Sabtu, 27 September 2014

Bagaimana Menjadi Entrepreneur Keren Dustin Moskovitz


Co- founder Facebook, Dustin Moskovitz, dikenal sebagai miliarder termuda pada tahun 2013 versi majalah Forbes. Kemudian namanya digantikan oleh seorang wanita bernama Perenna Kei. Bagi kamu mungkin pernah menonton film the Social Network, meski terlihat memiliki peran remeh di film, seorang Dustin adalah salah satu otak berdirinya Facebook. Sukses menjadi co- founder membuatnya memiliki nilai kekayaan $8,2 miliar. Sekarang dia bekerja di sebuah perusahaan lain setelah keluar dari Facebook, yaitu Asana.

Baru- baru ini Dustin mempresentasikan apa yang disebut "Cara Menjadi Entrepreneur Keren". Apakah seperti dia bersama Mark sukses meluncurkan Facebook. Apakah keren itu seperti di film, dengan pesta hura- hura setelah sukses menghasilkan miliaran dollar. Nyatanya melalui sebuah startup deck, ia mencoba menghilangkan pikiran itu dari kita. Jujur. Ini merupakan saran yang cemerlang tapi tak segelamor media dan Hollywood tampilkan.

Memulai Start- Up


Dustin menjelaskan di sebuah kelas di Stanford University. Kamu pasti terjerumus oleh penggambaran dari Hollywood dan meda, tentang romantisme entrepreneur. Sekali lagi yang paling sangat utama adalah tau kenapa kamu mau memulai sebuah perusahaan. 4 hal yang diinginkan seseorang dengan perusahaanya: satu diantaranya adalah keglamoran, kamu semestinya menjadi bosnya, punya fleksibilitas, terutama mengenai apa agenda kamu hari ini, dan kamu memiliki kesempatan membuat sebuah pengaruh besar dan menghasilkan lebih banyak uang.

"Kenyataannya adalah tidak begitu glamor, ada sisi buruk untuk menjadi seorang pengusaha, dan yang lebih penting, apa yang kamu benar- benar habiskan waktu kamu hanya pada lebih banyak kerja keras." jelasnya.

Alasan menjadi entrepreneur teknologi


1. Glamor
2. Kamu akan menjadi bosnya
3. Fleksibilitas
4. Kamu akan semakin banyak uang dan berpengaruh

Jika kamu melihat bagaimana di film kita the Social Network, Dustin menggambarkan itu terlalu berlebihan. Bagaimana mereka bekerja adalah laptop dan headphone.

Sebuah foto menunjukan Mark Zuckerberg asik dengan keduanya. Sebuah tanda jari tengah menunjukan bahwa dia sibuk.... dan tak ada waktu untuknya bersosial. Semuanya dikerjakan dalam satu tim dimana dia, Mark, dan beberapa orang duduk bersama lalu membahas semuanya... bukan seperti film yang penuh kejeniusan satu orang. Menjadi entrepreneur berarti bisa bekerja bersama orang lain.

"Mengapa [startup] membuat stress? kamu punya banyak tanggung jawab. Kamu memiliki ketakutan akan kegagalan atas nama diri sendiri dan semua orang yang memutuskan untuk mengikuti kamu ... Ben Horowitz suka mengatakan nomor satu peran CEO adalah mengelola psikologi kamu sendiri. Itu benar-benar benar; pastikan kamu melakukannya. " terang Dustin tentang tugas CEO sebenarnya. Ini bukan hanya tentang satu kegagalan sendiri.

Yang sebenarnya bukan kamu sebagai bosnya, tapi kita semua dalam perusahaan adalah bosnya. Semua itu hanya tentang pekerja, pelanggan, patner, pengguna, media adalah bos kamu, bukan kamu. Hidup dari hampir semua CEO adalah melapor ke semuanya... Jika kamu ingin menjadi berkuasa atas orang lain, ikutlah garis depan tentara atau pergi lah menjadi polisi. jangan menjadi entrepreneur, begitu terang Phil Bin, CEO dari Evernote.

Begitulah Dustin Moskovitz menjelaskan apa itu entrepreneur melalui satu slide -nya.

Sumber: Business Insider

Artikel Terbaru Kami