Rabu, 04 Juni 2014

Biografi Masa Lalu Jordan Belfort Broker Saham

  
Sudah nonton film  "The Wolf of Wall Street"? Bagi anda yang belum tau film ini dibintangi secara apik oleh pemain kelas dunia, Leonardo DiCaprio. Ceritanya sih memang bukan tentang romansa, atau cerita tentang aksi- aksi tertentu. Namun, sebagai pengusaha, anda pasti akan menyenangi bagaiman sang tokoh utama diperankan. Diangkat dari kisah nyata seorang Jordan Belfort, seorang motivator muda, mantan broker saham, dan seorang investor.

Kisahnya bekutat di kehidupan seorang Belfort, pria kelahiran daerah bernama the Bronx di New York, United State (Amerika). Berkisah tentang perjalanan seorang pengusaha yang berubah menjadi seorang broker saham. Melakukan kejahatan keuangan dan akhirnya dipenjara. Leo, sebutan untuk Leonardo DiCaprio, memainkan epik bagaimana seorang Belfort dalam memenangkan hati kostumernya. Dia dikenal sebagai seseorang yang mampu memenangkan sebuah transaksi dalam waktu kurang dari 3 menit.

Namun kali ini kita tidak membahas tentang filmnya yang tentu telah dibumbui. Disini kita akan berbicara tentang siapa Jordan Belfort, bagaimana karirinya melesat, jatuh, dan bangkit kembali. Ada nilai- nilai yang kita pelajari sebagai seorang pengusaha.

Broker Saham


Belfort lahir di the Bronx, New York, 9 Juli 1962, memiliki orang tua akuntan keturunan yahudi bernama Leah dan Max Belfort. Dia kemudian dibesarkan di Bayside, Queen. Sejak kecil ia dibesarkan dengan satu harapan bahwa kelak akan menjadi seorang dokter. Bukan dokter gigi, ibunya menginginkan anaknya jadi seorang dokter. Namun sayang, Belfort muda melewatkan hari dimana ia seharusnya mengikuti ujian masuk kedokteran.

Sejujurnya dia pun mengaku bahwa menjadi bukanlah keinginannya, dan berharap menjadi dokter gigi kelak. Di masa antara sekolah dan kuliah inilah bisnis pertamanya dimulai. Ia bersama temannya Elliot Loewenstern berjualan es krim Italia dengan modal pendingin dari styrofoam. Awalnya dia akan menggunakan uang itu untuk biaya kuliahnya. Namun rencana itu berubah ketika ia bertemu dekan di Universitas yang dengan ditujunya sehari setelah ia masuk kesana.

Belfort sukses masuk ke Baltimore College of Dental Surgery, tapi menemukan kenyataan pahit dari sang dekan sendiri. Dia berkata, "zaman keemasan kedokteran gigi sudah berakhir dan jangan mengharapkan menjadi kaya." Keluar dari sekolah doketer gigi, ia masuk ke American University mengambil jurusan Biologi. Disela waktu ia mengerjakan berbagai usaha diberbagai bidang, tapi gagal. Bisnisnya meliputi bisnis daging dan seafood bersama teman dekatnya Kenny Greene.

Selepas mengerjakan berbagai bisnis Belfort diterima bekerja di sebuah perusahaan pialang. Ia masuk ke perusahaan pialang bernama LF Rostchild, bekerja sebagai seorang "connector". Connector sendiri adalah orang-orang yang dipekerjakan untuk memanggil klien potensial lalu meyakinkan mereka untuk berpartisipasi dalam diskusi bisnis dengan orang penjualan. Belfort menjelaskan hal itu sebagai, "panggilan telepon 500 kali sehari dan mencoba untuk mendapatkan sekretaris masa lalu. Tidak mencoba untuk menjual sesuatu atau merekomendasikan sesuatu atau menciptakan sesuatu. Hanya mencoba untuk mendapatkan pemilik bisnis di telepon ".

Ketika bekerja untuk Rostchild itulah kemampuanya persuasinya ikut disempurnakan, jika di film maka kamu akan melihat bagaimana seorang Bilfort berbicara seperti motivator. Gaya bicaranya mampu memberikan dorongan setiap orang untuk mendengar. Alhasil sepanjang karirnya menjadi seorang "connecter" semua usahanya menjadi penghubung berhasil. Bahkan Tung Desem Waringin menyebutnya mampu menciptakan deal- deal dalam tempo kurang dari 3 menit.

