Rabu, 12 November 2014

Cara Membuat Emping Melinjo Rasa Buah


Ada dua hal bisa dibayangkan dari rindangnya pohon melinjo. Pertama, ibu- ibu yang menggunakan daunnya untuk sayur. Dan, yang paling populer ialah buahnya, yang dijadikan sebagai emping melinjo. Apakah hanya sebatas itu. Makanan olahan melinjo sendiri menjadi primadona cemilan ketika dijadikan jajanan emping. Tau kah kamu, emping bermutu dari melinjo adalah yang tipis, bening, dan kering yang berdiameter seragam, sehingga dapat langsung digoreng.

Emping melinjo yang bermutu rendah akan tebal, diameter tak seragam, dan harus dikeringkan lagi. Sayang, nikmatnya emping selalu berasa sama, belum ada variasi. Oleh karena itu para mahasiswa UNY terinspirasi untuk membuat emping melinjo yang lebih variatif. Sekelompok mahasiswa dari Prodi Kebijakan Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta berencana mengolah emping dengan cara berbeda. Hasilnya ternyata sangat memuaskan.

Mereka, Nurhadiatmi, Fatmawati Widyansari, Kusnanik Puji L, dan Sri Ningsih, menciptakan emping- emping melinjo berasa buah. Melalui cara pemberian rasa buah pada tahap pembuatan akhir. Melalui cara mereka maka didapatkan emping melinjo beraroma dan bercita rasa buah yang menggugah selera bagi para penikmatnya.

"Kami berusaha menyediakan camilan unik yang sesuai dengan keinginan konsumen, karena dapat memilih sesuai rasa yang diinginkan," katanya.

Fatmawati kemudian menuturkan dengan emping rasa buah bisa jadi variasi. Kalau dipikir- pikir memang cemilan satu ini monton, itu- itu saja yang ada dipasaran.

Emping melinjo buah


Langkah pertama jika kamu ingin membuat emping melinjo rasa buah sama saja seperti emping biasanya. Diawali dengan kamu memilih melinjo yang sudah tua, lalu kupas kulitnya. Kulit disayat pake pisau, atau dikelupas dengan tangan, kemudian dilepaskan, sehingga diperoleh biji melinjo tanpa kulit.

Setelah selesai kamu bisa menyimpan melinjo ini. Simpan melinjo agar lebih kering selama 2- 3 hari sebagai langkah kedua. Setelah kering kamu lalu sangrai di dalam wajan bersama pasir sambil diaduk- aduk hingga matang selama 10 menit hingga 15 menit.

"Biji melinjo yang telah matang tetap dipertahankan dalam keadaan panas sampai saat akan dipipihkan," jelasnya.

Ketiga adalah bagaimana melepaskan biji melinjo dari kulit kerasnya.  Setelah biji dikeluarkan dari wajan, kemudian dipukul- puku; untuk memecahkan kulit keras dari biji melinjo. Ingat, proses pemukulan ini harus berhati- hati agar isi biji melinjo tidak rusak. Untuk emping melinjo yang tipis, biji yang telah dilepaskan kulit kerasnya, secepat mungkin dipipihkan menjadi emping melinjo.

Proses pemipihan dilakukan secara manual yang memerlukan keterampilan khusus, yang diperoleh melalui  latihan dan pengalaman yang cukup lama.

Fatmawati memberikan catatan, saat proses pemipihan, ujung pemukul bisa ditutupi plastik. Tujuannya agar emping melinjo tidak menempel di ujung pemukul. Kemudian kamu lepas kan melinjo yang sudah pipih itu dari landasan pemimpih. Kamu bisa menggunakan serokan seng atau lembaran alumunium. Biji- biji melinjo tersebut dipipihkan dengan dipukul -pukul di atas landasan pemipih 1- 2 kali agar ketebalannya menjadi setengah dari semula.

Setelah itu kamu keringkan lagi emping itu di terik matahari hingga kadar air kurang dari 90%. Emping rasa buah diproduksi dari bahan dasar emping melinjo yang tipis serta bahan lainnya seperti gula pasir, air, dan pasta buah. Fatmawati memaparkan, proses pengolahannya meliputi perebusan 500 gram gula pasir, 850 cc air, dan 60 ml pasta buah. Campurkan ketiga bahannya dan dipanaskan.

Proses terakhir,  setelah larutan ketiganya mendingin dan menyatu baru masukan 1 kg emping melinjo. Kamu akan merendamnya sekitar 7 menit. Kemudian cukup tiriskan dan ditata pada nampan untuk dijemur lagi. Lalu setelah kering, emping digoreng dan didinginkan agar dapat dikemas dan dinikmati.

Artikel Terbaru Kami