuas diri. Adalah mimpinya sedari kecil agar bisa jadi seorang kaya raya dan punya hunian berkualitas baik. Hal lain adalah keinginan untuk menciptakan hunian berkualitas berharga miring untuk setiap orang. Apakah bekerja menjadi seorang hipnoterapi itu rugi? Tak ada ruginya, ini adalah sebuah batu loncatan, justru dari menjadi ahli hipnoterapi membuatnya jadi lebih berani.

Sambil bercanda disebut artikel, wanita bernama lengkap Nathalia Sunaidi ini, berkata renyah justru semua karena hipnoterapi. Berkat hipnoterapi dirinya yakin menjadi pengusaha properti. "Saya menghipnoterapi diri saya sendiri untuk menjadi pebisnis dibidang properti," selorohnya.

Nathalia adalah pengusaha pimilik Rotterdam Property dan Samara Dana Properti. Salah satu proyek yang digarapnya ialah Rotterdam Residence di Jatiasih, Bekasi. Rumah- rumahnya itu akan dijual seharga Rp.200- Rp.300 juta per- unit. Padahal jika ditaksir harganya seharusnya mencapai 400 juta. Perempuan 33 tahun ini pun tak melepaskan karirnya sebagai ahli selama 10 tahun. Salah satu yang menjadi pendorongnya adalah hobinya untuk membaca biografi- biografi orang sukses.

"Kalau mau menghasilkan banyak uang, jadilah developer," ungkapnya kepada Okezone.

Lata belakang Nathalia adalah pendidikan akuntansi. Dia mendapatkan ilmu properti dari banyak buku yang dibacanya. Dia mengaku menggunakan hipnoterapi sebagai medianya. Gunanya untuk meruntuhkan mental block dari alam bawah sedarnya. Atau, rasa takut untuk memulai sebuah bisnis dan juga bagaimana agar ia bisa tenang dalam mengambil keputusan. Jadi jika ditanya pilih mana antara menjadi pengusaha atau jadi orang ahli; jawabannya bisa dua- duanya.

Faktor bahwa harga properti akan selalu naik menjadi satu alasan lain memilih menjadi pengusaha properti. Disisi lain, lebih mudah baginya untuk membagi waktu disela- sela mengajar, sambil mengajar menawarkan sebuah kesempatan investasi bukannya bagus.

Bisnis properti


Berbisnis properti merupakan cara mencari sahabat. Properti sangat bersahabat dengan uang kita. Dalam satu penjelasannya bahwa properti menjaga harga kita. Dibanding berinvestasi emas yang kini tengah turun -berbisnis properti bisa bertahan hingga hari tua. Secara beriringan dirinya bekerja sebagai ahli hipnoterapi, selai itu juga pemilik bisnis properti. Keduanya tak ada yang ditinggalkan masih berjalan hingga sekarang. Tercatat ia juga menjadi pengajar hipnoterapi selai membangun properti.

Soal properti Nathalia, dalam tiga tahun terakhir, berhasil menjual berbagai macam hunian. Dari Rotterdam Residence, adapula business center bernama Rotterdam Business Center di Tangerang, kemudia Rotterdam Depok Residences, Birmingham Village di Bekasi dan Calabasas Residence di Jati Asih. Tak hanya berhenti di hunia dan pusat perbisnisan, Nathalia juga mengembangkan proyek besar, sebagai contohnya ada Benoa Bay Sand di Tanjung Benoa, Bali.

Proyek Benoa Bay Sand sendiri adalah proyek dua menara yaitu kondotel dan apartemen. Kedua menara tersebut berisi 700 unit apartemen dan kondotel.

Ketika masih kecil ada sebuah pengalaman menarik kenapa memilih properti. Dahulu, Nathalia kecil tinggal di sebuah rumah sederhana, sebuah rumah yang terletak di jalan sempit. Dia ingin menjadi seperti mereka para orang kaya. Punya sebuah rumah merupakan mimpi terbesarnya. Sebuah rumah ditempatinya di sebuah gang sempit. Yang mana mobil tak muat untuk masuk ke dalamnya. Pokoknya kala itu Nathalia cuma ingin jadi orang sukses; orang kaya.

Disaat bermain bersama teman. Gadis kecil itu selalu berhenti di depan rumah mewah. Setiap kali ada rumah besar selalu saja membuatnya terkesima. Dia ingin anak- anak seperi dirinya tinggal di hunian macam itu. Tempat yang terlihat nyaman yakni lanta berupa marmer. Ia pun bertekat ingin memiliki rumah besar dan ingin membuat banyak orang mampu menjangkaunya. Melalui hipnoterapi Nathalia menemukan jalannya agar bisa lebih percaya diri. Disisi lain, ia mulai merintis sedikit- demi sedikit bisnisnya melalui properti.

Website pribadi: www.nathaliasunaidi.com

Artikel Terbaru Kami