Minggu, 04 Januari 2015

Franchise Toko Elektronik Ala Tan Eliezar


Usaha apa saja yang bisa difranchise?

Memang bisnis properti tak ada matinya. Meski kedaan ekonomi tengah tak menentu, properti masih akan terus diminati. Pertumbuhan properti sejalan dengan penggunaan alat- alat elektronik. Itulah apa yang tengah dibidik seorang Tan Eliezar, pengusaha sukses dibidang elektrik, anek produk elektronik. Melalui bendera usaha PT. Cakrasemesta Abadi Sejahtera, menawarkan konsep bisnis baru. Bisnis waralaba elektrik.

Dia menawarkan waralaba atau franchise aneka produk elektrik. Konsepnya sih one stop shoping, dimana ada Toserba Elektrik yang kita jalankan. Sebagai franchisor, kita akan disuplai aneka kebutuhan elektrik dari pusatnya. Bedanya PT. Cakrasemesta merupakan suplier besar. Jadilah jika kita jadi bagian didalamnya kita bisa mengakomodir permintaan besar sekalipun. Praktis tinggal kita menyiapkan diri bagiamana kita untuk mempromosikan.

Toserba listrik


Tan juga menjelaskan fokusnya tidak hanya meretail pada pewaralaba. Ia juga fokus memperkenalkan pada para kontraktor besar dan memberikan fasilitas suplier- kontraktor. Seperti dikutip dari profilnya di halaman ciputraentrepreneurship.com, dengan kekuatan jaringan perusahaan miliknya. Maka tidak hanya promosi ke pelanggan tapi juga menjemput bola ke para kontraktor.

Fakta bahwa kebutuhan aneka produk elektrik memang tinggi. Pemenuhan kebutuhan bisa saja kita semua lakukan tanpa ribet mencari suplier. Kira- kira begitu konsep Toserba Elektrik sebenarnya. Perlu diketahui jika franchise unik satu ini tidak hanya menjual lampu loh. Adanya produk elektronik lengkap setidaknya bisa mendukung kualitas para franchisor. Sebut saja adanya produk listrik umum, lightning, perlengkapan, pompa, stabilizer USP, ganset bahkan CCTV!

Tan memang menyebutnya toko serba ada dan memang itulah adanya. Toko kelontong elektronik yang terus mendapatkan suport, menjadikan usaha kita lengkap. Dia kemudian menjelaskan tak hanya produk lokal tapi juga produk impor. Toserba Elektrik menjual perangkat dari China, Jerman, Italia, Amerika. Bahkan, kata Tan, pembeli ditempat kita bisa memesan khusus produk dari mana. Toserba Elektrik akan menawarkan apa saja termasuk instalasi litrik dan perakitan panel listrik.

Kisah awalnya bisnis ini dikelalo Tan pada 1995. Sebuah perusahaan dagang, dimana dijalannya ia sadar ada satu usaha yang berumur panjang, yaitu bisnis elektrik. Tentu dibanding dengan bisnis kuliner dimana banyak kuliner baru bermunculan. Dan beruntungnya Tan punya background sebagai karyawan perusahaan suplier elektronik. Dia punya banyak relasi kontraktor maupun penyalur elektronik lain.

Ia pun tak segan berbagai bagaimana sukses bisnisnya. Dia menyebut hal pertama yang dilakukannya ialah membangun kepercayaan dan brand image. Semuanya, Tan menyebut, tidak hanya kepada para kontraktor tapi juga mitranya. Dia juga harus membangun kepercayaan diri dan brand itu dalam dirinya sendiri. Dia juga memberikan beragam kemudahan, tentu itu semua agar mereka percaya kepadanya.

"Mulai dari soal kemudahan pembayaran, hingga soal kwalitas barang elektronik yang saya suplai bagi mitra atau konsumen saya," ungkapnya.

Program franchise dimulai tepat di 1 Februari 2011. Tan mengaku optimis tentang usaha franchise unik ini. Ia yakin Toserba Elektrik akan dilirik orang. Adanya tiga paket investasi yang perlu diketahui menurutnya. Yaitu pertama, dia menawarkan paket silver investasinya Rp 200 juta. Kedua, paket Gold total investasi Rp 250 juta; dan ketiga, yang terakhir paket Diamond investasinya Rp 350 juta. Selain ketiga paket tersebut, Toserba Elektronik juga coba menawarkan bentuk investasi yang terbaru yaitu bernilai Rp 23 juta.

Toserba Elektronik coba merangkul calon- calon pebisnis baru yang tertarik. Dan hebatnya, dengan berani ia dan Toserba Elektronik miliknya menjanjikan mitra bisa balik modal dalam dua bulan saja. Nah, disinilah ada kelebihan, dimana Toserba Elektrik akan memperkenalkan mitra dengan beberapa kotrakator. Itunganya, misalnya, ada 25 kotraktor mekanikal, dan juga ada 25 kotraktor sipil. Ia menjelaskan satu kotraktor bisa saja belanja 5 juta perbulan, itu belum ditambah penjualan retailnya.

"Jika setiap bulan satu kontraktor belanja Rp 5 juta saja, itu ditambah dengan penjualan retail, kami bisa perkirakan keuntungan yang bisa didapat Rp 280 juta. Itupun jika kita pakai perkiraan pembelian kontraktor tidak besar, karena biasanya satu kontraktor saja bisa belanja hingga puluhan juta rupiah," ujar Tan Eliezar lagi.

Sukses franchise unik Toserba Elektrik sukses dari Jakarta, Riau, hingga ke Papua. Targetnya menjadikan bisnisnya sukses merangkul 100 orang mitra. Sebagai seorang entrepreneur, Tan Eliezar sadar, bisnisnya ini tergolong baru di Indonesia. Namun jika dilihat punya nilai dimana uniknya itu bisa dijadikan franchise. Tan sangat optimis bisa membantu banyak pebisnis. Dia berharap usahanya kian berkembang dan bisa dijadikan pilihan bisnis jangka panjang.

Artikel Terbaru Kami