Minggu, 23 November 2014

Kisah Sukses Selebriti YouTube Bethany Mota

 
Memperkenalkan Bethany Mota, usia 18 tahun, dewi sosial media dan terlahir sebagai fasion icon. Jika kita memulai sebuah pembicaraan tentang dia, kita harus berbicara matrik -nya. Channel YouTube milik Mota, bernama Macbarbie07, telah memiliki lebih dari 2,2 juta pelanggan, lebih dari channel milik Lady Gaga. Di tulisan lain lagi, Twitter miliknya lebih dari 2,2 juta orang mengikutinya di Instagram, lebih dari Vogue, Elle, Marie Claire, Glamour dan Cosmopolitan digabung.

Twitter -nya hanya memiliki 1,15 juta, tidak besar tapi tidak bisa di remehkan.

Mota, baru saja lulus dari sekolah tinggi di tahun dan masih tinggal bersama orang tuanya di kota California Utara yang tenang serta tak mencolok, menyembunyikan seorang selebriti dunia maya di dalamnya. Jika menyebut dari segala genre YouTube, perempuan tetaplah perempuan dimana mereka pergi berbelanja dan kemudian mendiskusikan segala sesuatu yang terbaru milik mereka di depan kamera lalu diupload.

Artis YouTube


Sangat simple. Tak ada stylist, tanpa editor, tidak ada model yang berjalan di catwalk. Hanya seorang gadis di kamarnya dengan setumpuk belanjaan. Dalam salah satu video terbarunya yang telah disaksikan lebih dari 600.000 views, Mota memamerkan serangkaian blus, aksesoris rambut, dan produk kecantikan, serta gaun bunga matahari. "Saya suka bunga matahari," ia menyebut. "Mereka salah satu bunga favorit saya."

Sebelum Natal, ada perusahaan aparel Aeropostale (ARO) yang harga sahamnya telah lima tahun rendah, yang mulai memperkenalkan Benthany Mota -merek pakaian dan perhiasan. Ada sweater Bethany Mota, rok Bethany Mota dan bahkan perhiasan payet Bethany Mota. Jika selebriti asal YouTube dulu berbicara tentang akan menjadi selebriti sebenarnya, Mota akan lebih ke bagaimana profil aliansi antara perusahaan dan si selebiriti dalam batasan sosial media.

Meski Mota telah beberapa kali ikut dalam berbagai wawancara atau tampil dalam berbagai media lain. Dia pernah tampil menjadi pembicara di Teen Vague. Tetap, gadis cantik ini tetaplah fenomena di sosial media. Untuk mereka yang ada di majalah fasion, mungkin tidak akan menyebut "just like us" untuk sosoknya yang begitu terkenal di sosial media.

Jika berhasil, kesepakatan antara Aero bisa membuka jalan bagi bintang media sosial lain untuk uang tunai dan ketenaran mereka tanpa filter bernama stasiun televisi atau badan lain yang masih dikenakan oleh media mainstream. Ide di balik kemitraan kesepakatan Mota, agen Mota, Max Stubblefield dari United Talent Agency menyebut, "adalah, dengan desain, untuk membuktikan model."

Ketika Mota ditemui di sebuah Mall di San Fransisco, dia sedang bersama para fansnya, sebuah bukti akan ketenaran kecil sosial media. Dai sebuah tweet tentang kehadirannya di suatu mall, membawa banyak sekali gadis remaja lain untuk berhenti dan sekedar bertemu. Sebuah kekuatan untuk dikagumi.

"Dia super terkenal dan super cantik," kata Meleina McCann, 15, dari Oakland, California."Dia super manis dan relatable. Video nya sangat pribadi. Rasanya seperti dia berbicara kepada saya"

Ketika di mall tersebut ada yang menarik. Di bagian belakang adalah produk bermerek dirinya, bernama Motavator T- Shirt. Mota, saat itu mengenakan rok merah muda gelap skater, sepatu bot, dan sweater backless dari koleksinya, menerima semua orang dalam pelukan, lalu tersenyum untuk selfies mereka dan juga mengadakan sesi tanda tangan.

Siapa dia


Suatu ketika, dia menemukan sebuah komunitas kecantikan di YouTube setelah dibully oleh seorang teman secara online.

"Saya tidak ingin berbicara dengan siapa pun. Saya tidak ingin meninggalkan rumah saya, " ungkapnya pada Business Insider. YouTube "adalah jenis outlet bagi saya untuk menjadi diri sendiri dan tidak benar-benar khawatir tentang apa yang orang pikir."

A Mac and Sephora, judul video pertamanya, sukses make- up di tahun 2009. Kala itu ia masihlah pemula, sibuk membetulkan kamera dan sebagainya, kala itu, ia masih belum punya Tripod, tidaklah sesuai standar videonya sekarang. Tapi gadis 13 tahun itu tau cara berdandan.