Dia membangun perusahaan pialangnya sendiri, Stratton Oakmant, mengangkat beberapa teman dekatnya untuk jadi eksekutif. Andrew Greena dan Kenny Greena bekerja sebagai Oakmont s Head of Corporate Bagian Keuangan dan Junior Partner masing-masing dan pendatang baru Daniel Porush kemudian disebut sebagai Junior Partner kedua. Bahkan ayah Jordan Belfort Max masuk dalam jajaran eksekutif sebagai Chief Financial Officer perusahaan.

Kejahatan white collar


Meski, awalnya, Belfort menyebut Stratton Oakmant dibangun dengan niat baik, perusahaan ini ternyata mulai masuk ke sisi abu- abu dunia sekuritas. Menggunakan skema trading khusus yang disebut pump and dump, Oakmant sukses menjadi firma terbesar dan berpengaruh di dunia dan memiliki reputasi "easy money" atau uang mudah jika masuk ke sana. Ketika kata Oakmant berarti kesuksesan, perusahaan dipenuhi oleh para pencari kerja, kebanyakan mereka masih muda bahkan berpendidikan rendah.

Belfort segara menyadari bahwa mempekerjakan orang-orang putus asa untuk uang dan dengan sedikit pelatihan, ia mampu membentuk karyawan dan menjaga mereka setia kepada perusahaannya. Hal ini pada gilirannya menciptakan "mentalitas pengkultusan" di perusahaan di mana para karyawan, yang dikenal sebagai "Strattonites", akan bersaing, tidak hanya pada berapa banyak uang yang mereka membuat, tapi seberapa cepat mereka bisa menghabiskan dan menemukan kekayaan baru mereka.

Usia yang relatif muda banyak Strattonites juga menyebabkan budaya pesta termasuk penggunaan narkoba, perjudian dan prostitusi di kantor. Sejalan Stratton Oakmant terus mempengaruhi dunia, Jordan Befort menemukan posisi baru sebagai pendiri berbagai perusahaan pialang lain. Perusahaan- perusahaan ini, Monroe Parker Securities dan Biltmore Securities, dipimpin oleh Alan Lipsky dan Elliot Loewenstern, meningkatkan kemampuan Belfort untuk mengatur harga saham.

Dia juga mendirikan perusahaan sendiri yaitu Dollar Time Group dan Steve Madden Shoes. Kemampuanya untuk mengatur harga saham digabung perusahaan- perusahaanya yang go public. Salah satu contoh IPO yang terkenal Steven Madden Shoes, menghasilkan $20 juta kurang dari 3 menit. Selama periode ini ia berhasil menemukan kekayaan dan kekuasaan baru, Belfort mulai merangkul gaya hidup pesta pora dengan banyak orang dalam bisnis dan lingkungan sosial.

Budaya Stratton Oakmont, bersama seorang Daniel Porush sebagai pemimpin utama pesta, mempromosikan penggunaan obat-obatan, mempekerjakan pelacur dan menghambur- hamburkan uang. Belfort lah yang jatuh ke terlebih dahulu dalam budaya sesat itu. Kokain dan Quaaludes menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari setelah diperkenalkan obat oleh asosiasi Elliot Lavigne. Dia menikahi seorang super model bernama Nadien Caridi.

Memoar Jordan Belfort dari periode itu,  dalam 'The Wolf of Wall Street', melukiskan gambaran kekacauan yang disulut oleh obat di malam pesta pernikahan, mengendarai helikopter dalam pengaruh Quaaludes, kemudian harus $ 700,000 tagihan hotel karena kerusaha dan terakhir tenggelamnya super yacht-nya, "The Nadine", peristiwa ini hanyalah setetes air di lautan dengan kenakalan seorang Jordan Belfort. Disisi lain Belfort mencari cara untuk menyembunyikan semua hasil kejahatannya.

Stratton Oakmant terus tumbuh, Jordan Belfort mencari- cari jalan menyembunyikan "pendapatan" -nya dari pemerintah. Dibantu seorang teman Gary Kaminsky, dia membuka akun di Swiss di Union Bancaire Privee di Geneva. Akun itu dibuka dan atas nama bibi istrinya bernama Patricia Mellor. Belfort merekrut teman dan keluarga untuk "memindahkan" uangnya dari Amerika ke Switzerland, tentu dengan tambahan sedikit uang untuk mereka.

