Minggu, 01 Februari 2015

3 Cara Menjadi CEO Muda Sebelum 30 Tahun


Menjadi sukses berarti kamu bisa menduduki posisi utama dalam suatu pekerjaan. Namun, secara umumnya, kamu akan membutuhkan waktu bertahun- tahun atau berdekade. Lalu bagaimana cara agar kamu bisa mencapai posisi tertinggi CEO atau Chief Executive Officer. Patutlah kita berkaca pada mereka yang sukses dengan bisnisnya sendiri. Mereka menjadi seorang eksekutif bahkan sebelum 30 tahun.

Sebuah wawancara eklusip bersama Matthew Jenkin dari The Guardian. Kontributor majalah kenamaan ini, tengah mewawancarai dua CEO muda. Ia berkesempatan mencari tau bagaimana menjadi CEO. Bahkan menjadi CEO sebelum mereka berumur 30 tahun. Yang pertama ialah sosok Danny Waters, 29 tahun, dari perusahaan Enterprise Finance. Kemudian yang kedua: Jonathan Samuels, 32 tahun, menjadi CEO dari satu perusahaan Dragonfly Property Finance di umur 28 tahun.

Secara garis besar ditulis oleh Business Insider. Ada 3 poin dar wawancara tersenbut. Bagaimana kamu bisa melompat jauh, bagaimana cara menjadi CEO sebelum berumur 30 tahun.

1. Pilihlah lingkungan yang benar

Carilah lingkungan industri yang mendukung apa yang kamu lakukan. Bukan seberapa tua kamu. Inilah satu kunci sukses, ucap Danny Waters, dimana dia menjadi CEO diumur 25 tahun. Jikalau kamu tak mampu bekerja dalam lingkup kamu sendiri dan tidak bisa tetap pada tujuan dan nilai, sebuah kesuksesan itu niscaya akan sulit. "Jangan pernah lupa siapa kamu sesungguhnya," sarannya.

"Ini benar- benar penting apakah kamu menikmati apa yang kamu lakukan. Karena jika kamu menikmati melakukannya, maka kamu cenderung untuk mencapai dan unggul dalam karir apa pun dimanapun kamu berada"

2. Ambil resiko

Ketika kamu masih muda, kamu punya sedikit beban untuk gagal daripada mereka yang tua, jadi manfaatkan itu. Inilah saran dari Jonathan Samuels, yang sukses jadi CEO di Dragonfly ketika masih 28 tahun. Ia juga menambahkan:

"Karena Konsekuensi kegagalan jauh lebih, kamu bisa bersikap lebih berani," katanya. "Tanpa keluarga atau hipotek menahan kamu, kamu dapat mengambil risiko yang lebih besar dan pergi untuk hadiah besar itu."

3. Minta penghormatan

Bukanlah gila kehormatan. Tapi sulitnya dilingkungan bekerja bersama dimana kamu akan bertemu merek yang lebih tua atau senior. Ini akan sulit jika kamu lebih muda dari mereka. Samuels menyebut kamu harus siap menseting otoritas kamu, dimana akan mendukung kamu. Akan ada saatnya selama negosiasi dengan pihak lain ketika orang lain terkejut atas usia kamu, "katanya. "Dalam pengalaman saya, mereka akan cepat merlupakan itu ketika mereka sadar bahwa kamu tahu apa yang kamu bicarakan." 

Buktikan nilai kamu agar rekan kerja lebih senior kamu akan mengenali kamu sebagai seseorang yang tepat.

Artikel Terbaru Kami