Senin, 05 Januari 2015

Tak Tamat SMA Menjadi Entrepreneur

Di umurnya ke- 17, Ashley Qualls berhasil membangun bisnisnya sendiri. Hanya dalam tempo waktu 2 tahun semenjak pertama kali Whateverlife.com diluncurkan ke publik; dia menjadi sosok paling dicari pengguna MySpace. Ashley memulai semuanya dari nol. Ini seperti yang bisa dibayangkan, faktor keberuntungan benar- benar sangat bekerja disini. Tetapi, dia memang memiliki passion, kerja keras dan analisis; merubah keberuntungan semakin menggila. Dia adalah orang yang memiliki tekat kuat, visi, dan keberanian.

Ashley melepaskan sekolah ketika situsnya telah berubah menjadi bisnis serius. Dia keluar dari sekolah, lalu membuat perusahaanya sendiri dirumah, dan berhasil mempromosikan artis seperti Lily Allen. Dia menolak segala upaya pembelian perusahaan kecilnya. Penawaran tersebut bisa dibilang cukup besar, Ashley pernah sekali ditawari uang lebih dari $100.000. Dan, dia hanya berkata "whatever" atau berarti terserah dengan gaya acuh.

"Saya bahkan belum punya lisensi untuk mengemudi sekarang," ucapnya lanjut. Dia masih menikmati kerja kerasnya, dari mulai kegiatan menganalisa pasar serta berbagai promosi.

Perusahaan yang dimemulai dari modal pribadi memiliki produk utama yaitu layout MySpace. Dia keluarkan beberapa ratus dollar untuk Whateverlife.com. Perusahaan yang dia tangani sendiri dari awal pembuatan hingga terkenal sekarang; sebagai CEO sekaligus founder. Dia tidak khawatir akan batasan lokasi, modal, atau pengalaman karena internet.

Ashley bahkan rela mengeluarkan banyak uang, ketika layout MySpace nya akhirnya di download gratis, tapi itu membuat situsnya semakin banyak dikunjungi. Pendapatan terjauhnya hanya dari iklan Google cukup dari pengunjung yang jutaan.

Penghasilan $1000


Ashley Qualls, lahir di tahun 1990, hanya bermain dengan hobinya sendiri. Dia hanya seorang gadis 14 tahun yang menyukai design My Space. Dia membuat desainnya sendiri hingga membuat situs untuk berbagi layout buatannya. Ia memberikan semuanya gratis untuk diunduh oleh pengunjung. Pada dadis sangat menyukai mengcopy, memotong, dan menempelkan layout seperti berganti pakaian. Gadis- gadis ini benar menyukai situs Ashley melebihi CBS.com

Melalui layout MySpace, para gadis tergila- gila untuk merubah layoutnya setiap hari dengan mengunjungi Whateverlife setiap kali. Mereka cenderung memilih artis favorite atau sesuatu yang lucu. Mereka memilih hati, bunga, atau gaya punk seperti tengkorak. Mereka suka mengganti HTML Code. Ashley juga berpikir situsnya merupakan tempat bersosialisasi. Anggap saja itu seperti pakain dan arisan bersamaan. "Ini semua tentang memberikan para gadis apa yang mereka inginkan" Ashley.

Menurut Google Analytic, Whateverlife menarik 7 juta orang dari 60 juta page view perbulan. Lebih lanjut, kebanyakan pengunjung situs ini adalah anak perempuan. Mereka mencari Layout MySpace yang dipasang sebagai bisnis utama. Mereka juga akan ikut berpartisipasi meng- upload layout kayanya sendiri dari situs. Semunya, Whateverlife selalu tentang jejaring sosial atau komunitas untuk bisnis.

Meskipun masih sederhana, Whateverlife berhasil menjadi ranking 349 dengan promosi minim. Orang akan terkejut siap saja mengikuti situsnya sebagai bisnis online. Beberapa website besar milik perusahaan besar membayangi rankingnya.Sebut saja, mereka adalah Britannica, Americanidol, FDA gov dan CBS.com.

Tidak ada sukses tanpa halangan, Whateverlife mulai mengalami kesulitan semenjak sukses, Ashley sebagai CEO harus mencari cara mengatur semua waktunya. Itu tentang bersenang senang dengan keluarga hingga menyewa pengembang dari India. Ia bahkan rela melepaskan pendidikannya. Dan, Whateverlife adalah perusahaan pertama mengembangkan layout MySpace, khususnya untuk para gadis. Ashley perlu perubahan dan pengembangan selalu dari kontentnya.

Menjalankan sebuah bisnis diumur terlalu muda merupakan kesulitan besar di Amerika. Terutama ketika dia belum memiliki ijazah SMA dan kartu pengenal. Dia menjalankan bisnisnya tanpa gelar MBA. Sebuah keputusan buruk menimpa Ashley, ketika dia harus berhenti mengurusi bisnisnya hingga berumur 18 tahun serta aset pribadinya. Jaksa memutuskan mengambil alih uangnya. Apa sebabnya? Gadis ini harus lah tetap sekolah, pilihan untuk berhenti sekolah itu buruk dan bisnis jutaan dollar itu jadi melanggar hukum baginya.

Artikel Terbaru Kami