Jumat, 17 April 2015

Pelajari Pengalaman Sebelum Merugi Karena MMM Indonesia


Analisa Kontan atas kasus MMM


Seperti sudah ditulis diartikel sebelumnya MMM Indonesia merupakan produk turunan. Dari Rusia, bisnis yang awalnya bernama Mavrodi Mondial Moneybox berkonsep saham. Dimana tak ada hubungannya dengan konsep membantu manusia sama sekali. Awalnya, ini merupakan pure- bisnis atau investasi yang bermodal kupon saham atas usaha yang dijalankan perusahaan induknya.

MMM yang kemudian berubah menjadi Manusia Membantu Manusia pada dasarnya sama saja. Sama- sama menerapkan konsep Piramida yang berarti yang diatas yang terkaya. Semakin banyak kamu mencari orang dibawah kamu maka kamu akan mendapatkan banyak untung. Bedanya di konsep terbaru Manusia Membantu Manusia tidak tampak piramida. Tapi apakah akan bertahan atau berujung pada Ponszi scheme? Yang berarti menggunakan dana dari pendaftar baru untuk membayar peserta lama?

Berbicara tentang perputaraan uang dalam MMM ini. Kontan telah membahasnya di tabloid mingguan milik mereka, pada Juni 2014 silam. Dalam artikelnya menceritakan pengalaman seorang pria yang adalah leader MMM Indonesia. Bedanya dia adalah leader suatu MMM tapi berbeda dengan apa yang ada di iklan kita sekarang. Dimulai sejak di Rusia beberapa anggota MMM mencoba membenarkan konsep mereka. Bahkan membawa- bawa konsep ideologis dimana mereka menentang sistem ekonomi dunia.

Dalam hal ini uang kertas untuk transaksi menggantingnya dengan 'saham'. Sayangnya, sejak awal beriklan yang namanya MMM selalu soal uang, dimana alasan ideologis tersebut seolah diacuhkan atas nama cuma membantu manusia. Siapa yang butuh uang? MMM pada akhirnya butuh uang bukan, tidak ada alasan yang ideologis pada akhirnya.

MMM Indonesia


Diperkenalkan sejak 2012, aktifitas MMM sudah menyebar, utamanya menuju negara- negara di kawasan Asia. Yang paling nge- hit adalah MMM India yang katanya jadi salah satu terbesar. Pada Oktober 2012, ada seseorang bernama Robertus Julyanto bertemu seorang Leader MMM asal Ukraina (pecahan Rusia). Ia yang bisa berbahasa Inggris mulai bercerita tentang MMM. Pada saat itu, MMM baru saja dimulai lagi oleh sang penggagas, selepas dirinya keluar dari penjara.

Pada Januari 2011, secara terang- terangan Mavrodi meluncurkan sistem piramida, sebuah bisnis piramida yang lebih modern. Mungkin terinspirasi kisah sukses mata uang crypto- currency macam Bitcoin. Ia kala itu tak lagi menjual saham atas nama saham perusahaan lain. Ataupun, seperti bisnisnya di Stock Generation yaitu saham virtual. Terus memperbarui sistemnya memasukan ideologi anti- kapitalis dan sistem keuangan yan dianggap bobrok.

Dalam bisnis terbarunya MMM- 2011 menawarkan apa yang disebutnya Mavro currency system. Ia secara gamblang menyebutnya sistem piramid, menyebutnya "skema terbuka, tidak lebih... dimana orang akan saling memberi uang. Tanpa alasan!. Sementara dirinya menyebut anti- uang pada kenyataanya ia membutuhkan uang untuk menjalankan bisnis barunya tersebut. Meski disebut berbagi, nyatanya, ada keuntungan yang bisa kamu yaitu 30% dari setoran.

Mavrodi menyebut alasan diluncurkan bisnisnya untuk menghancurkan sistem finansial kita. Menggantinya dengan sistem Piramida layaknya Firaun yang duduk enak diatas. Lalu siapakah sang Firaun? Ia pun lanjut bahwa sistem kita tidak adil karena keadilan ada di puncak piramida, untuk itulah dibutuhkan sistemnya yang menggantikan sistem tersebut. Secara terbukan MMM- 2011 merupakan Ponzhi scheme pertama yang tidak ada dalil aling- aling.

