Senin, 29 Desember 2014

Perusahaan Kencan JDI Dating Didakwa Menipu

 
Federal Trade Commission nampaknya serius memperhatikan banyaknya situs kencan yang bertebaran. Kali ini, otoritas hukum di Amerika mangajukan tuntutan ke salah satu perusahaan kencan ternama JDI Dating. Seperti yang dilansir dari jazabel.com, sebuah perusahaan yang mengoperasikan beberapa situs kencan telah diperintahkan oleh Federal Trade Commission untuk membayar lebih dari $ 600.000. Alasannya? Karena banyaknya akun palsu.
 
Yap, tidak diketahui apakah pelanggaran hukum federal ini disangkakan pasal penipuan atau pun sangkaan spam, atau sangkaan karena telah menyakiti hati para jomblower. Sebagian dari kamu yang aktif online pasti pernah melihat foto cewek mengajak kencan, jangan mau terkecoh. Mereka berpakian sexy terlalu cantik untuk jadi jomblo, lalu mengajak kamu untuk berchatting ria; itu hanya tipuan belakar. Rupanya praktek seperti akun palsu ini melanggar hukum federal, bukan karena mengganggu, tapi karena tuduhan akun palsu, penipuan.

JDI Dating disebut- sebut mengoprasikan sejumlah situs kencan dengan jumlah akun cantik palsu, seperti situs CupidsWand.com, FlirtCrowd.com, dan FindMeLove.com, JDI menjalankan 18 situs dan tampaknya mereka memiliki 12 juta anggota keseluruhan. Anggota membayar di mana saja antara $.10 dan $.30 per bulan, semua baik- baik saja kecuali untuk fakta bahwa banyak profil yang palsu. Bukankah di sosial media, kita bisa membuat profil palsu, tapi tidak masalah, kan? 

Masalahnya situs ini punya profil-palsu buatan perusahaan itu sendiri. Mereka menciptakan profil palsu menarik perhatian pengguna mereka untuk menjadi anggota berbayar. Sakitnya tuh disini ketika kamu mau telah niat banget berkenalan, disuruh bayar, dan ternyata itu akun palsu; dan pemalsunya adalah perusahaan itu sendiri. FTC memutuskan menuntut JDI Dating karena banyaknya tuntutan dari jomblowe. Untuk ini, perusahaan diperintahkan untuk membayar $ 616.165 atas sejumlah laporan.

Tidak jelas berapa banyak orang mungkin telah ditipu oleh akun palsu ini, tapi nytanya bukan hanya tentang uang, tapi perasaan kecewa para jomblo. Padahal jika ditelisik lagi, JDI telah memberikan peringatan bahwa itu semua akun palsu. Mereka telah memasang tanda "V" kecil yang sangat kecil sekecil ukuran mikro dibawah foto profil. VC disini artinya "Virtual Account" atau akun virtual bukan sosok asli, tapi kenapa tetap tertipu? Apakah karena mereka telalu cantik, sexy, dan menggoda. Ah sudahlah.

Artikel Terbaru Kami