Sabtu, 13 Desember 2014

Raja Studio Foto Bogor Berawal Fotografer Keliling

Pengusaha Studio Photo Legendaris



Hobi jadi bisnis mungkin cocok bagi pengusaha satu ini. Sosok pengusaha yang bukan apa- apa, kini bisa jadi raja. Raja studio foto tepatnya. Namanya Pak Khaidir, wirausahawan studio foto yang mempunyai 250 studio foto. Outlate fotonya tersebar di kawasan Bogor. Bicara berapa omzet -nya, tak tanggung- tanggung, ia menghasilkan 15 miliar rupiah. Padahal di tahun 1982, Khaidir hanyalah seorang fotografer keliling yang menjajakan fotonya di kawasan Kebun Raya Bogor.

Omzetnya sih besar tapi bukan perkara mudah membangun bisnisnya. Bukan candi yang dibangun semalam. Ia harus menabung sebagai fotografer keliling selama 2 tahun. Khaidir mengumpulkan 600 ribu untuk modal bagi usaha studio fotonya. Abadi Photo pertama didirikan bermodal 600 ribu, yang disewanya sebuah kios, seperangkat kamera studio standar, dan seperangkat kamera luar sederhana pula. Semua- muanya memang sederhana diawal.

Dia merupakan contoh pengusaha yang percaya efek domino. Margin besar bukanlah yang utama bagai usahanya di awal. Semua mengalir apa adanya ketika pertama kali membuka studio foto. Yang penting dia sudah untung tanpa menghilangkan pelayanan maksimal. Selama pelayanan itu terbaik maka pelanggan akan datang dengan sendirinya. Siap yang tidak akan jatuh cinta jika pelayanan baik. Meski bermodal kamera yang standar Khaidir tetap percaya diri.

Ujian pertama yang dilalui Khaidir yaitu ketika melawan pesaing yang mapan (lebih bermodal). Kala itu, ia punya rencana untuk menjalin kerjasama dengan Modern Photo milik Fuji. Sayang, pesaing sudah memiliki lebih dulu hak cetak Modern Photo. Andai saja dia bisa lebih cepat pastilah usahanya yang diterima. Dia terlambat hingga tak bisa merasakan alat cetak cepat milik Modern asal Fuji tersebut. Untungnya, perlu kamu ketahui Modern Photo punya satu buah kebijakan bekerja sama. Mereka akan memberikan hak cetak untuk yang lebih dekat dari 1 km.

Merasa dirinya pantas dengan klausa itu. Serta usaha fotonya memang lebih beromzet baik dari sang pesaing itu. Khaidir tak pantang menyerah. Walau terkesan ngotot ia mengajukan banding berkat klausa tersebut. Dia meyakinkan bahwa dia lah yang pantas untuk peralatan canggih Modern. Berkat kegigihan itulah ia berhasil mendapatkan hak cetak Modern. Dia kini dilengkapi peralatan modern canggih besutan Fuji.

Pada tahun 2006, Khaidir tercatat memiliki 250 studio foto dikawasan Bogor. Prospek yang bagus dimana banyak wisatawan di sana menambah pundi- pundinya. Namun, sekali lagi, ia menegaskan ini bukanlah soal uang tapi pelayanan maksimal. "Kalau kamu memberikan yang terbaik pastilah hasilnya pasti juga akan lebih baik," begitu kiranya.

Facebook: Abadi Photo Studio

Artikel Terbaru Kami