Selasa, 06 Januari 2015

Rahasia Chairul Tanjung Sukses Kerja Ikhlas

 
Chairul Tanjung lahir dari keluarga sederhana. Minatnya dalam dunia entrepreneurship sudah tumbuh jauh sebalum kesuksesannya kini. Di masa orde baru, surat kabar milik ayahnya mengalami pembredelan, saat itu ekonomi keluargnya terpuruk. Demi memenuhi kebutuhan kuliah, dia harus berjualan buku, stensil, kaos dan lainnya di kampus. Bisnis terbesarnya kala itu ialah ia sukses membuka usaha fotokopi.

Ya, seorang CT, atau Chairul Tanjung pernah seperti kita berbisnis seadaanya.Dia bukanlah tipe orang yang berhenti dalam satu bisnis. Seperti halnya karir. CT melihat bisnis berjenjang, jika kamu ingin jadi manajer, belajarlah penjualan. Dan jika ingin menjadi direktur, belajarlah bagaimana kamu mengatur tim. Bedanya dia melakukan semuanya secara otodidak.

Apa seorang lulusan kedokteran gigi diajari jadi pengusaha?

Lika- liku kegagalan berusaha sudah dilaluinya. Jika kamu ingin menjadi seperti dia, adakah kunci suksesnya. Dikutip dari bisnisukm.com, kami menemukan ada tiga kunci sukses yang diyakini milik Si Anak Singkong ini, yaitu:

Kerja keras

"Seorang pengusaha tidak boleh cengeng dan mudah menyerah," tegas Chairul Tanjung

Dia mampu melihat peluang apa yang ada didepannya. CT tak merengek mencari modal usaha. Buktinya dia memulai dari hal paling sepele, berjualan buku. Mulailah menjual apapun yang bisa dijadikan peluang. Nah, dari sana wajib hukumnya bagi pengusaha untuk menomor satukan kerja keras bukan modal.

"Kita kebanyaka makan mie instan, sehingga segala sesuatunya juga mau instan," ujarnya sembari bergurau.

Padahal baginya dia siap bekerja 18 jam untuk semua mimpinya. Mimpi yang bagi beberapa orang itu terasa berlebihan.

Kerja cerdas

Bekerja keras tanpa berpikir cerdas. Mustahil. Kamu adalah generasi entrepreneur, dimana bisnis itu ada di rencana kamu, bagaimana memulainya, dan apa yang ingin dicapai. Kamu harus berpikir cerdas atas apapun yang menjadi halangan. Kamu harus punya rencana, menciptakan ide segar, dan bagaimana mengatasi semua kendala.

Contohnya: bagaimana seorang Chairul Tanjung mendirikan Trans Studio. Yang kemudian disebut- sebut jadi taman bermain indoor terbesar di Indonesia. "Saya membeli masa depan dengan uang masa lalu," jelasnya di buku "Si Anak Singkong".

Kerja Ikhlas

Ketika kamu bekerja keras dan cerdas, maka serahkan hasilnya pada waktu. Setelah apa yang telah kamu kerjakan secara optimal, maka selanjutnya keputusan yang Maha Kuasa.

"Syukuri apa yang kita miliki, jangan pernah berburuk sangka terhadap kuasa-Nya, maka Allah akan menambahkan segala nikmat-Nya kepada kita," pesan Chairul Tanjung.

Ia selalu berpesan kepada setiap pengusaha untuk terus mensyukuri keberhasilan yang mereka dapatkan hari ini.

Artikel Terbaru Kami