Sementara itu,di Rusia, sistem Piramida bukanlah ilegal menurut hukum. Pada 2011, dia meluncurkan MMM di kawasan India, yang mana bermotif primida skema secara gamblang! Dia bahkan berharap ada ekspansi ke kawasan Eropa Barat, Kanda, sampai Amerika Latin. Di Mei 2012, ia menutup usahanya ini dan tidak ada lagi payout!

Diulas oleh Kompas, pada 19 September 2014, Mavrodi secara terbuka meminta restart atau bisnis ulang. Setelah tak ada lagi payout dalam artikel tersebut ia meminta peserta menyetor lagi. Meski telah merugikan jika diakumulasi mencapai miliaran; beberapa orang tetap optimis. Ada setidaknya 1,6 juta akun yang aktif di laman web resminya mmmindonesia.com. Setoran yang berkisar minimal 100.000, dengan uang sekecil itu, uang yang berputar adalah 1,6 miliar.

Meski ada yang khawatir akan gagal bayar lagi. Beberapa anggota lama justru senang. Meski mereka harus mengeluarkan uang lagi diawal sekali lagi. Mereka masih berharap bahwa uang akan berputar kembali yang berasal dari anggota baru yang baru masuk. Pada gilirannya maka para peserta lama akan melihat rekening mereka itu terisi kembali setelah 'mengajak' member baru masuk.Ada seorang pagawai Bank Swasta bernama Berliana yang menanggapi hal ini. 

Dia merasa cukup getir antara rasa lega dan bingung setelah mendengar video Mavrodi tersebut . Pasalnya ia sudah tidak punya uang lagi.

"Saya sulit melakukan PH (setor) karena tidak punya uang. Tambah sulit lagi, meyakinkan member yang ada di-downline saya. Wong uang yang awal kami setor saja belum kembali kok disuruh setor lagi. Terus tidak ada jaminan (uang kembali) kan," katanya.

Adalagi Rudi yang kala itu tenang karena si bos besar turun gunung. Dari video tersebut setidaknya bisa lah membuat downline -nya jadi tenang. Ia yang berprofesi Manajer ini merasa sedikit tenang karena beda dari Berliana; ia punya modal. Ketika video tersebut muncul ia langsung menghubungi downline -nya untuk siap- siap membayar storan baru.

Kembali ke sosok Robertus Julyanto yang merupakan penggagas MMM (asli) di Indonesia. Resmi bergerak pada 26 Januari 2013, MMM Indonesia saat itu barulah punya 50 orang anggota, dan terus bertambah dengan konsep lebih ke komunitas. Dibawah Robert setidaknya ada 685.000 orang yang harus mencari- cari orang baru. Sementara dirinya bisa duduk tenang ketika ditemui oleh pawarta Kontan di Senayan, pada 28 Mei 2014.

Adapula Leader lain atau firaun lain yang menggunakan basis MMM asal negara lain. Sementara itu sosok Robert adalah Leader paling besar kala itu. Dimana ada 685.000 akun dibawahnya yang mendaftar lewat nomor ponsel, email, dan rekening bank. Setiap orang bisa saja punya lebih dari satu akun. Tapi awas jika ketahuan dari akunnya di situs lebih dari satu bisa dibanned. Uang partisipan tetap ada pada rekening masing- masing.

Tak ada pembelian atau penjualan apapun. Cukup meminta bantuan dan kewajiban memberi bantuan begitu seterusnya. Agar diminati ada bonus tentunya bagi anggota baru. Teknis pendaftaran MMM Indonesia: kamu menyodorkan uang minimal 100.000 atau maksimal 10 juta. Dimana uang tersebut disebut uang Provider Help (PH) yang disalurkan ke anggota lain yang sudah lama. Sebagai pesarta uang pangkal ini merupakan syarat wajib agar bisa mengajukan Get Help (GH).

Soal Get Help ada syaratanya juga yakni tidak boleh lebih dari setoran kamu. Nilai GH ini tidaklah boleh lebih dari setoran kamu diawal. Setelah memberikan bantuan atau PH, setelah 40 hari, giliran kamu bisa meminta bantu. Ingat nilainya harus sama besar dengan uang bantuan kamu. Tapi, asiknya, kamu akan mendapatkan tambahan 30% dari nilai PH ujar Robertus. Uniknya proses tersebut cuma bisa dijalankan di dalam sistem.

