Selasa, 30 Desember 2014

Bisnis Mobil Terbang Memulai Langkah Pertama


Teknologi mengatasi macet


Tujuan dibalik Aeromobile 3.0 memastikan kita, umat manusia, untuk bebas berkendara dimanapun. Untuk bebas dari penjara -"penjara macet", "penjara menunggu pesawat". Statemen yang memastikan Aeromobile dinamis bergerak antara jalanan dan angkasa. Kebebasan itulah yang dibutuhkan manusia sekarang.

"Masih banyak negara di mana tidak ada infrastruktur," jelas co- founder AeroMobile, Juraj Vaculik. Hanya tiga persen dari dunia telah membuka jalan dan tim AeroMobil percaya mereka telah membangun jenis kendaraan yang mampu mengatasi masalah yang disebabkan oleh kurangnya infrastruktur ini di banyak tempat.



Di jalanan kecepatan bentuk mobilnya memiliki kecepatan maksimal 160 km/jam dan membutuhkan 8 liter bensin per 100 kilometer. Saat di udara Aeromobil 3.0 butuh 15 liter per jam. Uniknya, mobil terbang ini hanya membutuhkan landasan pacu dengan panjang 200 meter untuk terbang dan 50 meter untuk mendarat. Para pengembangnya menegaskan, Aeromobil 3.0 tidak membutuhkan lapangan terbang, dan ini cocok bagi negara yang masih belum memiliki infastrutur baik di jalanan.

Kita tak membutuhkan lisensi pilot untuk terbang. Mobil terbang ini pun diklaim sangat stabil dan mudah untuk mengontrol. Sayangnya, tidak peduli berapa banyak orang bersedia membayar, AeroMobil 3.0 tidak mengambil pesanan sampai yakin dapat mulai manufaktur mereka ke standar. Perusahaan tak mau ambil rasiko sebelum memenuhi standarnya. Ini bukan mainan laki- laki -untuk film Hollywood atau untuk pamer.

Proyek ini sendiri digerakan oleh dua orang Juraj Vaculik dan patnernya Stefan Klein. Mereka mendanai sendiri proyek ini sendiri. Selain sebagai entrepreneur keduanya ternyata seorang ahli mesin dan desainer. Untuk modelnya dibuat seperti sayap serangga sementara bentuk mobilnya seperti pesawat luar angkasa. Tentu akan menyedot banyak perhatian ketika mereka siap melepas landas di jalanan. Dari mana idenya? Dalam sebuah wawancara majalah Wired, Klein ada dibalik ide tentang mobil terbang ini. 

Sebuah mimpi masa kecil, "Ayah saya adalah sedikit pemimpi dan kita telah menguji banyak benda terbang," katanya. Dia tidak sama sekali tidak sangat tua ketika ia menyadari bahwa ia ingin membuat sebuah mobil terbang. Menciptakan itu, bagaimanapun, telah menjadi misi 25 tahun panjang hidupnya dengan beberapa pun tantangan yang harus diatasi.

Artikel Terbaru Kami