Selasa, 24 Maret 2015

Penemu CyanogenMod Membajak Android $80 Juta

 
Apa itu Cyanogen OS atau CyanogenMod?

CyanogenMod merupakan Android itu sendiri. Lebih tepatnya seperti dikutip dari Hongkiat, Cyanogen itu adalah operasi sistem dalam operasi sistem. Atau disebut juga CM yang merupakan aplikasi bukan bawaan dari sistem Android, yang sengaja dikembangkan untuk merubah Android itu sendiri. Membuatnya lebih menarik, jernih secara interface, lebih banyak inovasi tak terbatas, dan ini gratis. 

Ditambah lagi oleh sang pencetus, Kirt McMaster sang CEO Cyanogen.Inc, meyakinkan para developer untuk mengembangkan Cyanogen mereka sendiri kelak. Merubahnya menjadi sistem operasi sendiri begitu kiranya dalam sebuah atikel di Android Community.

Cyanogen berasal dari dua kata -Cyanogen, yang berasal dari sang pembuat sistem Steve Kondik atau yang disebutnya Cyanogen dan 'Mod' berarti memodifikasi. Yang berarti bisa berari CyanogenMod adalah untuk memodifikasi firmware (dari Android) yang dikembangkan oleh Cyanogen (Steve Kondik) Awalnya, ini merupakan proyek memodifikasi sistem Android oleh tim Cyanogen.

Semuanya berawal di tahun 2009, ketika Google 'menyuguhkan' open- source -nya untuk diolah. Mereka bebas untuk mengolah sistem Android menjadi lebih baik. Jadilah sebuah tim yang digagas dua orang yaitu McMaster dan Kondik memulai karirnya. Yang menarik karena proyek bernama Android Open Source Project atau AOSP, membolehkan keduanya untuk membuat, menginstal, dan masuk ke sistem root -nya Android.

Mereka merubah tampilan dan cara kerjanya bisa sampai 90%. Bahkan McMaster mengindikasikan akan masuk lebih dalam untuk 100%. Ia menyebut misinya setelah Cyanogen mendapatkan sokongan dana senilai $80 juta. Yang menarik bukanlah Microsoft atau Google yang mendanai tapi Twitter. "Kami menempatkan peluru di kepala Google, " ia menyatakan percaya diri.

Setelah tumbuha berkembang para pecinta Cyanogen hadir. Mereka para CyanogenMod Team.

Android OS vs Cyanogen OS


Jika sebelumnya Cyanogen cuma hadir untuk memodifikasi. Kali ini, seperti rencana semula, didirikan pada 2013 Cyanogen.Inc, oleh Steve Kondik fokus untuk menghadirkan Operation System sendiri. Menjadi pilihan ketiga sebelum Microsoft resmi meluncurkan OS mereka sendiri. Sementara Microsoft membangun Windows Phone jadi Windows 10, maka disini Cyanogen tengah merubah Android dengan Cyanogen. Bukti nyatanya adalah produk smartphone OnePlus One.


OnePlus One merupakan smartphone Android rasa Cyanogen pertama. Di pasaran, meski kalah dengan pamor Android, OnePlus ternyata mendapatkan pasarnya sendiri. Semua berkat Android yang mengijinkan sistemnya diobrak- abrik. Salah satu yang paling populer adalah modifikasi Cyanogen atas sistem navigasi, tombol, profil, tombol status, dan seting cepatnya (lihat artikel asli)

CyanogenMod juga menghadirkan sistem privasi berbeda, yaitu sistem Privacy Guard, Global Blacklist, CM Account. Dimana Privacy Guard akan mengatur aplikasi apa saja yang bisa mengakses data kamu. Sebagai contoh kamu mendowload Facebook, maka, dengan Privacy Guard kamu bisa menolaknya untuk masuk ke sistem buku telephon kamu. 

Untuk Global Blacklist, kamu bisa mengblok dari pasan singkat sampai telephon. Kalau CM Account akan mencari dan meghapus perangkat secara efesien.

Sukses Cyanogen, kini, ide tentang membangun sistem operasi ke- tiga telah muncul. Namun, secara nyata, McMaster akan fokus mengalahkan Android dan iOS. Sedangkan cara terbaik menurutnya secara jujur yaitu 'membajak' Android. Membersihkannya dari inti dari Googel app, lalu menggantinya dengan sesuatu yang lebih kustom. Dimana kamu akan bebas menggunakan Visa atau PayPal bukan Google Wallet yang dianggapnya tidak lebih baik.

"Dalam dunia yang sempurna OS harus anda tahu saya akan menggunakan Spotify untuk musik (bukannya Google Music)," kata McMaster. "Saya harus bisa berbicara dengan telepon dan mengatakan 'Memutar lagu itu dan lagu akan bermain dengan Spotify. Itu tidak terjadi hari ini."

Cyanogen dimulai dengan 'membajak' Android. Membuatnya lebih kostum tanpa adanya aplikasi bawaan dari Google. Kamu tak perlu memaksakan diri untuk menggunakan layanan Google. Membuatnya lebih efektif lagi dibanding Android yang sudah 'efektif'. Jika CyanogenMod masih tersandar, maka kelak dari OS -nya, akan dipastikan lebih baik lagi. Ini merupakan sebuah tujuan bagi McMaster untuk melebur Android dan Cyanogen kelak menjadi satu yang berbeda.

Artikel Terbaru Kami