Sistem yang dikembangkan oleh Mavrodi dan timnya. Sistem keuangan tertutup yang mana cuma mereka yang ada di Rusia tau dimana ujung pangkalnya. Sistem yang mana setelah kamu terkonfirmasi sukses untuk mengirim PH bisa melakukan transaksi via SMS atau email. Layaknya sebuah online store yang sudah ada mata uang sendiri. Soal penerima dana nanti bisa siapa saja, bisa saja orang yang dikenal si peserta baru. Ada bonus referral senilai 10% oleh jumlah PH yang dikirim oleh orang yang kamu rekrut.

Di Indonesia sendiri level tertinggi, katanya, berlevel Manajer 100.000. Artinya jumlah peserta dibawahnya ada antara 100.000 sampai dibawah 1 juta. Orang yang kakinya paling banyak yakni Manajer 1 juta yaitu sang pendiri MMM sendiri yakni Sergey Mavrodi, dimana menurut Robertus, ini bukanlah perusahaan yang berbasi investasi (sekarang).

Kerja keras


Salah satu kriteria paling nyata dari Piramida adalah kamu harus bekerja keras. Salah satu yang baru saja masuk, sebut saja Ama, menurut Kontan dirinya merupakan peserta asal Cirebon. Ia mengaku sudahlah melakukan PH dan tidak menerima GH sudah sejak lebih dari sebulan. Padahal dirinya sudah mentransfer uang untuk Provide Help. Ama belum mendapatkan untung pertama kali sejak memberi bantuan, ditambah, uang 30% dari PH.

Ama mencium gelagat mencurigakan karena adanya PH massal senilai 100.000. Padahal, ia dan 18 orang yang kesemuanya keluarga belum sama sekali kena bantuan. Total uang yang dikeluarkan adalah Rp.135 juta dana dari kelompok keluarga ini. Dalam konsep PH massal tersebut, seperti diatas, semua orang harus me- restart yaitu membayar PH kembali. Yang mana bahkan kelas Manajer juga kena meski Manajer 1.000 atau sudah punya 1000 orang peserta dibawahnya.

Proses restart yang penulis jelaskan diatas sudah terjadi pada akhir 2014 -an. Saat itu tidak cuma yang ada dibawah seperti Bu Ama yang kena korban. Seperti ditulisan diatas bahwa para manajer juga kena restart atau harus memasukan uang PH kembali. Uniknya, kali ini, dimana spesifikasinya ada Manajer 10 dan dibawahnya harus membayar PH senilai Rp.1 juta per- bulan. Lalu, Manajer 1.000 yang juga diwajibkan untuk setor senilai Rp.5 juta per- bulan.

Bagi Dedi salah satu nasabah ini saatnya berarti mengeluarkan uang. Ia katanya sudah mengeluarkan 7,5 juta untuk sesi restart tersebut. Dedi sendiri adalah Manajer 1.000 atau membawahi 1.000 orang. Soal apakah beda tiap jabatan mengeluarkan uang; kami tak tau pasti. Yang pasti kemungkinan proses restart tersebut juga berarti semua jabatan akan keluar uang sesuai seberapa tinggi posisinya. Masalahnya apakah ini akan berefek pada Robertus yang sudah Manajer 100.000

Apakah pria yang katanya jadi yang tertinggi dipucuk MMM ini mengeluarkan uang miliaran rupiah. Uniknya MMM masih sempatnya mengeluarkan biaya iklan di televisi. Yang mana kita tau angkanya bisa mencapai miliaran rupiah, lantas uang dari mana? Tentu dari hasil restart untuk menjaring peserta baru yang mendaftar jadi anggota. Padahal untuk Bu Ama saja belum terbayar tuh semenjak dirinya bergabung sekitar Juli 2014 lalu.

Sejak awal Maret 2015, usaha MMM mulai merambah ke sosial media, salah satunya ya melalui aplikasi WhatsApp Petinggi MMM di Indonesia sekarang Firdaus Bawazir mengakui agresifitas usahanya. Meski bukanlah bada usaha karena tak tercatat melalukan bisnis apapun; MMM mampu. Mereka mampu seperti perusahaan beriklan miliara rupiah di media masa non- internet. Dana tayangan tersebut menurut Kontan diakui berasal dari dana anggota.

Ia bahkan berani mengklaim 5 juta member telah aktif MMM. Analisa lengkapnya klik sini ya.

Artikel Terbaru Kami