Senin, 05 Januari 2015

Blog Motivasi Hidup Menjalani Karir

Andrew Galasetti dikenal sebagai blogger, motivator, entrepreneur, dan penulis buku. Dia adalah seorang penemu blog motivasi, Lyved. Ia menginspirasi banyak orang dari berbagai umur. Dia yang berbisnis di dunia nyata dan maya. Dia telah berhasil menarik perhatian 240.000 orang dari berbagai belahan dunia. Ini cerita seorang remaja membantu banyak orang untuk hidup.

Apa itu Lyved? Lyved berarti hidup, berisi kebijakan setiap sisi  manusia. Lyved memiliki misi menginspirasi. Isinya berupa tips serta ide- ide mengevaluasi diri dan merasakan arti kehidupan. Lyved seharusnya berarti hidup berasala dari kata lived, tetapi nama itu tidak tersedia di internet. Andrew lalu merubah i menjadi y, merubah Lived menjadi Lyved. Baginya kedua nama tersebut dibaca sama dan berarti sama yaitu hidup.

Lyved berbicara bagaimana menghadapi kehidupan dengan bijak. Bukan hanya sosial, Andrew mencoba masuk lebih dalam ke dalam berbagai aspek. Dan, kesuksesan tersebut berasal dari kehidupan itu sendiri. Sebagai contoh, tulisanya yang berjudul Menjadi Gila: 5 Sukses Karir hanya Mitos, menerangkan bagaimana menyikapi karir secara bijak. Ia menerangkan pentingnya mengulang kembali setiap kesalahan ketika jawaban itu belum ditemukan.

"Tidak memiliki gelar tidak menjamin bahwa anda akan gagal dan memiliki sebuah gelar tidak menjamin kesuksesan. Akan tetapi, ilmu pengetahuan sangatlah penting. Anda bisa belajar di kelas, dari buku anda sendiri, majalah, situs, dan yang terbaik dari semuanya anda bisa belajar dari pengalaman," ucapnya menjelaskan bagaimana kesuksesan itu.

Lyvid memiliki kelebihan lebih dari kekurangan ucapnya. Lyved dapat masuk kedalam industri apapun. Dari sana pula, dia berkata bertemu banyak orang yang mengagumkan dan berbagi cerita. Bagian terkurang dari Lyvid hanya pada bagaimana mengendalikan semuanya sendiri. Dia mengaku fokus tidak hanya pada tulisan. Mungkin sedikit kekurangan, tetapi dia mengerjakan tsoftware, hosting, dan promosi sendiri.

"Saya ingin membuatnya menjadi blog multi- author seperti Huffingtonpost.com, dan menginspirasi banyak orang."

Penulis novel digital


Pernahkan kita benar- benar merasa menelan semua ide atau tujuan dalam 86.400 detik kehidupan. Kita bahkan akan merasakan di waktu tidur, masa depan itu masihlah tidaklah pasti. Kita dalam keadaan masih setengah sadar dari tujuan dan ide tersebut. Kita perlu bernafas lebih ringan melepaskan ide atau tujuan itu mengalir masuk.


Dan, To Breath Free merupakan ide serta tujuan Andrew Galasetti.

Ide yang merupakan cerita lama dari keinginan untuk mempertahankan mimpi kakeknya. Ide yang kemudian berubah menjadi tujuan pribadi seorang cucu. Dia ingin membantu kakeknya menulis dengan tanganya sendiri. Tulisan masa lalu kakeknya, Andrew Galasetti hanya bertujuan mengingatkan setiap orang dan menuliskan sejarah ulang. Buku yang akan mengingatkan orang sajak lama "Is what I am where I am."

Dari tujuan kakeknya, dia menciptakan tujuannya sendiri, menjelma menjadi novel. Andrew ingin menjadi seorang penulis novel digital Amerika terbaik. Dia ingin menulis novel Amerika terbaik dengan sebuah cara berbeda. Dia menulis semuanya dalam bentuk eBook serta bersumber donasi.

"Saya telah menulis sebuah manuscript sebanyak 104.000 kata, yang kemudia menjadi sekitar atau kurang dari 420 halaman jika diprint kedalam standard buku. Saya telah membuat banya revisi dan bangga telah menulis sendiri dalam 104.000 kata. Tetapi saya tetap butuh pertolongan dalam pembuatan To Breath Free semakin baik sehingga saya bisa mewujudkan nyata kerja keras menjadi Novel Amerika Terbaik."

Begitu banyak proyek indie di kickstarting.com, tetapi yang paling menarik adalah To Breathe Free. Sebuah nama yang akan menjadi besar. Banyak orang mencoba membuat start- up sebuah proyek dari kickstrating. Salah satunya Andrew Galasetti, yang sedang mencari donatur untuk novel karyanya. Dia adalah penulis To Breath Free, mencoba mencari donatur untuk publikasi ebooknya secara indie.

Buku tersebut berisi puisi karya kakeknya sebelum meninggal. Kakeknya yang juga seorang penulis gagal menyampaikan idenya untuk orang banyak. Dia menderita sakit dan harus dirumah bersama keluarganya. Hidup dijaman yang sulit, kakek Andrew tidak sempat menerbitkan apapun kala itu. Sekarang, setiap orang bisa menulis dan menerbitkan karyanya sendiri.

Andrew pernah mengajukan puisi kakeknya kepada penerbit tetapi ditolak. Dia yang sudah menjadi seorang entrepreneur dari umur 14 tahun  tau bagaimana bisnis bekerja. Dia memiliki ide untuk menjadi ePublisher hingga menerbitkan bukunya sendiri. Dia akan mengurusi segala hal tentang marketing dan entrepreneurship aspek.

"Banyak aspek seperti cover design, situs, marketing, ebook formating, saya bisa melakukanya sendiri. Mengedit tulisan merupakan pekerjaan yang berbeda butuh orang lain mengerjakan selanjutnya."

Banyak penulis indie mencari dana untuk karyanya dan kickstarting.com merupakan tempat terbaik. Terbaik darinya adalah memiliki pengguna dari berbagai umur yang tertarik menikmati proyeknya, bahkan sebelum buku sempat dibuat. Dari sinilah, ia mendapatkan dana $2.000 untuk publikasi online.

Belajar dari pengalaman, dia tidak hanya fokus pada media besar. Dia memilih blog, outlet kecil, serta yang terpenting pembaca langsung. Dia tetap menggunakan dana pribadinya meski donasi telah mencapai $2.000; guna memastikan jalannya. Dia mengaku telah mencapai lebih banyak pendukung dari marketingnya, hingga 40% proyek telah selesai. Tinggal menunggu waktu, To Breath Free akan terjual bebas di Amazon.

Artikel Terbaru Kami