Seorang gadis yang menemukan komunitasnya. Sejalan penonton videonya meningkat, membaca banyak komen dari video dan mentweet para fans menjadi kesibukan lain. Sejak saat itu pula, ia mulai memproduksi ribuan video, yang juga dia edit sendiri. Gadis kita telah tumbuh lebih jago. Bershoping menjadi gaya yang tak akan dihilangkan, beberapa DIY untuk para gadis, tata rambut dan make- up tutorial dan bahkan desain cantik untuk interior, ia lakukan semua.

Pada tahun 2010, ia meluncurkan channel YouTube kedua, Bethanyslife, yang seharusnya lebih pribadi. Ini juga telah menarik pelanggan 1,6 juta lebih. Mota pun menolak untuk mengomentari penghasilannya saat itu, tapi perkiraan oleh beberapa sumber yang akrab dengan iklan YouTube menunjukkan bahwa dia dengan mudah merobohkan $40,000 per- bulan dari video sendirian ulas Business Insider.

"Setiap kali saya punya waktu luang saya suka hanya berbaring di tempat tidur dan menonton video YouTube, menonton film," katanya. "Pada dasarnya tidak melakukan apa-apa." Dia masihlah seorang gadis humble seperti sebelumnya.

Selain video diatas, dia mulai membuat video tentang liburan. Berharap akan bisa menyimpan semua tentang perjalanan baik ke Asia atau Eropa, perjalananan pertama adalah di kawasan Asia dan pemberhentian berikut ialah Paris, di mana dia "mungkin mengambil banyak gambar ke Instagram," katanya. Soal kuliner bisa menjadi tantangan namun. "Saya bukanlah penjelajah makanan," akunya, "tapi saya akan mencoba yang terbaik."

Di rumah, "Saya selalu makan mac dan keju," tambahnya. "Itulah apa yang dikenal dari saya, hanya makanan yang sangat sederhana: sandwich, kentang goreng, sangat tidak sehat tapi ya itulah yang saya makan."

Dia juga melakukan video tentang gizi, tetapi tidak akan meninggalkan favoritnya yaitu shopping. "Aku tidak suka, 'Tidak, aku tidak bisa makan kentang goreng karena mereka penuh lemak,'" katanya. "Saya lakukan seperti mengirimkan pesan bahwa anak perempuan tidak harus makan dengan cara tertentu untuk merasa percaya diri." imbuhnya.

Di depan kamera, Mota adalah tanpa henti ceria dan aktif. Dia tanpa malu dan selalu berbicara dengan suara konyol. Lebih dari apa pun, dia adalah virtuoso dari segi positif. Video -nya sering menuai pujian untuk hal- hal yang penonton mungkin ingin membeli. Dalam beberap video baru nya merinci hadiah Natalnya, ia mejelaskan tentang katalog barang, termasuk parfum terkenal milik Lady Gaga.

Di depan kamera, Mota hampir tidak menyentuh sekolah, pekerjaan, teman atau salah satu dari hal- hal lain yang mungkin masih mengasyikkan, seperti bagaimana rasanya lulusan SMA baru- baru ini. Dan seks? Tidak ada. Sebaliknya, tahun lalu di Hari Valentine Video, ia memamerkan beberapa cara mendekati target di sebuah kafe Starbucks, mendapat kecupan di pipi.

Bethany, Inc


Fanbase besar Mota mensyaratkan produksi yang konstan.

"Saya tidak ingin meninggalkan pemirsa saya digantung tanpa adanya konten baru," katanya. "Membuat video baru bagi mereka, selalu tweeting, selalu postingan gambar Instagram, berinteraksi dengan mereka dan benar-benar mengenal mereka merupakan prioritas besar bagi saya. Saya pikir itu seperti tanggung jawab saya. Tanpa mereka saya tidak akan berada di sini jadi saya ingin memberikan apa yang mereka ingin melihat."


Dia merinci strategi sosial yang detail sperti studi kasus di sekolah bisnis. Selain berada di Twitter, Instagram dan YouTube "sepanjang waktu," ia senang manyapa penggemar, memanggil mereka ke arah kamera yang menyala, dan sebuah penghargaan untuk mereka. Mota tak segan memberikan mereka hadiah dari barang branded atau gadget, bukan dari kantongnya sendiri, ucap Mota dalam sebuah wawancara.

Apakah atau tidak ini adalah sebuah pose, itu pastilah penempatan yang cerdas. Mota adalah sosok seorang marketer alami, apa implikasinya, bahwa dia tidak perlu dibayar hanya untuk satu perusahaan asal Amerika. Semangatnya sama sekali asli, dan karena itu lebih berharga.Sementara Mota telah melakukan kemitraan kecil beberapa di masa lalu, termasuk dengan Forever 21 dan JC Penney, ia kini berencana untuk fokus pada penawaran yang dia pikir memiliki potensi jangka panjang.

"Saya tidak ingin melakukan sesuatu kecuali rasanya organik ... benar untuk saya, siapa saya dan apa saluran yang saya wakili," jelasnya kepada Business Insider.

Artikel Terbaru Kami