Rabu, 04 Februari 2015

Manfaat Batang Pisang Buat Bisnis Kamu Oleh M. Shafiq


Ingin punya Al- Quran sendiri menghantarkannya menjadi kreatif. M. Shafiq kini sibuk menggeluti bisnis kertas. Kertas bukan sembarang kertas, tapi kertas- kertas yang dibuat dari batang pisang. Tidak hanya memberdayakan masyarakat tapi juga menjaga lingkungan. Pasalnya di daerah asalnya bagian batang pohon pisang ini jadi sampah. Bentuk tidak menarik, berair, dan tidak punya nilai ekonomi. Berbanding terbalik jika berbicara daun atau buahnya.

Batang pohon pisang ditempatnya, biasanya, langsung dibuang setelah diambil buahnya. Dibanding dengan daun dan buahnya yang bisa dijual, memang batang pisang cenderung diabaikan. Pria asli Boyolali, Jawa Timur, itu lantas menjelaskan dulu ia pernah bekerja di Yayasan Istiqlal. Sebuah tuga membuat Al- Quran raksasa, bersama temannya, mereka menemukan fungsi lain batang pisang. Dari batangnya itu bisa diolah menjadi kertas warna- warni.

Tidak cuma digunakan membuat Al- Quran. Kamu juga bisa membuat kertas kardo dari batangnya. Selepas keluar dari Yayasan Istiqlal Shaiq meneruskan penemuannya itu. Pria alumnus IAIN Wali Songo, Semarang, bersama beberapa temannya mendirikan usaha kertas daur ulang. Perusahaan unik fokus pada membuat aneka kertas dari batang pisang. Perusahaan berbendera Banana Paper ini membuat aneka kertas termasuk kertas kado yang elegan atau kartu undangan nan cantik.

"Awalnya pengin bikin Alquran yang ditulis sendiri, kemudian dari situ bikin usaha kertas daur ulang dari kertas koran bersama teman, tapi saya akhirnya resign dan mengkhususkan pada bahan baku pisang," ungkap Syafiq, saat dirinya ditemui di Pameran Inacraft 2013 Jakarta, ketika tengah memamerkan produk- produknya.

Banyak alasan mendorong dirinya mengerjakan bisnis ini. Selain fakta bahwa ini penemuan baru, tapi fakta bahwa di daerahnya, ia menemukan banyak batang pohon pisang terbengkalai. Alasan lain kenyataan bahwa masyarakat di sekitar rumahnya berpendidikan rendah. "Kampung saya banyak pohon pisang," selorohnya.

Kalaupun dipergunakan, orang menggunakan batang pisang secukupnya untuk bungkus rokok tembakau. Lalu Shafiq pun membeli sisanya untuk diolah kembali. Apa kelebihan kertas dari batang- batang pisang dibanding kertas biasa. Pohon pisang mengandung zat anti- air yang kuat sehingga tidak akan membutuhkan banyak bahan pengawet. Dia sendiri mendapatkan pengetahuan itu dari seorang teman.

Kertas daur ulang


Syafiq mengaku tidak pernah belajar khusus. Dia cuma belajar inti pembuatan kertasnya bukan prosesnya. Dijelaskannya ia telah mengantongi ilmu bagaimana kertas itu disaring. Tapi untuk saringan apa, bagaimana ia memprosesnya, bubur kertanya diapakan, semua itu dari otodidak. Dia mengaku semua belajar dari trial- error saja. Untuk membuat kertas ia akan mendatangi petani sendiri. Dibelinya seharga Rp.1.750 per- kg itu langsung ke para petaninya.

Dalam sebulan diakuinya membutuhkan 600kg batang pisang. Pewarnanya ada dua macam: pewarna alami dan sintetis. Guna menarik perhatian masyarakat kertanya biasa dihiasi. Syafiq menghiasi dengan daun- daun aneka bentuk. Bisa pula membuat hiasan sendiri berbentuk binatang, bunga, ataupun motif daun. Hiasan itu bisa pula diambil dari alam. Kertas Banana Paper terlihat unik karena coraknya aneka ragam.

Adapula yang dihiasai daun pohon kelengkeng, daun cemara, bougenvile, kupu- kupu, dan belang.

Dibutuhkan waktu bagi dirinya untuk sampai pada masa sekarang. Butuh lah waktu bagi pria kelahiran 7 November 1967 ini untuk memulai usaha. Dimulai dengan menitipkan produk lewat toko, mengikuti berbagai bazar, ataupun melalui jaringan pertemanan. Setelah jatuh bangun sebagai pengusaha pemula. Akhirnya usaha Bananan Paper di JL. Sadang Serang No.8 Bandung ini meraih pasarnya.

Dibutuhkan waktu 3 tahun jelasnya. Omzetnya bisa melonjak sampai Rp.300 juta per- bulan. Termasuk jika memasuki bulan Ramadhan. Produknya sampai ke Bali, Jakarta, ataupun Bandung tetapi juga Malaysia. Guna memenuhi kebutuhan dibutuhkan 10 orang dipekerjakannya. Dalam sebulannya ia bisa menghasilkan angka Rp.6.000- 55.000 per- lembar. Produknya juga termasuk bok- bok hias ataupun cover buku lucu.

Artikel Terbaru Kami