Rabu, 25 Maret 2015

Menangani Industri Konten Video Oleh Pendiri Vessel

 
Enam tahun yang lalu namanya merupakan hal besar di dunia web video.

Dia lah salah satu penggagas ide tentang layanan pesaing You Tube. Sukses situs Hulu didukung oleh banyak perusahaan lain dibelakang, sebut saja Yahoo, AOL, MSN, Comcast, MySpace dan Facebook. Berencana menjadi satu kerja sama dalam satu distribusi patner tanpa bergantung kepada You Tube. Saat itu, pada tahun 2007 -an, Jason Kilar, sudahlah merupakan pemain besar dalam bisnis.

Dia adalah seorang pengusaha muda. Pria kelahiran Pittsburgh, Pennsylvania, 26 April 1971 ini merupakan lulusan University of North Carolina dan pernah bekerja menjadi direktur perusahaan besar, Dream Works Animation. Kemudian selepas dari Hulu, dirinya mengumumkan satu lagi bisnis baru. Bisnis yang sama yaitu bisnis video seperti halnya Hulu.

Tahun 2014, Vessel muncul digadang- gadang sebagai tempat dimana bintang You Tube akan mendapatkan uang lebih.

Kilar fokus pada Vessel merupakan web video yang fokus kepada bintang You Tube. Fokusnya adalah agar membawa para bintang tersebut dalam satu layanan eklusip. Hari ini, merupakan konsep baru, dia memberi sedikit ilustrasi menganai konsep bisnisnya itu. Dia bahkan secara terbuka mengajak para pembuat film untuk masuk ke bisnisnya.

Ia berpikir kenapa orang menyukai bintang You Tube. Sebut saja sosok Higa Niga, Shane Dawson, atau mungkin Ingrid Nilsen. Mereka akan datang ke Vessel untuk video produksi mereka sendiri. Mereka ditawar dengan proyek layanan tiga hari sebelum You Tube. Maksudnya yaitu agar mereka membocorkan video mereka yang akan diupload untuk sejumlah uang untung 3 bulan sebelum diupload di You Tube.

Mantan CEO Hulu ini menawarkan perjanjian 'tiga bulan' sebelum video diunggah. Dimana setiap penggemar para bintang YouTube.com akan membayar $3 per- bulan. Lebih mendalam jika Hulu punya sistem iklan sendiri dan juga layanan berlangganan berbayar, Vessel juga sama, tapi Kilar fokus pada 'memakan' pasar milik You Tube langsung. Yap, beda Hulu yang bertarung total, website dan aplikasi yang rencananya akan diluncurkan tahun- tahun ini, akan memanfaatkan pamor You Tube sendiri.

Untuk para pembuat video kreatif, dia menargetkan lebih berhasil memasarkan produk mereka dari apa yang mereka dapatkan dari mengunggah di You Tube yang gratis.

Bisnis video



Bayangkan ia menawarkan pendapatan iklan Vessel untuk para pemain lebih fair. Ini lebih tinggi dari iklan dari Google Adsense di You Tube. Dimana para pembuat video kreatif di You Tube cuma memegang 55% pendapatan dari produk mereka. Jika dihitungkan You Tube akan memberikan $2 untuk per- seribu orang yang menonton videonya, dimana, Kilar membayar $50 untuk tiap seribu pengunjung di You Tube sendiri.

Sebagai catatan bahwa perusahaan You Tube punya 1,4 miliar pengguna, dimana dari mereka ada orang- orang yang ingin menghasilkan karya. Nah, inilah mereka yang disasar oleh Vessel melalui aplikasinya.

Sayang, meyakinkan para bintang You Tube bukanlah perkara mudah baginya. Pendekatan keras telah ia lakukan sampai menjanjikan satu bulan konten bukan tiga bulan. Menariknya karena Vessel tetap akan ada bonus untuk para bintang meski mereka masih di You Tube. Hasilnya Kilar mendapatkan cukup banyak kontrak untuk beberapa bintang You Tube sebut saja Dawson dan Nilsen, dan beberapa lagi.

Dia bahkan sudah punya perjanjian dengan perusahaan besar. Seperti perusahaan berita Time.Inc, yang punya banyak konten menarik lengkap dari bisnis, politik, bahkan kriminal. Tentu masihlah akan jadi sebuah perjalanan panjang untuk 'bayi' bisnisnya. Dia bersama sang petner sejak di Hulu, Rich Tom, akan terus bersinergi membangun layanan prima. Tentu semua didukung oleh perusahaan lain macam CEO Amazon, Jeff Bezos.

Hari ini, meruapakan launching pertama, yang mana para bintang akan mempromosikan Vessel. Ini terlihat cukup bagus sebut salah satu situs teknologi dunia, Recode.net. Meski terlihat bagus tapi masih ada kerguan tentang seberapa banyak penggemar bintang You Tube akan membayar. Berapa banyak mereka yang mau membayar sebulan sebelum sang bintang mengupload di channel You Tube -nya.

Artikel Terbaru Kami