Jumat, 06 Maret 2015

Kisah Pengusaha Makanan Sintetis Ala Novel Si- Fic


Usaha Makanan Masa Depan


Mungkin anda akan terkejut mendengar kata makanan sintetis atau makanan tiruan . Dari The New Yorker, Lizzie Widdicombe bertemu seorang pria yang sukses memberi kita variasi makanan masa depan. Pengusaha muda asal Bay Area ini berbagai ceritanya dengan The New Yorker. Apa yang telah diciptakannya? Ia menciptakan Soylent, makanan sintetik,  makanan yang merupakan gabungan antara teknologi dan makanan. Ini adalah masa depan yang ada di depan mata kita, umat manusia.

Jika kamu ingin lebih jelas, Soylet adalah makanan hasil dari olahan suatu binatang tak bertulang belakan, Plankton. Terkejut?

Di 2012, seorang anak muda berusaha keras mewujudkan cita- citanya sebagai entrepreneur. Bukanlah satu perkara mudah baginya. Dia telah melakukan berbagai hal, menciptakan start- up bisnis yang tak kunjung sukses. Untuk menyimpan lebih banyak uang, Rob Rhinehart mencoba untuk menggalakan kehidupan berdiet. Ia benar- benar berdiet -diet yang tidak sehat dan murah. Merasakan bahwa makanan juga termasuk masalah teknis, ia memutuskan berhenti dengan masalah software dan pemrograman.

Rhinehart mulai mengumpulkan daftar nutrisi. Ia mencari segala sesuatu tentang makanan di Internet. Bukan sembarang makanan tapi makanan berbentuk bubuk dan pil. "Hasilnya, Bubur bahan kimia, tampak seperti limun lengket, "Widdicombe menulis. Rhinehart menyebut produk itu Soylet, nama yang juga sama dengan novel science- fiction dari tahun sembilan limaan. Bermodal satu produk kemudian dipasarkan melalui tulisan blog khusus.

Rhinehart mengusung selogan "How I can stop eating food" atau bagaimana cara saya untuk berhenti makan makanan. Sebagai catatan produk buatannya terus mengalami penurunan harga. Dia jadi menjual dari $4.070 ke $15 untuk setiap bulannya. Untuk menambah keyakinan pembeli, ia menyebut produk Soylet mampu membuat kulit lebih terang dan rambut lebih tebal. Kandungan gizinya sudah mencukupi tanpa menambah berat badan. Respon positif tak ayal datang atas produk buatannya tersebut. Siapa yang tak mau?

Dibantu seorang teman satu kamar kos dimulailah perjalanan bisnis produk makanan sintetis.


"Pekan lalu, tiga puluh ribu unit komersial pertama yang dibuat Soylent, dikirim kepada pelanggan di seluruh Amerika," Widdicombe menulis. Selain modal dari patungan atau crowd funding, produksi produk Soylet dibiayai oleh kapitalis ventura Silicon Valley. Widdicombe menulis bahwa, dalam pengalaman sendiri, Soylent tetap kenyang nya, meskipun itu menunjukkan berapa banyak waktu kita berputar di sekitar makanan. Rhinehart, yang telah tinggal hampir sepenuhnya mengierjakan Soylent untuk lebih dari satu tahun.

Jika kamu berharap mengetahui dari mana sumber Soylent, itu adalah bahan-karbohidrat, protein, lipid-dari ganggang. "Kalau begitu kita tidak perlu pertanian," katanya, menambahkan bahwa "superorganism" Soylent memproduksi akan menghilangkan kebutuhan akan pabrik-pabrik, juga. Untuk membantu desa penuh orang kurang gizi, Rhinehart mengatakan Widdicombe, "kamu cukup memesan satu kontainer" penuh Soylent yang terbuat dari alga.

"Ini akan membawa energi matahari dan air dan udara, dan menghasilkan makanan." Kemudian semua kita harus lakukan adalah memperbaiki masalah perumahan di dunia, "dan orang-orang bisa bebas." jelas seorang Rob Rhinehart.

Artikel Terbaru Kami