Selasa, 28 Oktober 2014

Rencana Keuangan Si Jomblo itu Penting

 
Artikel kali ini masih ada hubungannya dengan artikel sebelumnya 5 Usaha Buat Jomblo. Tapi kali ini kita akan membahas masalah keuangan. Bagaimana seorang jomblo, seperti kamu, mengatur hidup antara aktif di media sosial sambil tetap hemat. Single atau jomblo berarti bisa lebih fokus pada pekerjaan atau bisnis kamu. Namun, pesatnya media sosial bisa membuat kamu nyesek, apalagi kalo di malam minggu.

Berstatus single bukan berarti semua tanpa beban, bebas keluar kemana saja. Kamu perlu memperhatikan keuangan kamu. Si jomblo ringan bisa menggunakan uang untuk apa saja, seperti membantu orang tua atau adik- adiknya. Karena tanggungan lebih ringan, orang single akan cenderung boros. Daripada mengeluarkan uang untuk sekedar hal- hal yang tidak perlu. Kamu harus berpikir tentang investasi.

Inilah empat hal perencanaan keuangan yang sebaiknya mulai dilaksanakan oleh kamu, kita para jomblowan dan jomblowati:

1. Buat dan penuhi target menabung

Awali hari pendapatan kamu dengan segeralah menabung, penuhi target keuangan di awal bulan. Walaupun kamu single, menyisakan uang untuk sesuatu yang tak terduga, toh ini untuk kamu sendiri juga. Ingat lah suatu hari kamu harus memiliki pasangan bukan menjomblo selamanya, menikah, mempunyai anak bisa jadi satu target jangka panjang. Maka dari itu, mulailah menabung dana yang kamu perlukan dari sekarang.

Menurut aturan budgeting yang sehat, 20 persen dari gaji kamu harus dialokasikan untuk menabung. Nah, 20 persen ini, kamu bisa membagi separuh ke tabungan untuk membeli barang konsumtif, dan setengahnya lagi untuk keperluan jangka panjang. Agar tidak saling tercampur, mungkin satu untuk jangka panjang dan satu untuk jangka pendek, kamu bisa membuat dua rekening berbeda bersamaan. Atau, kamu memilih tabungan jangka panjang di deposito.

Jika kamu telah menabung dari sekarang, kamu tidak akan kewalahan mencari sumber dana jika suatu hari nanti bertemu tambatan hati dan memutuskan untuk menikahinya.

2. Mulai memberi aset dan investasi

Hanya karena kamu lajang bukan berarti kamu tidak mempunyai aset. Mulailah membangun aset kamu selain pakaian dan penampilan keren, cobalah mulai memikirkan tempat tinggal sendiri. Kamu juga bisa saja mulai berinvestasi emas batangan walau beberapa gram. Mulailah membeli kendaraan mungkin bisa dipakai jika pekerjaan kamu jauh dari tempat tinggal, walau harus mengkredit.

Aset dan investasi ini kamu lakukan demi masa depan kamu. Jika kamu menikah suatu harinya, kamu dan pasangan tidak lagi harus susah-susah mulai mengambil kredit kendaraan atau rumah dengan KPR.

3. Asuransi untuk melindungi diri

Karena status kamu single jagalah baik- baik kesehatan kamu. Mungkin asuransi kesehatan bisa jadi pilihan kamu berinvestasi. Asuransi adalah produk keuangan yang bisa membantu kamu melakukan ini. Sebagai permulaan, kamu bisa mengambil asuransi kesehatan yang akan berguna jika kamu jatuh sakit.

Meskipun sudah ada BPJS, kamu tetap harus memikirkan untuk membeli produk asuransi dari perusahaan swasta untuk semakin menjamin perlindungan yang kamu dapatkan.

4. Mulai menabung masa pensiun

Tedengar aneh tapi bukanlah suatu kesalahan untuk mengambil tabungan ini. Jika merunut menabung pensiun temasuk investasi jangka panjang. Bank dan asuransi mempunyai produk bernama dana pensiun lembaga keuangan (DPLK) yang akan membantu kamu menabung untuk masa tua.

Karena kamu single alias jomblo bukan berarti kamu tidak punya masa depan. Biarkan cinta itu silih berganti namun perencanaan keuangan berarti mencintai diri sendiri. Kebanyakan usaha diatas tentang diri kamu, yaitu tentang masa depan kamu untuk bisa melanjutkan jenjang berikutnya; menikah dan berkeluarga.

Artikel Terbaru Kami