Rabu, 19 November 2014

Rancangan Busana Muslim di Nahara Mendunia


Sonya Ahmed tinggal di London dan bekerja sebagai dokter medis. Lahir di Libya, dari orang tua asli Bangladesh, ia telah pindah ke Inggris sejak berusia 10. Sebagai dokter wanita cantik ini telah bekerja untuk kesehatan masyarakat selama beberapa tahun, dan sebagai wali amanat untuk amal medis, ia memiliki kesempatan untuk melakukan perjalanan ke Mesir, Kenya, Turki, dan Pakistan. 

Ia selama perjalanan inilah tumbuh minat dalam mengembangkan seni dan tekstil Islam. Sejak tahun 2011, Sonya memilih untuk membagi waktunya anatar bekerja menjalankan peran medisnya, serta mengabdikan sisa waktunya sebagai pendiri produk brand Nahara. Apa itu Nahara, Nahara muncul di tempat kejadian untuk mendefinisikan label busana muslim di seluruh dunia.

Seni tekstil Islam


"Saya berangkat untuk membuat label yang memiliki cita kontemporer, rasa minimalis, bersama- sama dengan beberapa aksen identitas Timur Asia dan Tengah. Secara khusus, saya ingin merayakan keindahan desain tradisional tetapi hadir dalam cara kontemporer," jelasnya dalam sebuah wawancara dengan aquila- style.com

Dalam kerangka mengembangkan label, ia telah berkolaborasi dengan seniman yang berbasis di London dan desainer lain. Sonya pun berharap untuk berkolaborasi dengan banyak orang lain di Inggris dan di tempat- tempat lain, untuk mengembangkan benar-benar kolaboratif, label pakaian artistik.

Cukup sering, stereotip tentang ide "pakaian ke- Timuran" yang melibatkan pakaian yang berwarna sangat cerah, berat dengan hiasan dan dengan biasa pola paisley usang. Sonya  ingin menantang stereotip estetika ini yang telah menjadi, khususnya terkait hal- hal non-Barat, dan memilih menunjukkan aksen "pakaian ke- Timur" dalam cara yang jauh lebih halus -melalui pemotongan cairan, pola permukaan dan tekstil handwoven.

Mulsim di Inggris mengambil kultur dari berbagai tempat, tidak melulu dari negara asalnya. Mereka pun ada menggabungkan gaya mereka dengan kultur Inggris. Ia pun mengambil kesempatan seluas- luasnya bahwa negara Inggris adalah negara yang memiliki desain- desain baru global, daripada lokal. Khsusunya, di East End, dimana Nahara berbasis. 

Dengan para kaula muda mencampur dan mencocokkan gaya dalam segala macam cara yang menarik dan kreatif, sehingga benar-benar tempat yang bagus untuk menjadi dasar. Sebenarnya, ia menargetkan sebuah label atau brand untuk wanita muslim yang stylist, khususnya mereka wanita yang tinggal Eropa dengan gaya elegan dengan potongan sederhana.

"Setelah bekerja pada koleksi pertama, saya telah menerima umpan balik positif dan bunga dari berbagai sumber, dan sekarang saya merasa bahwa label memiliki daya tarik yang lebih luas," ungkapnya.

Gaya dan motif telah mendapatkan banyak pengakuan. Tidak hanya datang dari para wanita juga pria, inilah Nahara yang membawa nilai berkualitas dalam kain dan penyelesaiaan, dan yang rela membayar untuk sebuah detail. Koleksi pertama juga memiliki aksen khas, yang disebut Eternal Design. Hal ini telah tampil di beberapa bagian - rok, atasan tunik dan syal sifon.

Artikel Terbaru Kami