Rabu, 05 November 2014

Jenis- Jenis Donat Waralaba yang Beken di Indonesia

 
Dari donat dijual di mal- mal besar, dijajakan di pinggir jalan, atau dititipkan di warung- warung kampung. Donat memang jadi primadona dibanding roti lain. Hingga sekarang masih banyak orang berburu manisnya bisnis donat ini. Rasanya dan bentuknya tak itu- itu saja. Banyak inovasi dilakukan oleh para pengusaha agar masyarakat tak bosan.Cara penjajakannya juga beraneka ragam dari semudah jualan titipan, atau yang lebih rumit, sistem waralaba yang tergerai- gerai. 

Kamu pun bisa mencicipi manisnya melalui sistem waralaba. Cukup mengetik nama franchisenya di internet dan cari. Atau, kamu bisa mengunjungi alamatnya langsung. Untuk membantu penyegaran, kami menuliskan kembali bisnis- bisnis donat yang bisa kamu perhitungkan. Kontan.co.id, situs bisnis nomor 1 di Indonesia, telah merangkumkan untuk kita 3 donat yang laris hingga sekarang, berikut profilnya:

Donat bakar

Pemiliknya bernama Iwan Abu Shalih, memulai usaha sejak tahun 2012, dan telah tumbuh pesat peminatnya. Usaha Donat Bakar telah memiliki 50 gerai, dan dua di antaranya adalah milik sendiri. Kini, mitra Donat Bakar telah bertambah menjadi 60 orang. Sementara, total gerainya saat ini menjadi 63 unit, dua gerai di antaranya masih milik sendiri. Meski pertumbuhan bagus, perlu menjadi catatan bahwa 10 gerai ditutup sepanjang 2012.

Tapi ada tambahan 10 gerai baru se Jabodetabek, Gresik dan Blora.

Menurut si empunya mereka yang menutup karena "coba- coba" berbisnis ini. "Sekarang total ada 60 mitra yang sudah menunjukkan komitmen sejak awal bisnis," ujarnya. Untuk anda yang berminat menjadi mitra Donat Bakar, silahkan merogoh kocek sebesar Rp 7 juta saja. 

Dengan biaya sebesar itu, mitra akan mendapatkan satu unit booth, peralatan masak, bahan baku untuk 100 donat, dan aneka topping untuk donat. Kalo dilihat modalnya terhitung kecil apalagi jika di wilayah anda memang belum ada bisnis ini. Jika waralaba di luar Jawa, ada hitungan tambahan senilai Rp.8 juta untuk biaya pengiriman peralatan dan lain- lain. Harga jual donat sendiri ada di kisaran Rp.2.500 atau Rp.5000 per- buah.


Kemitraan Donat Madu Cihanjuang memang tumbuh pesat, tapi tak sengotot donat bakar. Prospeknya menurut Kontan, ada sekitar 20 gerai kemitraan. Sebanyak 16 milik mitra, dan sisianya adalah gerai milik sendiri di tahun 2012. "Perkembangannya hingga kini cukup baik. Sekarang telah ada 48 gerai Donat Madu Cihanjuang. "Milik mitra ada 38 gerai, selebihnya pusat," tutur Fanina.

Menjaga kualitas produk menjadi prinsip bisnisnya bersama suami. Ada 60 varian rasa yang siap anda coba diwaralabakan. Sebelumnya, Donat Madu Cihanjuang telah menawarkan paket kemitraan senilai Rp.20 juta full perlengkapan operasional. Tapi, itu belum termasuk interior yang diperkirakan mencapai Rp 25 juta untuk tiap gerai. Saat ini, paket kemitraannya naik menjadi Rp 56,5 juta. Biaya itu telah termasuk franchise fee selama lima tahun, resep serta pelatihan senilai Rp 20 juta.

Sementara sisanya yang sebesar Rp 26,5 juta dipakai buat penyediaan perlengkapan produksi dan bahan baku awal donut. "Sedang interior dan tempat masih dari mitra," tambah Fanina. Memang jika dibandingkan modal Donat Bakar jauh nilainya. Tapi, anda bisa berpikir bagaimana donat ini berinovasi dengan 60 rasa, pasti pembeli anda tidak akan jenuh. Rekomendasi bisnis ini nampaknya lebih bagus.

P- DO donat kentang

P-DO memiliki keunikan dengan bahan utama kentang. Didirikan di tahun 2007, tak lama berdiri, usaha P-DO yang bermarkas di Pulogadung Trade Center, Jakarta Timur, telah mulai menawarkan kemitraan. Tak dinyana, peminatnya ternyata cukup banyak. Dilansir Kontan, ada 50 gerai sejak 2012,  Dari jumlah itu, sebanyak enam gerai milik pusat dan sisanya milik mitra. P- DO sendiri gencar berpromosi dari Twitter, Facebook, juga beberapa event promosi lain

Sekarang, total gerai P-DO sudah bertambah menjadi 75 outlet.Dari jumlah itu, gerai pusat ada empat. Namun, sebagai catatan gerai yang benar- benar aktif hanya ada 60 unit. Cakupan wilayahnya pun tidak menyebar ke penjuru pulau Jawa. Wilayahnya meliputi  Depok, Bekasi, Cibinong, Bogor, Tangerang, Cileungsi, dan Bandung. 

Fariko Ngantung, Kepala Marketing P-DO, mengatakan, nilai investasi yang ditawarkan sudah mengalami perubahan banyak.Di 2012, ada dua paket ditawarkan oleh pihaknya: paket Rp.6 juta dan paket Rp.11 juta. Paket investasi yang ditawarkan sebesar Rp.7 juta untuk booth indoor dan Rp.9 juta untuk booth outdoor. Namun, untuk harga produknya sendiri tidak akan mengalami kenaikan. 

"Masih di rentang Rp.2.500 hinggga Rp.5.000 per buah," kata Fariko.

Artikel Terbaru Kami