Sejalan tumbuhnya kakayaan Stratton Oakmont dan pengaruhanya, SEC atau U.S Securities and Exchange Commission mulai tertarik akan cara berbisnis mereka. Sebuah investigasi panjang oleh SEC menghasilkan tuntutan bagi firma dan Belfort. Setelah bertahun-tahun bolak-balik, penyelesaian tercapai. Sebagai bagian dari penyelesaian, Belfort dilarang menjalankan perusahaan pialang lagi dan karena itu terpaksa menjual bagiannya dari Stratton Oakmont ke Daniel Porush.

Tak lama setelah penjualan, Belfort menyadari melalui asosiasi Richard Dietl bahwa ia sedang diselidiki oleh FBI untuk pencucian uang. Rasa takut akan ditangkap mendorongnya menjadi seorang pengguna narkoba berat, terutama kokain dan Quaaludes. Selama periode ini, Belfort ditangkap karena mengemudi di bawah pengaruh dan ditemukan memiliki kokain, methaqualone, benzodiazepin, amfetamin, MDMA, opiat dan ganja dalam sistem tubuhnya.

Penggunaan kokain sehari-hari menyebabkan Belfort menjadi seorang paranoid terhadap teman-teman dekat dan keluarga, terutama setelah mendengar bankir asal Swiss dan asosiasi Gary Kaminsky telah ditangkap karena pencucian uang, dan keduanya bekerja sama melawan dia. Polisi dipanggil ke rumah keluarga setelah terjadi perkelahi dengan istrinya yang disebabkan narkoba. Dia dilaporkan menendang istrinya saat menuruni tangga saat mencoba melewati pintu garasi menemui anak-anaknya yang sudah di mobil.

Belfort ditangkap dan ditahan di rumah sakit jiwa. Pada awalnya ia menolak menghadiri klinik rehabilitasi, tapi setelah banyak desakan dari keluarga dan teman-teman dia setuju. Belfort menghabiskan hampir tiga minggu di rehabilitasi sebelum dikeluarkan. Dia telah bersih dari segala tuntutan hukum selama bulan sebelum akhirnya ditangkap kembali di rumahnya oleh FBI. Dia ditangkap kali ini untuk tuduhan pencucian uang dan kasus penipuan sekuritas.

Setelah co-operasi terhadap rekan-rekannya, Belfort dijatuhi hukuman dua puluh dua bulan penjara dan diperintahkan untuk membayar kembali $ 100 juta dolar kepada investor. Selama periode ini ia dan Nadine mengajukan gugatan cerai.

Hari ini, Jordan Belfort melakukan perjalanan internasional sebagai pembicara motivasi dan saat ini tinggal di Los Angeles, California. Dia telah menerbitkan dua buku tentang hidupnya, "The Wolf of Wall Street" dan "Penangkapan Wolf of Wall Street" yang keduanya telah diterbitkan dalam empat puluh negara dan diterjemahkan ke dalam 18 bahasa. Sebuah quotes mengagumkan ia bacakan di saat melakukan sebuah sesi seminar di Dubai, United Arab Emirates (UEA), 19 Mei 2014:

"Saya menjadi serakah ... Keserakahan adalah tidak baik. Ambisi yang baik, gairah baik. Gairah makmur. Tujuan saya adalah untuk memberikan lebih dari saya mendapatkan, itu adalah bentuk yang berkelanjutan keberhasilan ... Sembilan puluh lima persen dari bisnis itu sah ... Itu semua masalah perusahaan pialang. Itu semua sah, tidak ada hubungannya dengan melikuidasi saham."

Kisah hidupnya berubah menjadi sebuah film yang dibintangi DiCaprio sebagai Belfort, Jonah Hill, dan Margot Robbie; film ini ditulis oleh Terence musim dingin dan disutradarai oleh Scorsese. Dia adalah tamu pembicara untuk CNN, CNBC, Sky News dan BBC. Selain seminar layanan Belfort meliputi pelatihan perusahaan, konseling pribadi dan Keynote berbicara. Belfort mendapatkan sekitar $ 30.000 per- pidato atau per- sesi seminar motivasinya.

Pada bulan Mei 2014, Belfort mengatakan: ia berencana untuk melunasi sisa ganti rugi melalui biaya seminar di akhir tahun 2014.

Sumber: Independent.co.uk, Wikipedia.org, Wolfofwallstreet.info

Artikel Terbaru Kami