Jumat, 02 Januari 2015

6 Perusahaan Teknologi Paling Disorot di 2014


Inilah Perusahaan Teknologi Menguasai Asia


Tahun 2014, jadi tahunnya perusahaan berbasis teknologi di Asia, tercatat banyak cerita. Ada cerita tentang IPO terbesar untuk ecommerce asal China, Alibaba.com. Adapula kisah startup smartphone asal China yang sukses mengalahkan pemain lama di dunia ponsel. Menjadi headline tak hanya di media dalam negeri sendiri. Tercatat pula di databese media Amerika seperti Techcrunch.com. Setidaknya 6 perusahaan tercatat disana.

Berikut 6 perusahaan teknologi yang sukes di 2014:

1. Alibaba



Ecommerce, terlihat basi ketika membicarakan the world most largest! Tapi kisah Alibaba.com ialah kisah logistik bertemu logistik. Perusahaan yang berbasis China ini fokus menjadi apa yang mereka andalkan. Yaitu logistik, bukanlah topik seksi menurut Techcrunch.com, jelas mereka. Di Mei, Alibaba fokus pada logistik dimana 10,3% sahamnya ada di Singapore Post Limited, dimana menjadi jalan bagi Alibaba menyasar pasar Asia.

2. Xiaomi


Startup smartphone asal China yang tumbuh jadi nomor 3 produsen smartphone. Diminggu akhir ini, mereka tercatat $1,1 miliar investasi jadi $4,5 miliar dalam tiga tahun terakhir.

3. Uber


Asia menjadi pasar menarik bagi Uber, khususnya di kawasan China, Asia Tenggara, dan India. Uber, meski bukanlah teknologi asal Asia, sukses di Asia lebih besar dari asalnya. Apakah yang membuat Uber akan semakin tumbuh. Dari Techcrunch.com, mereka tercatat menggelar kerjasama dengan Baidu, yaitu sebuah perusahaan mesin pencari terbesar di Asia.

4. Line


Dari pesan singkat jadi lifestyle, kisah lain Line, perusahaan asal Korea yang mampu berafiliasi dengan gaya hidup Korean style atau K-Pop. Membranding diri mereka sebagai "lifestyle" telah masuk kedalam berbagai aspek kebutuhan digital masyarakatnya. Bagiamana Line dimasa mendatang, jawabannya mereka akan menghasilkan uang seperti produk sejenis asal Barat, seperti Facebook Messenger, WhatsApp, ataupun Snapcat.

5. Tokopedia


Asal Indonesia dan sukses mengangkat investasi senilai $100 juta dari Softbank dan Sequia. Seperti halnya Alibaba.com, menjadi ecommerce yang tumbuh pesat. Meski di India dan China jadi lebih bersinar, tapi bisa saja terus berkembang.

6. Softbank


Meski bukan perusahaan baru, tapi sebuah gerakan baru, mereka tengah berburu startup khususnya di pasar Asia. Ketika investasi kapital yang sulit untuk startup asal Asia, mereka tak bergeming. Telah dikenal sebagai perusahaan telekomunikasi asal Jepang tercatat melakukan serangkaian investasi: Ola dan Housing.com dari India, Grabtaxi dan Tokopedia asal Asia Tenggara, toko aplikasi asal China, Wandoujia, juga ditambah satu investasi mengejutkan dibidang robotic Papper!

Artikel Terbaru Kami