Jumat, 26 Desember 2014

Bisnis Cat Kuku Warna Warni Bocah SMP

Anna dan Sarah Levinson (20 dan 18 tahun) menawarkan bisnis unik. Mereka menikmati setiap kegiatan mengecat kuku, tetapi tidak pernah menemukan warna yang tepat. Setelah menggabungkan beberapa warna, mereka menemukan warna baru lalu membawanya ke sekolah. Dari sinilah semua bermula ketika tetangga dan teman sekolah menyukai warna- warna baru. Gadis- gadis ini mulai menyadari peluang bisnis dihadapan mereka.

Siapa sangka, teman mereka akan merasa iri melihat cat kuku warni warni milik Levinson bersaudari. Mereka berdua kemudian menciptakan ide bisnisnya secara nyata; Anna dan Sarah mulai menjual cat kuku buatannya sendiri sejak itu. Bisnis ini hanyalah mengulang apa yang telah mereka lakukan lagi. Mereka menjual kembali cat- cat kuku melalui merek meraka sendiri. Cat kuku itu kemudian diberi mereka nama RIPE.

Bisnis di sekolah


Mereka bersaudara tinggal di kota Los Angles, dan sudah memulai bisnis ketika masih bersekolah. Mereka menyukai cat kuku yang memiliki warna berbeda dari proses mencampur produk lain. Mereka menggabungkan setiap warna yang ada melalui imajinasi. Warna teduh sulit ditemukan di butik manapun di Los Angles. Mereka membuat warna teduh mereka sendiri.

Teman, kenalan, dan penjaga toko bertanya kepada gadis- gadis ini darimana mereka mendapatkan cat kuku tersebut. Dari uang $24.000 nya, Anna dan Sarah membangun perusahaan sendiri. Uang yang dikumpulkan dari hadiah tiap ulang tahun hingga sekarang. Kala itu, hasilnya setiap botol dijual kembali seharga $7 secara langsung. Mereka setidaknya mendapatkan $150.000 di awal berbisnis.

Di 1995, perusahaan resmi mengeluarkan merek sendiri RIPE. Mereka mendapatkan modal tambahan dari pinjaman nenek. Mereka mencoba membuat produk mereka sendiri dari skala lebih besar. Dimulai dari butik- butik kecil memesan produk warna pastel vibrant. Selanjutnya, RIPE menjual lebih dari seratus botol di butik- butik besar. Promosi mulut ke mulut membantu RIPE mengembangkan bisnisnya tidak lama bisnis tersebut berubah menjadi bisnis jutaan dollar.

Berjalannya waktu, RIPE mulai mendapatkan pesanan sekelas retail atau mall- mall besar. Macy' serta beberapa toko retail besar berminat membeli stok cat kuku mereka. Mereka menggabungkan warna- warna, memberi nama khas, dan ekslusip. Nama- namanya diambil guna mendiskripsi apa- apa yang mereka campur. Produk mereka antara lain cat kuku emerald forest, raisin, buttercup, shark, dan meteor.

Pelanggan produk RIPE tidak hanya dari gadis- gadis tetapi juga nenek- nenek funky. Beberapa selebriti juga menyukai produk RIPE. Demi Moore sabagai contoh, ia menyebut warna kesukaannya adalah Kelp, sedangkan Tori Spelling menggunakan warna Cumulus.

Dari cat kuku, RIPE akan mengeluarkan produk lain seperti lipstick. Anna dan Sarah ingin membuktikan bahwa perusahaan tumbuh sesuai permintaan pelanggan. Mereka berpikiran untuk berekspansi. Mereka, Anna dan Sarah Levinson adalah remaja cerdas yang mampu melihat kesempatan. Mereka merupakan salah satu contoh bisnis rumahan berubah menjadi bisnis jutaan dollar.

Sekarang mereka berdua berhasil merubah $24.000 menjadi $1 juta selanjutnya.

Artikel Terbaru Kami