Senin, 16 Februari 2015

Printer 3D Make Up Bisnis Masa Depan Kecantikan


Bisnis Make- Up Masa Depan


Grace Choi masih mahasiswi Harvard Univeristy hingga menemukan passionnya. Dia memutuskan memasuki industri kecantikan melalui jalan tak biasa. Merasa perlu adanya perubahan dalam industri miliaran dollar ini, dimulailah perjalanan mencari sesuatu. Mink, printer 3D pribadi anda, merubah pemikiran kuno tentang cara bermake- up. Ia menyadari industri kecantikan telah melakukan mark- up besar- besaran. Menyebut Mink sebagai revolusi, seorang Grace Choi sukses menjadi salah satu kandidat Disrupt NY 2014 Start Up.

Apa yang dikeritisi ialah bagaimana penggunaan warna. Mink telah memberikan satu solusi diatas segala solusi tradisional. "Industri make- up menghasilkan sangat banyak uang di atas kebohongan besar," ujarnya dalam sesi wawancara dengan TechCrunch. "Mereka menjual secara premium untuk sesuatu yang teknologi bisa beri secara gratis. Satu hal itu adalah warna."

Sebuah printer pribadi yang mampu menyediakan berbagai warna. Kamu bisa membuat produk kosmetik sendiri tanpa biaya jutaan dollar. Ini adalah ide cerdas seperti seni modern yang telah menggunakan sentuhan teknologi. Ini akan membuat anda berpikir kenapa tidak terpikirkan. Printer Mink mungkin masih prototipe tapi demo yang dilakukan Grace mengejutkan. Ia sukses membuat penonton presentasi terkejut di Disrupt 2014.

Meski kalah dari Vurb salah satu pesaing di ajang teknologi tersebut, namanya dan Mink mendapat perhatian lebih. Mungkin sedikit modal kapital membantu


Prototipe seharga $300 mampu memberikan kesempatan mengkustom produk sendiri. Anda bisa mencipta warna make- up sendiri kapapun dimanapun, di rumah anda sendiri. Di dunia harga satu make- up dengan satu tema warna seharga $5- 78 dimana setiap musimnya berubah. Sementara Mink? Anda cukup punya satu koneksi internet dimana semua warna bisa didapatkan.

Jangan khawatir tentang tinta warnanya kerena apa yang ada untuk industri komestik. Tinta Mink telah resmi mendapat sertifikat FDA jadi anda bisa memulai produk anda sendiri. Grace baru membuat satu printer prototipe. Cara kerjanya cukup menscan foto di internet kemudian mendapatkan kode. Ya, kode warna di setiap foto bisa digunakan cukup menscan saja. Ia mempraktekan printernya dengan sukses (klik link untuk detail).

Namun apakah Mink hanya akan berhenti di produk bubuk. Bisakah Mink memproduksi bentuk krim atau bentuk yang lebih padat, seperti lipstik. Saat ini, Mink adalah perusahaan start- up satu orang, hanya seorang wanita bernama Grace Choi sebagai pegawai sekaligus atasan. Sementara itu industri kosmetik yang tengah dihadapi olehnya bernilai $55 juta dan telah dikuasai produk- produk kuat. Grace mencoba untuk tetap kuat menghadapi mereka.

Ketekunan akan kewirausahaan memiliki persepsi dan passion tersendiri. Ia mencintai pembuata hardware, kewirausahaan, dan membuat produk kosmetik memberinya nilai berbeda. Grace memang pantas disebut sang pengacau industri besar yang mendominasi. Untuk sekarang kita hanya akan menunggu bagaimana cara Mink merubah industri kosmetik dunia selanjutnya.

Artikel Terbaru Kami