Minggu, 04 Januari 2015

Tandanya Kamu Bisa Jadi Pengusaha



9 tanda kamu itu pengusaha


Apakah kamu berbakat menjadi pengusaha. Kalo penulis sih, kurang percaya adanya bakat atau tidaklah berbakat, bukankah menjadi pengusaha itu soal kebebasan. Beberapa orang meyakini adanya bakat jika ingin menjadi pengusaha. Ada tanda bahwa kamu berbakat atau tidak. Pada akhirnya, menjadi pengusaha atau tidak menjadi pilihan kita. Tak perlu bertele- tele.

Dikutip dari lifehack.org, para ahli pernah menyebutkan 9 tanda berbakat jadi pengusaha. Namun, secara garis besar apa yang ditulis disini bisa kamu pelajari.

1. Selalu bersemangat

Menjadi pengusaha berarti membuka bisnis sendiri. Kamu harus selalu bersemangat untuk menjalani semua. Tak masalah apapun bisnis kamu, mau jadi pengusaha kuliner atau menjadi konsultan keuangan. Kamu butuh selalu bersemangat. Menjadi pengusaha itulah passion kamu.

2. Memiliki banyak ide

Punya banyak ide tantang bisnis apa, produk apa, dan bagaimana memulainya. Semuanya tentang ide, dan menjadi si banyak ide berarti memiliki bakat menjadi pengusaha. Gagasan ide juga termasuk bagaimana nanti kamu bisa berinovasi. Bahkan ketika kamu melamun ide bisa datang. Ingat menjadi pengusaha itu tentang bagaimana usaha kamu. Ide tentang usaha kamu.

3. Tidak takut kerja keras

Kerja keras itu bakat. Bukan, kerja keras itu belajar. Seorang pengusaha tak bisa meninggalkan apapun di tengah jalan. Dia akan selalu menyadari pentingnya bekerja keras. Untuk mencapai sesuatu itu butuh kerja keras dan konsep ini bisa kamu pelajari.

Mendirikan pengusaha berarti kamu harus memikirkan nama, identitas, logo, karakter produk dan lain- lain, termasuk bagaimana pemasaran. Itu tak akan selesai dalam satu hari.

4. Kamu tidak suka menyarah

Gagal ulangi lagi. Tidak peduli apapun tantangannya. Kamu harus selalu berani mengambil resiko. Jika kamu tak terbiasa dengan kompetisi? Bayangkan ini adalah jalan hidup kamu. Tidak menjadi pengusaha itu berarti tamat. Tidak bisa ber- usaha berarti kamu gagal sebagai manusia. Agak kejam sih, tapi it's work. Meski nanti kamu dikritik, disebut gila, tetaplah bekerja keras karena pribadi.

5. Kamu bersedia belajar

Belajarlah dari siapapun termasuk dari mereka yang gagal. Dia, pengusaha, berarti mendengarkan siapapun itu baik saran dan kritik. Kenapa harus mendengar, kenapa belajar? Karena dibalik itu semua ada ide dan gagasan baru semua untuk bisnis kamu.

6. Tak pernah membuang waktu

Pengusaha berarti memanfaatkan waktu dengan baik. Tak membuang- buang waktu. Haruslah kamu selalu memanfaatkan waktu yang tersedia. Pengusaha paham menunda waktu berarti memperlambat pekerjaan mereka. Namun, saya pribadi, ada saatnya bagi kamu untuk berhenti. Mengamati, dan memulai kembail, ini lebih disebut memanfaatkan waktu baik- baik.

7. Tak malu meminta bantuan

Berani bertanya, kamu tak mau ketika mengalami kesulitan. Bertanyalah. Kamu bisa bertanya kepada siapa saja bahkan kepada karyawan kamu.

8. Senang

Menjadi senang akan bisnis apapun itu. Menjadi senang atas setiap kegiatan yang dilakukan kamu berarti sudah memiliki bakat menjadi pengusaha. Pasalnya kamu tak memiliki atasan yang memaksa, memotivasi, atau menilai kamu. Menjadi senang akan apa yang dilakukan selah satu cara pengusaha. Saat kesenangan itu runtuh, bisnis kamu akan runtuh. Cara termudah: senangilah berusaha, apapun usahanya.

9. Senang berimajinasi

Ini salah satu tersulit. Tidak semua yang banyak imajinasi sukses menjadikan imajinasinya menjadi nyata. Ada namanya kerja keras. Untuk menjalankan usaha, kamu harus bisa berpikir seolah- olah kamu mungkin akan gagal, dan akhirnya bagaimana memperbaikinya.

Artikel Terbaru Kami