Selasa, 20 Januari 2015

Pola Pikir Pertemanan Sehat Biar Sukses



Dengan siapa kamu bersama menghabiskan waktu. Apakah kamu memilih teman dengan berhati- hati untuk masa depan mu.

Ini kisah Robert Kiyosaki pernah mengikuti seminar dimana instruktunya menanyakan hal semacam ini. Kala itu 22 tahun lalu, atau lebih, dia diminta menuliskan enam orang nama. Nama orang yang paling banyak ia telah habiskan bersama kenangnya. Setelah itu sang instruktur berkata "Kalian sedang menatap masa depan kalian." Mereka meluangkan waktu bersemanya merupakan masa depannya. Begitulah kiranya ungkap sang instruktur kepada Robert.

Sekarang lakukan hal yang sama. Kamu, mulailah tulis nama enam orang itu yang paling sering hidup dengan mu. Tidak cuma teman kamu, carilah, dari teman, rekan kerja, pasangan hidup, anak- anak mu, grup mengaji atau grup sosial lain. Tung Desem Waringin yang berbagi kisah ini. Ia juga melakukan hal sama.

"Saya pribadi waktu mengerjakan tugas ini 6 tahun yang lalu, daftar nama saya didominasi rekan kerja. Sekarang setelah 6 tahun berlalu, kelima orang lain dalam daftar saya yang dulu masih menjadi teman baik saya, tapi kami jarang ketemu," ukap TDW.

Kisah pun berlanjut bahwa mereka enam orang itu sekarang hidup bahagia dengan hidup mereka. Lalu dia lantas berkata perubahan yang dia inginkan hanyalah melibatkan dirinya sendiri. Ya, apa kesenangan bersama mereka bisa jadi tak ada hubungannya dangan diri mu sekarang. Hidup mereka ialah hidup mereka. Jadi jika kamu menemukan orang yang tepat mungkin lain cerita.

"Perubahan saya hanya melibatkan diri saya, saya ingin merubah masa depan saya. Supaya berhasil mendapatkannya, saya harus merubah cara berfikir saya dan sebagai akibatnya juga merubah orang-orang yang menghabiskan waktu bersama saya," kenangnya.

Nah, ia pun menemukan apa yang menyebabkan kesuksesan itu. Menurut TDW kesuksesan itu:

1. Apapun yang dimasukan dalam otak kita
2. Siapa yang kenal kita

Robert dan dia tak pernah memilih orang dari finasial mereka. Mereka memilih dua tipe orang yang hidup di kemiskinan dan juga mereka yang sukses jutaan dollar. Maksudnya ialah belajarlah dari mereka secara sadar jangan cuma ikut senangnya. Memang ada orang yang memilih mendekati orang karena uangnya saja. Tetapi disebutnya TDW saat itu mencari pengetahuan mereka.

Dalam beberap kasus memang ada banyak orang memilih bersahabat karena uang. Tetapi tidak semuanya, dan Robert dan TDW bergumul dengan mereka yang sukses secara finansial. Namun, mereka tetap belajar bagaimana untuk tidak seperti mereka. Untuk tidak melakukan apa yang mereka lakukan.

Lalu banyak orang yang datang kepada orang yang sukses secara finansial. Apakah yang mereka cari ialah uang dan pekerjaan, salah, harusnya kamu ada didekat mereka yang kaya lantas mencari tau "bagaimana mereka bisa kaya". Berbagilah cerita bukannya menggantungkan diri kamu. Mungkin suatu saat mereka akan menularkan ilmu mereka atau mereka akan bersama merubah hidup kamu seperti mereka.

Temukan orang yang telah melakukan apa yang kamu ingin lakukan. Ajaklah mereka makan siang, mintalah nasehat dari mereka, mintalah bagaimana menjadi sukses. Tambahan dari kami: ketika kamu sukses jangan segan menempatkan diri kamu yang dimintai nasehat. Inilah konsep pertemanan sehat kiranya dalam sukses.

Artikel Terbaru Kami